NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire ,Papua Tengah | Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polres Nabire menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral yang dipimpin langsung oleh Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., bertempat di Ruang RBP Polres Nabire, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 1, Kelurahan Karang Mulia, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Selasa (16/12/2025).
Kegiatan strategis yang berlangsung tersebut merupakan bagian penting dalam rangka kesiapan Operasi Lilin Noken 2025, yang akan digelar secara serentak di seluruh wilayah Indonesia guna mengamankan rangkaian ibadah Natal dan perayaan pergantian tahun.

Rakor lintas sektoral ini turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd., dan diikuti terdiri dari unsur TNI–Polri, pemerintah daerah, instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Sejumlah pejabat dan perwakilan instansi turut hadir dalam rapat tersebut, di antaranya Kabankesbangpol Nabire Akon Ferry Yawan, S.H., Kabag Ops Polres Nabire AKP Kia Tapun, Kasat Intelkam Polres Nabire AKP Petrus Paranoan, perwakilan TNI AL Lanal Nabire, Kopasgat, Kejaksaan Negeri Nabire, Satpol PP, Dishub, BPBD, Basarnas, BMKG, Dinas Kesehatan, FKUB, MUI, para PJU Polres Nabire, para Kapolsek jajaran, serta para Kepala Distrik se-Kabupaten Nabire.
Kehadiran seluruh unsur tersebut menegaskan komitmen bersama untuk membangun pengamanan Natal dan Tahun Baru yang terpadu, terkoordinasi, dan responsif terhadap dinamika kamtibmas serta potensi bencana alam.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama pada, sebagai bentuk harapan agar seluruh proses pengamanan Natal dan Tahun Baru berjalan aman, lancar, serta diberkati Tuhan Yang Maha Kuasa.

Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Nabire Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kapolres Nabire beserta seluruh jajaran Polres Nabire yang selama ini dinilai konsisten menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nabire, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kapolres Nabire dan seluruh jajaran. Kehadiran dan perhatian Polres Nabire benar-benar dirasakan oleh masyarakat, sehingga situasi daerah kita tetap aman dan kondusif,” ujar Sekda.
Ia menegaskan bahwa pengamanan Natal dan Tahun Baru tidak dapat dibebankan semata kepada aparat keamanan, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Sekda juga menyoroti pentingnya ketertiban umum, khususnya terkait penjualan petasan, yang dinilai berpotensi mengganggu kekhusyukan ibadah Natal.
“Kami mengimbau agar tidak ada kebijakan sepihak di tingkat distrik maupun kelurahan, khususnya terkait penjualan petasan sebelum adanya edaran resmi. Pengawasan harus dilakukan bersama agar suasana Natal benar-benar damai dan penuh sukacita,” tegasnya.

Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., menyampaikan arahan utama sekaligus membuka secara resmi Rakor Lintas Sektoral Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Dalam sambutannya, Kapolres menekankan bahwa Nabire sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah memiliki dinamika keamanan yang kompleks, sehingga memerlukan kolaborasi dan sinergi lintas sektor.
“Keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya tugas Polri atau TNI, tetapi tanggung jawab kita bersama, mulai dari pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, hingga seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Nabire,” tegas Kapolres.
Ia mengungkapkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, situasi kamtibmas di Nabire mengalami pasang surut, sehingga Polres Nabire terus melakukan upaya preventif dan represif, meskipun dihadapkan pada keterbatasan personel.

Kapolres Nabire menjelaskan bahwa dalam rangka Operasi Lilin Noken 2025, Polres Nabire akan melibatkan sekitar 150 personel gabungan, terdiri dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, Dishub, Dinas Kesehatan, Basarnas, dan instansi terkait lainnya.
Operasi tersebut akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan fokus pengamanan di sejumlah titik strategis.
“Kami akan mendirikan pos pengamanan dan pos pelayanan di lokasi-lokasi rawan dan pusat aktivitas masyarakat, seperti Pasar Oyehe, Pasar Karang Tumaritis, Pasar Kalibobo, wilayah Nabire Barat, serta penambahan pos di kawasan Pantai Maaf sesuai arahan pimpinan,” jelas Kapolres.
Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada gereja-gereja prioritas, objek wisata, bandara, pelabuhan, terminal, serta pusat perbelanjaan.
Selanjutnya, Kabag Ops Polres Nabire AKP Kia Tapun memaparkan secara teknis rencana pelaksanaan Operasi Lilin Noken 2025.
Ia menyampaikan bahwa operasi akan diawali dengan apel gelar pasukan pada 19 Desember 2025, sebagai simbol kesiapan seluruh personel dan sarana prasarana pengamanan.
AKP Kia Tapun juga menjelaskan pembagian pos terpadu, pos pelayanan, dan pos pengamanan, yang akan diisi secara terpadu lintas instansi dengan pengaturan tugas siang dan malam.
“Pengamanan khusus juga difokuskan pada 16 gereja prioritas, dengan penempatan personel disesuaikan dengan jumlah jemaat,” ujarnya.
Paparan penting lainnya disampaikan oleh Kepala Stasiun BMKG Nabire Husain, S.Tr., yang mengingatkan potensi cuaca ekstrem menjelang Natal dan Tahun Baru.

BMKG memprediksi curah hujan di wilayah Nabire masih relatif tinggi, dipengaruhi fenomena La Niña lemah, dengan potensi banjir dan tanah longsor pada periode Januari hingga Maret 2026.
“Kami mengimbau seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah rawan bencana,” ujar Husain.
Sedangkan Kasat Intelkam Polres Nabire AKP Petrus Paranoan memaparkan analisis potensi gangguan kamtibmas, termasuk risiko penyebaran hoaks, provokasi, kecelakaan lalu lintas, serta peningkatan kriminalitas.
Ia menegaskan bahwa pengamanan juga akan difokuskan pada 33 gereja prioritas, objek wisata pantai, serta pusat keramaian masyarakat.
Rapat dilanjutkan dengan sesi diskusi di mana seluruh peserta menyampaikan masukan dan saran guna menyempurnakan rencana pengamanan.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan secara resmi berakhir pada pukul 12.20 WIT.
Melalui Rakor Lintas Sektoral ini, Polres Nabire bersama seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmen untuk menghadirkan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang aman, tertib, dan kondusif, demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Kabupaten Nabire.













