>

Presiden Prabowo Subianto Bantu Timbunan 100 Ret, Jemaat Gereja Baptis Nabire Terharu

By BusurNabire.id
Selasa, 14 Oktober 2025 07:35 WIB | 205 Views
Presiden Prabowo Subianto Bantu Timbunan 100 Ret, Jemaat Gereja Baptis Nabire Terharu (Foto: Busur Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Sebuah wujud nyata kepedulian Presiden Prabowo Subianto kembali dirasakan langsung oleh masyarakat Papua Tengah. Kali ini, bantuan berupa penimbunan halaman Gereja Baptis West Papua di Jl. Sarera, Kelurahan Bumi Raya, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, disambut penuh sukacita oleh jemaat Suku Dani.

Bantuan tersebut menjadi kabar gembira yang menggugah hati masyarakat, terutama bagi Sem Wanimbo, selaku Kepala Suku Dani Distrik Nabire Barat, dan Rudi Waker, Gembala Gereja Baptis setempat. Keduanya menyampaikan apresiasi dan rasa syukur mendalam atas perhatian langsung dari Presiden Prabowo kepada masyarakat Papua.

“Kami sangat bersyukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas bantuan ini. Sudah lama kami berdoa agar halaman gereja bisa ditimbun, karena setiap hujan, air selalu menggenang dan membuat jemaat kesulitan beribadah,” ujar Sem Wanimbo, penuh haru Dalam Rilis yang diterima awak media pada Selasa (14/10/2025).

Presiden Prabowo Subianto Bantu Timbunan 100 Ret, Jemaat Gereja Baptis Nabire Terharu (Foto: Busur Nabire)

Sebelumnya, halaman Gereja Baptis yang menjadi tempat ibadah utama jemaat Suku Dani sering tergenang air karena kondisi tanah yang berupa rawa. Kendaraan sulit masuk, dan anak-anak serta orang tua kerap harus melewati genangan untuk sampai ke gereja.

“Setiap kali hujan deras, halaman gereja kami seperti kolam. Jemaat susah datang, kendaraan tidak bisa parkir. Kami sudah coba urunan untuk menimbun sedikit demi sedikit, tapi hasilnya belum maksimal,” ungkap Rudi Waker, gembala gereja yang telah melayani di wilayah itu selama bertahun-tahun.

Ia menyebut, bantuan tanah gunung sebanyak 100 ret dari Presiden Prabowo Subianto menjadi jawaban dari pergumulan panjang jemaat.

“Bantuan penimbunan ini bukan hanya memperbaiki halaman gereja, tapi juga menguatkan iman kami. Ini tanda perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat Papua,” tambahnya.

Baca Juga  Aksi Cepat Resmob Nabire Bongkar Curanmor, Pelaku Berhasil Diamankan Polisi

Kepala Suku Dani, Sem Wanimbo, juga mengaku terharu dengan perhatian Presiden. Menurutnya, selama ini gereja mereka berdiri berkat swadaya masyarakat tanpa pernah tersentuh bantuan pembangunan dari pemerintah daerah.

“Kami melihat ini bukan hanya pembangunan fisik, tapi bentuk kasih dan perhatian dari Presiden. Kami tahu beliau tidak lupa dengan Papua. Bantuan kecil ini artinya besar bagi kami,” kata Sem Wanimbo

Ia berharap perhatian dari Presiden Prabowo dapat terus berlanjut, terutama di bidang pendidikan dan pelayanan sosial di daerah pedalaman Nabire Barat.

Lebih dari sekadar memperbaiki infrastruktur, bantuan ini diyakini membawa dampak sosial yang luas. Gereja Baptis kini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan masyarakat, pendidikan anak-anak, dan penguatan karakter jemaat di wilayah Nabire Barat.

“Ketika halaman gereja tertata baik, kegiatan pelayanan, sekolah minggu, dan pertemuan masyarakat bisa berjalan lancar. Ini menjadi titik awal membangun manusia Papua dari gereja,” jelas Rudi Waker.

Semangat jemaat semakin meningkat setelah menerima bantuan tersebut. Mereka bahkan berencana memperluas area gereja dan membuka ruang belajar bagi anak-anak suku di sekitar Nabire Barat.

Selain mengurus pembangunan gereja di Nabire Barat, Sem Wanimbo juga memaparkan upaya pelayanan yang sedang dijalankan oleh Gereja Baptis di Distrik Wapoga, wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Waropen.
Di sana, gereja tengah menjangkau Suku Aba-Aba, sebuah komunitas yang disebut masih hidup secara nomaden, tertutup, dan memiliki bahasa sendiri.

“Suku Aba-Aba ini sangat tertutup. Untuk sampai ke lokasi, kami harus menempuh perjalanan laut dengan speedboat lalu berjalan kaki membelah hutan. Pemerintah pun belum menjangkau mereka,” ungkapnya.

Meski penuh tantangan, para pelayan Gereja Baptis tetap bersemangat membawa misi kemanusiaan ke wilayah tersebut. Mereka membangun gereja sederhana bukan semata untuk mengenalkan ajaran Kristen, tetapi juga membuka akses pendidikan dan kemanusiaan bagi masyarakat yang selama ini terisolasi.

Baca Juga  Warga Teluk Kimi Kini Nikmati Air Bersih, Yonif 804/DBAY Tuntaskan Sumur Bor Lebih Cepat dari Target

“Kami datang bukan hanya untuk membawa Injil, tapi juga untuk membuka pintu pendidikan dan pelayanan dasar. Kami percaya, perubahan besar dimulai dari kasih dan kepedulian,” lanjut Sem Wanimbo.

Bantuan ini juga mempertegas bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan Papua, tidak hanya di sektor pertahanan, tetapi juga pada kemanusiaan dan spiritualitas masyarakat.

Menurut Sem Wanimbo, tindakan Presiden Prabowo menggambarkan pemimpin yang turun langsung menyentuh hati rakyat kecil, bukan hanya lewat program besar.

“Kami merasa diperhatikan langsung. Ini pertama kalinya bantuan seperti ini datang dari Presiden, dan kami tahu ini bukan hal besar bagi beliau, tapi sangat berarti bagi kami di Papua,” ujarnya dengan penuh rasa bangga.

Masyarakat berharap perhatian serupa terus berlanjut, baik dalam bentuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, maupun pemberdayaan ekonomi di Nabire dan sekitarnya.

Kini, halaman Gereja Baptis West Papua di Nabire Barat yang dulu tergenang air telah tertimbun rapi. Anak-anak bisa bermain, jemaat bisa berkumpul tanpa takut becek, dan kendaraan dapat parkir dengan mudah.

Gereja yang berdiri di Jl. Sarera, Kelurahan Bumi Raya, Distrik Nabire Barat itu kini menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat Suku Dani.

“Kami akan menjaga dan memanfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya. Semoga Tuhan memberkati Bapak Presiden Prabowo dan seluruh pemimpin bangsa ini,” tutup Gembala Rudi Waker dengan penuh rasa syukur.

Bantuan sederhana berupa penimbunan halaman gereja dari Presiden Prabowo Subianto bukan sekadar urusan material, tetapi pesan moral dan kasih kemanusiaan.
Bagi jemaat Suku Dani di Nabire Barat, ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah pusat hadir dan peduli.

Perhatian Presiden yang menyentuh hingga ke pelosok Papua Tengah menjadi teladan kepemimpinan yang berakar pada kasih dan empati dua hal yang kini dirasakan langsung oleh masyarakat kecil di Tanah Papua.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup