>

Seruan Tegas Inarius Douw: Hentikan Konflik Kapiraya, Wujudkan Papua Tengah Damai Tanpa Darah

By BusurNabire.id
Sabtu, 14 Februari 2026 02:06 WIB | 174 Views
Inarius Douw Desak Pemerintah Tuntaskan Konflik Kapiraya Demi Papua Tengah Damai (Foto: Istimewa)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire: Papua Tengah | Tokoh pemuda Papua Tengah, Inarius Douw, menyampaikan seruan tegas kepada pemerintah daerah dan pemerintah pusat agar segera menuntaskan persoalan tapal batas dan konflik yang berlarut-larut di wilayah Kapiraya.

Seruan tersebut disampaikan langsung kepada awak media pada Jumat malam 13/2/2026, sebagai bentuk keprihatinan generasi muda terhadap situasi yang dinilai berpotensi memicu ketegangan sosial di Papua Tengah.

“Selamat malam, salam perdamaian untuk kita semua di Papua Tengah, terutama untuk tanah kami di Kapiraya. Kami berharap pemerintah dapat menyelesaikan persoalan yang sudah terlalu lama terjadi,” tegas Inarius.

Inarius Douw Desak Pemerintah Tuntaskan Konflik Kapiraya Demi Papua Tengah Damai (Foto: Istimewa)

Dalam keterangannya, Inarius Douw menyoroti persoalan tapal batas Kapiraya yang menurutnya harus segera diputuskan secara adil oleh pemerintah.

Ia meminta Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan pemerintah pusat mengambil langkah konkret yang dapat memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi masyarakat.

“Kami minta pemerintah provinsi dan pemerintah pusat mengambil satu keputusan yang dapat memuaskan masyarakat Papua Tengah terkait tapal batas. Ini akan menjadi persoalan utama jika tidak diselesaikan secara serius,” ujarnya.

Ia juga meminta Gubernur Papua Tengah agar melihat kembali persoalan tersebut secara menyeluruh demi mencegah konflik berkepanjangan.

Tokoh pemuda Papua Tengah itu menegaskan bahwa masyarakat tidak menginginkan adanya keributan, kekacauan, apalagi pertumpahan darah akibat persoalan Kapiraya.

“Kami tidak mau di Papua Tengah ini ada pertumpahan darah atau keributan. Kami ingin tanah ini damai, aman, dan tentram agar kami bisa beraktivitas seperti biasa,” katanya.

Ia menilai penyelesaian konflik harus dilakukan dengan pendekatan dialog dan musyawarah berbasis adat.

Dalam pernyataannya kepada awak media, Inarius meminta agar pemerintah melibatkan tokoh-tokoh yang dituakan di Papua Tengah dalam proses penyelesaian.

Baca Juga  John Gobai Usul Pelabuhan Pangkal Kapal Perintis di Nabire dan Mimika

Ia menyebut perlunya peran:

  • Tokoh adat dan tetua suku
  • Tokoh pemuda
  • Tokoh perempuan
  • Tokoh agama
  • DPR dan DPRD
  • MRP serta para Bupati dan OPD terkait

“Kami minta DPR, DPRD, MRP, para Bupati dan OPD melihat kembali persoalan Kapiraya dan menyelesaikannya secara cepat. Libatkan orang-orang tua yang sudah berpengalaman dan siap menyelesaikan persoalan ini,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Inarius juga menyinggung persoalan hak adat di wilayah Kapiraya. Ia menyebut bahwa wilayah tersebut berkaitan dengan dua suku utama, yakni Kamoro dan Mee.

Ia meminta agar pihak di luar kedua suku tersebut tidak ikut campur sehingga tidak memperkeruh suasana.

“Kami minta suku-suku di luar Kamoro dan Mee untuk tidak ikut campur dalam persoalan ini. Tolong hargai hak dan tanah kami,” ucapnya.

Meski demikian, ia tetap mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar persoalan Kapiraya dapat diselesaikan melalui keputusan pemerintah dan mekanisme adat yang bijak.

Di akhir penyampaiannya kepada awak media pada Jumat malam, Inarius Douw menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang dinilainya telah mulai memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut.

Ia berharap langkah nyata segera diwujudkan agar Papua Tengah dapat dibangun dalam suasana aman dan harmonis.

“Harapan kami Papua Tengah damai dan dibangun dengan damai. Kami ingin menyelesaikan ini dengan hati sebagai anak Papua,” tutupnya.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup