NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire |Dalam upaya memperkuat tata kelola pembangunan berbasis data, Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Papua Tengah menggelar Pelatihan Geographic Information System (GIS) bagi aparatur pemerintah daerah.
Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan kemampuan teknis aparatur dalam mengelola data spasial yang akurat dan terintegrasi untuk mendukung perencanaan pembangunan berkelanjutan.
Pelatihan yang digelar di Aula RRI Nabire, Rabu (8/10/2025), dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Gubernur Papua Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Herman Kayame, yang hadir mewakili Gubernur Papua Tengah.

Dalam sambutannya, Herman menegaskan bahwa penguasaan sistem informasi geografis sangat penting di era digital saat ini.
“Setiap kebijakan pemerintah harus berbasis pada data yang akurat dan dapat diverifikasi. Melalui GIS, kita bisa melihat kondisi wilayah secara nyata, mulai dari sektor pertanian, kesehatan, hingga infrastruktur,” ujarnya.
Herman menjelaskan, penggunaan teknologi GIS dapat membantu pemerintah daerah mengambil keputusan yang cepat dan tepat.
Data spasial, kata dia, memungkinkan analisis mendalam dalam menentukan lokasi strategis pembangunan, wilayah rawan bencana, hingga pengelolaan potensi daerah secara efisien.
“Jika data spasial kuat dan saling terhubung, maka kebijakan yang diambil akan lebih tepat sasaran dan tidak tumpang tindih,” ungkapnya.
Ia juga menyebut pelatihan seperti ini menjadi bagian dari transformasi birokrasi menuju pemerintahan digital berbasis data.
Dalam arahannya kepada para peserta, Herman meminta agar seluruh aparatur yang mengikuti pelatihan dapat benar-benar memanfaatkan kesempatan ini.
“Jangan hanya hadir, tapi pahami dan terapkan ilmu yang diperoleh. Sebarkan juga ke rekan-rekan di instansi masing-masing agar manfaatnya lebih luas,” pesannya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Bapperida Papua Tengah serta para narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi GIS yang turut berkontribusi dalam kegiatan tersebut.
Herman menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Tengah berkomitmen mendukung setiap kegiatan peningkatan kapasitas aparatur. Menurutnya, keberhasilan pembangunan akan tercapai bila didukung oleh perencanaan yang kuat dan berbasis data.
“Perencanaan yang baik menjadi kunci pembangunan daerah yang berkeadilan dan berpihak pada rakyat,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Herman secara resmi membuka Pelatihan GIS Tahun 2025, sembari berharap hasil pelatihan ini mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Papua Tengah.
“Mari kita melangkah bersama membangun Papua Tengah yang bersatu, berdaulat, dan sejahtera. Apa yang kita lakukan hari ini akan menjadi bekal berharga untuk masa depan daerah,” pungkasnya.













