NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Deputi Penanganan Darurat BNPB Pusat, Mayjen TNI Budi Irawan, turun langsung meninjau kondisi pascagempa bermagnitudo 6,6 yang mengguncang Kabupaten Nabire, Papua Tengah. Kehadiran rombongan BNPB Pada Sabtu (20/9/2025), merupakan arahan dari Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, sebagai bentuk atensi penuh pemerintah pusat terhadap bencana yang terjadi.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Budi Irawan menegaskan bahwa kunjungan BNPB Pusat bukan sekadar formalitas, melainkan untuk memastikan langsung kondisi lapangan. Ia hadir didampingi jajaran, antara lain Mayor Jenderal TNI Ludwi, Brigadir Jenderal TNI Yan Mamora, staf ahli BNPB Yustam, serta Korspri Kepala BNPB Letkol Edward.
Budi Irawan mengungkapkan, sejak gempa terjadi, komunikasi dengan Nabire sempat terputus total. Jaringan GSM lumpuh, telepon tidak bisa dihubungi, dan listrik mati.
“Kondisi ini sempat membuat kami khawatir. Namun, informasi yang menenangkan datang dari Danrem yang menyampaikan situasi Nabire aman terkendali,” ujarnya.

Hasil peninjauan di lapangan menemukan sejumlah fasilitas umum rusak, termasuk jembatan dan bangunan pendukung pelayanan masyarakat.
“Kami sudah melihat langsung kondisi jembatan dan rumah sakit. Untuk perbaikan rumah sakit bisa diajukan ke Kementerian PUPR, sementara jembatan akan kami kawal melalui mekanisme rehab rekon,” jelasnya.
Budi menambahkan, pengajuan rehab rekon tidak bisa langsung terealisasi tahun ini karena masuk ke anggaran tahun depan. Meski demikian, akses jalan alternatif masih tersedia meski lebih jauh.
Dalam kunjungan tersebut, BNPB Pusat membawa bantuan berupa sembako, matras, serta tenda pengungsi. “Bantuan ini sebagai bentuk dukungan cepat tanggap. Kami harap dapat membantu masyarakat yang terdampak,” kata Budi.
BNPB Pusat juga meminta Pemkab Nabire segera menetapkan status tanggap darurat. “Dengan adanya status ini, kami bisa lebih leluasa membantu pemerintah daerah, termasuk dalam percepatan pengajuan rehab rekon,” tegasnya.
Selain itu, BNPB Pusat akan menempatkan tim khusus dari Kedeputian Penanganan Darurat di Nabire untuk memberikan bimbingan teknis.

“Mereka akan mendampingi pemerintah daerah agar proses pengajuan rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan cepat dan tepat,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Deputi Budi Irawan menyampaikan salam hormat dari Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto untuk Bupati Nabire dan jajaran Forkopimda Papua Tengah.
“Bapak Presiden sudah memberikan atensi khusus pada gempa Nabire. BNPB Pusat akan terus mendampingi hingga pemulihan berjalan dengan baik,” pungkasnya.













