NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Menjelang perayaan Natal 2025, secercah harapan tumbuh di tengah masyarakat pesisir Gang Pasar Ikan Smoker, Jalan Yan Maboribo, Kelurahan Siriwini, Distrik Nabire. Melalui kegiatan Sosialisasi Penguatan Peran Masyarakat dan Dukungan terhadap Program Strategis Nasional (PSN) yang dirangkaikan dengan pembagian sembako, warga merasakan kehadiran nyata kepedulian dan semangat kebersamaan, Minggu (7/12/2025) sore.

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan itu dipimpin langsung oleh Permenas Maniani, Ketua Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMPRI) sekaligus tokoh pemuda pesisir Kabupaten Nabire. Sekitar 50 warga pesisir hadir mengikuti acara dengan wajah penuh harap dan sukacita.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh masyarakat, di antaranya Yowel Maniani, Arnold Rewang selaku tokoh pemuda pesisir, serta Pdt. Yohana Imbiri, Gembala Sidang Jemaat Sanoba. Acara diawali dengan doa bersama, menciptakan suasana yang khidmat sekaligus penuh rasa persaudaraan.

Dalam sambutannya, Permenas Maniani menegaskan bahwa masyarakat pesisir bukan sekadar objek pembangunan, tetapi merupakan subjek utama keberhasilan Program Strategis Nasional (PSN). Ia mengajak seluruh warga untuk bangkit, terlibat aktif, menjaga keamanan lingkungan, serta mendukung pembangunan infrastruktur dan layanan dasar yang sedang berjalan di Kabupaten Nabire.
“Pembangunan akan berhasil jika rakyat ikut terlibat. Masyarakat pesisir adalah jantung pembangunan Nabire. Tanpa partisipasi aktif bapak-ibu semua, Program Strategis Nasional tidak akan berjalan optimal,” ujar Permenas dengan suara penuh semangat.
Sekitar pukul 15.30 WIT, dilakukan penyerahan bantuan sembako secara simbolis kepada masyarakat. Momen tersebut menjadi titik haru, di mana warga menerima bantuan dengan mata berkaca-kaca. Bagi mereka, bantuan ini bukan sekadar paket kebutuhan pokok, tetapi juga bentuk kasih dan perhatian menjelang Hari Raya Natal.
Melalui materi sosialisasinya, Permenas menjelaskan bahwa PSN bukan hanya proyek pemerintah, melainkan harapan bersama untuk masa depan anak-anak pesisir. Ia juga menekankan pentingnya peran pemuda sebagai penggerak perubahan, penjaga stabilitas sosial, sekaligus penggerak ekonomi rakyat melalui UMKM dan aktivitas produktif lainnya.

Lebih menyentuh lagi, Permenas menyampaikan pesan moral yang menggugah hati. Ia menegaskan bahwa makna “Papua Merdeka” yang sejati adalah hidup dalam damai, sejahtera, dan penuh kasih dalam keluarga serta lingkungan sosial, bukan melalui konflik atau perpecahan.
“Kemerdekaan sesungguhnya adalah ketika anak-anak kita bisa sekolah dengan tenang, orang tua bekerja dengan aman, dan masyarakat hidup rukun tanpa rasa takut,” tuturnya, disambut anggukan haru dari para warga.

Sosialisasi ditutup dengan doa bersama pada pukul 15.49 WIT, dilanjutkan dengan ramah tamah serta pembagian sembako hingga kegiatan berakhir pukul 16.10 WIT. Suasana kekeluargaan terasa begitu kental, mencerminkan persatuan di tengah keberagaman masyarakat pesisir Nabire.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pemberdayaan masyarakat dan dukungan terhadap Program Strategis Nasional bisa berjalan seiring dengan nilai kemanusiaan, kasih, dan solidaritas sosial. Menjelang Natal, masyarakat pesisir Nabire tidak hanya menerima bantuan materi, tetapi juga menerima harapan, semangat, dan keyakinan bahwa masa depan yang lebih baik sedang diperjuangkan bersama.













