>

Ali Kabiay Tegaskan Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Adat Kunci Membangun Papua Tengah

By BusurNabire.id
Kamis, 13 November 2025 06:22 WIB | 138 Views
Ali Kabiay Tegaskan Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Adat Kunci Membangun Papua Tengah (Foto: Busur Nabire)

NEWS.BUSUR NABIRE.ID – NABIRE |Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMPRI), Ali Kabiay, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat adat sebagai fondasi utama dalam mempercepat pembangunan di Tanah Papua, khususnya di Provinsi Papua Tengah.

Pernyataan itu disampaikan dalam sambutannya pada kegiatan Sarasehan Barisan Merah Putih Papua Tengah, yang digelar di Aula RRI Nabire, Kamis (13/11/2025). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, tokoh adat, Forkopimda, dan berbagai elemen masyarakat sipil yang memiliki komitmen untuk menjaga semangat kebangsaan di Bumi Cenderawasih.

Ali Kabiay Tegaskan Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Adat Kunci Membangun Papua Tengah (Foto: Busur Nabire)

Dalam awal sambutannya, Ali Kabiay membuka dengan salam kebangsaan yang disambut hangat oleh seluruh peserta sarasehan. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan, sekaligus memohon maaf atas keterlambatan jadwal kegiatan yang sempat mundur dari rencana awal.

“Pertama-tama kami ucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya karena kegiatan ini agak terlambat dimulai. Namun hal itu tidak mengurangi semangat kita untuk tetap melaksanakan kegiatan penting ini. Saya yakin kegiatan ini akan berjalan aman dan lancar,” ujar Ali Kabiay di hadapan para peserta.

Menurutnya, kegiatan sarasehan ini menjadi momen penting bagi Barisan Merah Putih Republik Indonesia untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, memperkokoh persatuan, serta mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat adat di Papua Tengah.

“Kami dari DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh undangan yang telah mendukung kegiatan ini. Kami di Papua Tengah berfungsi melakukan monitoring dan evaluasi kepada setiap DPD Barisan Merah Putih di wilayah Papua,” jelas Ali.

Ia menambahkan, organisasi BMPRI kini memiliki enam Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di enam daerah otonom di seluruh Tanah Papua. Yang membanggakan, kata Ali, kantor DPP BMPRI berada di Tanah Papua sendiri, bukan di Jakarta seperti kebanyakan organisasi nasional lainnya.

Baca Juga  Terkuak, Penanganan Kasus Dogiyai 31 Maret Berujung Pemecatan Empat Personel Polisi

“Tepuk tangan untuk Barisan Merah Putih! Karena organisasi ini lahir dari Papua, tumbuh di Papua, dan bekerja untuk Indonesia,” ucapnya disambut tepuk tangan meriah peserta.

Dalam sambutannya, Ali Kabiay juga menjelaskan sejumlah program prioritas yang dijalankan oleh DPP BMPRI sebagai bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat. Program tersebut mencakup bakti sosial, pembagian sembako bagi masyarakat kurang mampu, pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, serta kegiatan kemanusiaan lainnya.

Menurutnya, kegiatan-kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Barisan Merah Putih untuk hadir di tengah masyarakat, terutama dalam membantu pemerintah daerah menjalankan misi pelayanan publik dan kesejahteraan rakyat.

“Kami ingin menjadi mitra strategis bagi pemerintah daerah. Karena sebelum negara ini terbentuk, sudah ada pemerintahan adat yang menjadi landasan hidup masyarakat Papua. Maka, pemerintah perlu menghargai dan melibatkan masyarakat adat dalam setiap proses pembangunan,” ujar Ali.

Ia menegaskan, masyarakat adat bukan hanya simbol budaya, melainkan juga pilar penting dalam menjaga stabilitas sosial dan harmoni di Tanah Papua. Oleh karena itu, kegiatan seperti sarasehan ini diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan masyarakat adat.

Dalam arahannya, Ali Kabiay menekankan bahwa kemajuan Papua Tengah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat.

“Persoalan yang kita hadapi di Papua Tengah bukan hanya tugas pemerintah provinsi atau Forkopimda. Ini tugas kita semua sebagai warga negara,” tegasnya.

Menurut Ali, pembangunan hanya dapat berjalan efektif bila keamanan dan stabilitas sosial tetap terjaga. “Salah satu indikator wilayah yang maju adalah wilayah yang aman. Kalau keamanannya bagus, maka investasi tumbuh, ekonomi berkembang, pendidikan dan budaya ikut meningkat,” tuturnya.

Baca Juga  MRP Papua Tengah Serap Aspirasi Perempuan Papua di Nabire, Soroti Pendidikan, Kesehatan hingga Miras

Ia mengajak seluruh masyarakat, terutama generasi muda Papua Tengah, untuk berkontribusi secara positif dalam mengisi kemerdekaan dengan semangat perjuangan baru.

“Kalau dulu para pahlawan mempertahankan Indonesia dengan darah dan keringat, maka tugas generasi muda sekarang adalah mengisi kemerdekaan dengan prestasi, pendidikan, dan hal-hal positif. Hindari narkoba, hindari miras, dan jauhi tindakan yang merugikan diri sendiri,” pesan Ali.

Ali Kabiay Tegaskan Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Adat Kunci Membangun Papua Tengah (Foto: Busur Nabire)
Ali Kabiay Tegaskan Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Adat Kunci Membangun Papua Tengah (Foto: Busur Nabire)

Lebih jauh, Ali Kabiay menyampaikan harapannya agar Papua Tengah menjadi tanah yang damai, aman, dan diberkati bagi semua orang. Ia menilai, semangat ini sejalan dengan visi pemerintah provinsi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui sinergi lintas sektor.

“Papua Tengah kini masuk dalam dinamika sosial yang kompleks, tetapi saya yakin kita mampu melewatinya bersama. Kita harus terus menjaga hubungan yang baik dengan masyarakat adat dan menjunjung tinggi kearifan lokal,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Ali juga menyampaikan penghargaan kepada sejumlah kepala suku yang hadir dalam acara tersebut, serta menyatakan dukungannya terhadap peran aktif lembaga adat dalam mendorong pembangunan daerah.

“Kami sebagai Ketua Pemuda Adat Sehereri II mendukung penuh setiap langkah positif masyarakat adat. Karena pembangunan tidak bisa berjalan tanpa peran adat. Pemerintah harus menjadi sahabat masyarakat adat, bukan hanya pembuat kebijakan,” tegasnya.

Di hadapan peserta sarasehan, Ali Kabiay juga menyerukan dukungan penuh kepada program-program strategis nasional dan daerah yang sedang dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Menurutnya, dalam ajaran agama pun disebutkan bahwa pemerintah adalah wakil Tuhan di bumi. Oleh karena itu, masyarakat perlu menghormati dan mendukung setiap kebijakan pemerintah yang berpihak pada kebaikan bersama.

“Roma 13 sudah mengatakan: siapa yang melawan pemerintah dengan pedang akan mati dengan pedang, siapa yang melawan dengan senjata akan mati dengan senjata juga. Itu sebabnya, mari kita dukung pemerintah, aparat keamanan, dan semua pihak yang bekerja untuk kemajuan Papua Tengah,” ujar Ali Kabiay dengan nada tegas.

Baca Juga  Panen Raya Jagung Polda Papua Tengah di Nabire Perkuat Ketahanan Pangan Nasional 2026

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada DPD dan DPC Barisan Merah Putih yang hadir dari berbagai kabupaten di Papua Tengah, termasuk Kabupaten Nabire dan Kabupaten Intan Jaya, yang dinilai telah aktif berperan dalam kegiatan sosial dan kebangsaan di daerah masing-masing.

“Kami berharap DPD dan DPC Barisan Merah Putih terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam setiap program pembangunan. Mari kita tunjukkan bahwa anak muda Papua mampu berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” pesannya.

Mengakhiri sambutannya, Ali Kabiay menegaskan bahwa semangat Barisan Merah Putih lahir dari Tanah Papua untuk Indonesia. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, baik di dalam maupun luar Papua, untuk terus menyebarkan narasi positif tentang Papua yang damai, produktif, dan berdaya saing.

“Kami ingin agar masyarakat di luar sana tahu bahwa Papua bukan tempat konflik, tetapi tanah yang penuh kasih, damai, dan diberkati Tuhan. Mari kita bersama-sama membangun Papua Tengah sebagai pusat kemajuan dan kebersamaan,” tutup Ali Kabiay dengan semangat kebangsaan yang tinggi.

Sambutannya mendapat apresiasi dari seluruh peserta sarasehan yang hadir. Banyak yang menilai bahwa Ali Kabiay berhasil menghadirkan semangat baru dalam memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat adat, serta meneguhkan komitmen generasi muda Papua dalam menjaga persatuan dan kedamaian.

Berita Terkait

WhatsApp Image 2026-04-02 at 13.08.35
Polda Papua Tengah mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H
Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah Beserta Staf dan Jajaran mengucapkan Selamat Hari Raya NYE
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup