NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire : Papua Tengah | Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, SIK, memberikan klarifikasi terkait pengalihan arus kendaraan yang sebelumnya dijadwalkan pada pukul 17.00 WIT atau jam 5 sore, Selasa (31/12/2025). Klarifikasi ini disampaikan dalam wawancara eksklusif di ruang kerjanya siang tadi.
Menurut Kapolres, pengalihan arus tersebut mengalami perubahan waktu untuk menyesuaikan kegiatan ibadah umat Nasrani yang sedang melaksanakan doa akhir tahun.
“Awalnya pengalihan arus akan dilakukan pukul 17.00 WIT, namun diralat untuk kegiatan doa lintas agama yang akan dimulai pukul 22.00 WIT. Sehingga pengalihan arus akan dilaksanakan sekitar pukul 21.30 WIT,” jelas Kapolres.

Kegiatan doa lintas agama ini akan berlangsung di Pantai MaF, Kota Nabire, dan menjadi momen penting bagi masyarakat bersama Pemerintah Provinsi Papua Tengah serta Forkopimda.
“Kegiatan ini bertujuan mendoakan keselamatan, mensyukuri tahun yang telah berlalu, serta mendoakan kondisi Provinsi Papua Tengah ke depan. Selain itu, kita juga mendoakan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah bencana di daerah Sumatra,” tambah AKBP Tatiratu.
Untuk memastikan kelancaran acara dan keamanan masyarakat, pihak kepolisian telah menyiapkan pengalihan arus di beberapa titik strategis.
“Pengalihan arus akan dilakukan di pertigaan traffic light Pantai MaF dan pertigaan menuju Kota Lama. Kegiatan ini diperkirakan berlangsung 2–3 jam, menyesuaikan antusiasme masyarakat yang merayakan malam pergantian tahun,” ujar Kapolres.
AKBP Tatiratu juga menekankan bahwa kendaraan masyarakat dapat diparkir di Bandara Lama. “Bagi warga yang hadir, kendaraan bisa diparkir di Bandara Lama, dan kegiatan perayaan malam tahun baru dilakukan di pesisir Pantai MaF, bukan di jalan raya, supaya tidak mengganggu lalu lintas,” tegasnya.
Persiapan pengamanan dilakukan secara terpadu. Kapolres menyebutkan, sebanyak 670 personel dilibatkan, termasuk anggota TNI, Polri, Satpol PP, serta komunitas relawan seperti Senkong dan Orari.
“Kemarin kami sudah rapat bersama aparat keamanan untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan lancar, aman, dan tertib,” jelasnya.
Dengan adanya pengaturan ini, Kapolres berharap masyarakat Nabire dapat merayakan malam pergantian tahun dengan aman, tertib, dan penuh makna.
“Kami harap masyarakat bisa hadir dan mengikuti kegiatan doa lintas agama di Pantai Mahaf. Ini bukan hanya perayaan biasa, tapi juga momen untuk bersyukur dan mendoakan kedamaian bagi Provinsi Papua Tengah,” pungkas AKBP Tatiratu.













