Spektakuler! Ardi Wakafkan NabireMuslim.com, Revolusi Dakwah Digital di Nabire

By BusurNabire.id
Sabtu, 14 Februari 2026 06:44 WIB | 49 Views
Spektakuler! Ardi Wakafkan NabireMuslim.com, Revolusi Dakwah Digital di Nabire (Foto: Busur Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID –Nabire : Papua tengah| Transformasi dakwah di era digital semakin nyata di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah. Sebuah langkah strategis dilakukan dengan diwakafkannya website dan aplikasi NabireMuslim.com kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Nabire sebagai upaya memperkuat dakwah digital dan persatuan umat Sabtu 14 februari 2026

Spektakuler! Ardi Wakafkan NabireMuslim.com, Revolusi Dakwah Digital di Nabire (Foto: BusurNabire)

Dalam kesempatan tersebut, panitia turut menyampaikan apresiasi kepada Bapak Ardi, S.T., M.IT., Wakil Ketua Bapemperda DPR Provinsi Papua Tengah, atas inisiatifnya menghadirkan platform digital tersebut. Namun Ardi menegaskan, penyerahan NabireMuslim.com bukanlah hibah, melainkan wakaf.

“Perlu saya luruskan, ini bukan hibah tapi wakaf. Perbedaan hibah dan wakaf itu jelas. Kalau hibah, aset bisa dialihkan atau dijual. Tapi kalau wakaf, ada tanggung jawab agar aset tersebut terus memberi manfaat bagi banyak orang,” tegas Ardi di hadapan pimpinan Pondok Persahabatan Sekolah Patin Nagara dan sejumlah tokoh ormas Islam di Nabire.

Ardi menjelaskan, konsep wakaf yang diterapkan pada NabireMuslim.com bertujuan menghadirkan amal jariyah berkelanjutan. Ia mencontohkan, jika seseorang mewakafkan kendaraan kepada MUI, maka kendaraan itu harus dimanfaatkan untuk kepentingan umat dan tidak boleh diperjualbelikan.

“Begitu juga dengan NabireMuslim.com. Ini wakaf digital. Selama saya masih bertugas di Nabire, seluruh proses pembuatan hingga perawatan akan kami tanggung,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, latar belakang pembuatan platform tersebut berangkat dari keahliannya di bidang teknologi informasi. Ardi yang berlatar pendidikan S1 dan S2 komputer merasa memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi melalui kemampuan yang dimilikinya.

“Saya bukan ustaz yang bisa berdakwah di mimbar, tapi saya punya kemampuan IT. Dari situ saya berpikir, apa yang bisa saya lakukan untuk umat,” katanya.

Sebelumnya, Ardi telah mengembangkan platform serupa di Timika dengan nama MimikaMuslim yang berjalan sejak empat tahun terakhir. Keberhasilan inovasi tersebut mendorongnya menghadirkan konsep yang sama untuk masyarakat Muslim di Nabire sebagai bentuk terima kasih karena telah diterima bertugas di daerah tersebut.

Baca Juga  Kepala LAN RI Tegaskan ASN Papua Wajib Tingkatkan Kompetensi Demi Pelayanan Maksimal

Ardi menegaskan, NabireMuslim.com bukan media profesional yang berorientasi bisnis atau iklan. Platform ini dirancang sebagai clipping digital yang menghimpun berbagai pemberitaan dan kegiatan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Kabupaten Nabire.

“Seluruh kegiatan ormas Islam di Nabire bisa ditampilkan di sini, tentu dengan mencantumkan sumber berita. Ini bukan media komersial, tapi wadah informasi dan kontrol bersama,” jelasnya.

Dengan sistem ini, masyarakat dapat mengetahui ormas mana yang aktif dan produktif dalam kegiatan keagamaan. Selain itu, platform ini diharapkan menjadi sarana transparansi serta penguatan sinergi antarorganisasi.

Salah satu fitur unggulan NabireMuslim.com adalah pengingat waktu salat yang terintegrasi secara digital. Ardi mengungkapkan, selama hampir setahun di Nabire, ia menemukan masih ada perbedaan waktu azan antar masjid akibat ketidaksinkronan jam.

“Padahal waktunya sama, tapi jam dinding di masjid bisa saja tidak akurat. Di website ini ada pengingat waktu salat, hitung mundur menuju azan, sehingga diharapkan azan bisa serempak,” katanya.

Tak hanya itu, platform ini juga berfungsi sebagai sistem kontrol penceramah. Setiap ustaz atau khatib yang masuk dalam sistem diharapkan telah melalui koordinasi dengan MUI maupun Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Nabire.

“Jangan sampai ada penceramah yang kita tidak tahu latar belakang dan materinya. Dengan sistem ini, kita bisa tahu siapa yang terdaftar dan dijadwalkan,” jelas Ardi.

Fitur lain yang menjadi keunggulan adalah sistem penyusunan jadwal ceramah secara digital. Jika sebelumnya pengurus DMI menyusun jadwal secara manual menggunakan Excel dan rentan bentrok, kini sistem otomatis akan mengatur jadwal lebih rapi dan terintegrasi.

“Kalau ada permintaan khusus, sistem akan mendeteksi agar tidak terjadi jadwal ganda. Ini memudahkan pengurus DMI,” ujarnya.

Baca Juga  Sekda Papua Tengah Tegaskan Kompetensi ASN DOB Harus Terus Ditingkatkan

Ardi juga berharap distribusi penceramah tidak hanya terpusat di wilayah kota, tetapi merata hingga ke wilayah pinggiran Nabire. Dengan sistem digital ini, rotasi ustaz dapat dilakukan secara adil.

“Jangan hanya ustaz tertentu yang ceramah di kota terus. Yang di pinggiran juga sesekali bisa di kota, begitu juga sebaliknya. Distribusi harus merata,” tegasnya.

Lebih jauh, NabireMuslim.com diharapkan menjadi media pemersatu antarormas Islam di Nabire. Ardi mengakui, selama ini masih ada sekat-sekat antarorganisasi.

“Dengan adanya platform ini, kita ingin semua ormas bersatu. Tidak terkotak-kotak karena perbedaan yang tidak prinsipil. Semua bisa berdakwah dengan semangat yang sama,” katanya.

Penyerahan wakaf digital ini secara simbolis diserahkan kepada MUI Kabupaten Nabire karena dinilai sebagai lembaga yang mewadahi seluruh ormas Islam. Ke depan, pengelolaan konsep dan mekanisme akan berada di bawah koordinasi MUI.

Langkah inovatif ini dinilai sebagai terobosan penting dalam penguatan dakwah berbasis teknologi di Papua Tengah. NabireMuslim.com bukan sekadar website, melainkan simbol kolaborasi, persatuan, dan modernisasi dakwah Islam di Kabupaten Nabire.

Dengan hadirnya wakaf digital ini, masyarakat Muslim Nabire kini memiliki platform terpadu untuk informasi kegiatan keagamaan, jadwal ceramah, hingga pengingat waktu salat yang terintegrasi—sebuah inovasi yang diharapkan membawa manfaat jangka panjang bagi umat.

Berita Terkait

Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 2026. Kiranya damai Natal membawa harapan baru, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun Papua Tengah yang aman, sejahtera, dan berkeadilan. — Meki Nawipa, S.H Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, S.Sos., M.Si Wakil Gubernur Papua Tengah
Wakil Bupati Kabupaten Intan Jaya beserta Keluarga Besar mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Selamat Menyongsong Tahun Baru 2026.
Soni (1)
Karel Tabuni, S.T Anggota DPRK Nabire Beserta Keluarga Besar mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Selamat Menyongsong Tahun Baru, 1 Januari 2026.
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup