NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire, Papua Tengah | Jemaat Klasis GKI Nabire Timur, khususnya Jemaat Johannes Calvin Air Mandidi, Samabusa, menerima bantuan langsung dari Pemerintah Pusat melalui Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pada Minggu, 7 Desember 2025.

Bantuan tersebut berupa berbagai peralatan penunjang ibadah dan pelayanan gereja, di antaranya speaker, ampli, kipas angin, televisi, keyboard, infokus, stand speaker BMB, serta mic wireless. Bantuan ini diserahkan kepada jemaat sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pelayanan keagamaan di Papua.

Pendeta Jemaat Johannes Calvin Air Mandidi, Pdt. Jenny Sekawael, S.Th, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas bantuan tersebut. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa bantuan ini merupakan berkat besar bagi jemaat.
“Hari ini, hari Minggu tanggal 7 Desember 2025, kami menerima bantuan dari Presiden dan Wakil Presiden melalui pemerintah pusat. Kami mewakili jemaat menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Wakil Presiden,” ujar Pdt. Jenny.
Ia menambahkan bahwa bantuan ini akan digunakan sepenuhnya untuk kepentingan pelayanan jemaat.

“Kiranya bantuan ini bermanfaat untuk kebutuhan pelayanan kami di jemaat. Kami juga sebagai warga jemaat dan warga masyarakat akan terus mendukung semua program kerja Bapak Presiden dan Wakil Presiden bersama seluruh jajarannya,” tambahnya.
Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Wakil Ketua Jemaat Johannes Calvin Air Mandidi, Simson Dawan, yang mewakili Majelis dan seluruh jemaat.
“Kami dari majelis menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, kepada Bapak Prabowo dan Wakil Presiden yang sudah memberikan perhatian kepada gereja kami di Papua, khususnya jemaat kami di Samabusa,” ungkap Simson.

Menurutnya, peralatan yang diterima sangat dibutuhkan untuk menunjang pelayanan ibadah.
“Alat-alat ini sangat kami butuhkan untuk membantu pelayanan di gereja. Ini akan kami pakai sepenuhnya untuk gereja, tidak bisa dipinjamkan kepada siapa pun. Sampai rusak pun tetap jadi inventaris gereja,” tegasnya.
Simson juga mengaku bahwa bantuan tersebut merupakan sesuatu yang tidak mereka sangka sebelumnya.
“Kami tidak sangka akan mendapatkan bantuan ini. Hari ini jemaat bisa menyaksikan langsung bantuan dari Bapak Prabowo dan Wakil Presiden yang diserahkan untuk kami,” katanya.
Sementara itu, Pdt. Jenny Sekawael kembali menambahkan bahwa selama dirinya melayani di jemaat ini, baru kali ini mereka menerima bantuan langsung dari Presiden.
“Kami bertugas di sini baru satu kali menerima bantuan langsung dari Presiden Prabowo. Ini sangat berarti bagi kami dan sangat berguna untuk pelayanan di gereja,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan dukungan penuh jemaat terhadap seluruh program kerja Presiden dan Wakil Presiden demi kemajuan bangsa Indonesia.
“Kami tetap mendukung semua program dari Bapak Presiden dan Wakil Presiden. Kiranya apa yang menjadi harapan bangsa Indonesia bisa berjalan dengan baik,” kata Pdt. Jenny.

Mengakhiri penyampaiannya, Pdt. Jenny menegaskan bahwa seluruh bantuan akan dijaga dengan baik dan digunakan sepenuhnya untuk pelayanan internal jemaat GKI Johannes Calvin.
“Kami akan mempergunakan dan menjaga semua yang diberikan oleh Bapak Presiden untuk kepentingan pelayanan di gereja kami,” pungkasnya.
Bantuan ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap gereja-gereja di Papua, sekaligus memperkuat sinergi antara masyarakat, gereja, dan pemerintah dalam membangun kehidupan beriman yang lebih baik.













