>

Nelayan Napan Krisis Rumpon, Ribuan Warga Kesulitan Melaut

By BusurNabire.id
Sabtu, 13 September 2025 09:14 WIB | 1592 Views
Nelayan Napan Krisis Rumpon, Ribuan Warga Kesulitan Melaut (Foto: Istimewa)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Ribuan nelayan di Distrik Napan, Kabupaten Nabire, kini menghadapi krisis serius akibat tidak tersedianya Rumpon. Sudah hampir lima tahun terakhir, nelayan setempat kesulitan melaut karena rumpon yang menjadi penopang mata pencaharian mereka rusak dan tidak diperbaiki.

Keluhan ini disampaikan Martina Singgamui, perempuan Papua tengah asal Napan, Kabupaten Nabire saat ditemui awak media di Caffe Gez, Oyehe Nabire, Rabu (10/9/2025). Ia mengungkapkan keresahan nelayan dan mendesak pemerintah segera hadir membantu berita tersebut dilansir dari Wipanews.com

“Pemerintah Kabupaten Nabire dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah mohon perhatikan bapak-bapak kami yang sehari-hari melaut di kepulauan. Tolong bikinkan Rumpon untuk menunjang kehidupan mereka,” ujarnya dengan penuh harap.

Menurut Martina, ketiadaan rumpon telah membuat nelayan bekerja tidak maksimal. Bahkan, sebagian warga terpaksa membuat rumpon bambu seadanya, namun hasilnya tidak efektif.

“Sudah lima tahun warga Napan kesulitan melaut. Tanpa rumpon, nelayan hanya berspekulasi saat mencari ikan. Padahal rumpon adalah rumah buatan ikan, yang membuat ikan betah berkumpul sehingga mudah ditangkap,” jelasnya.

Ia menegaskan, Rumpon adalah tumpuan utama kehidupan nelayan Napan. Dari hasil melaut, mereka membiayai sekolah anak-anak, memenuhi kebutuhan keluarga, dan menopang perekonomian sehari-hari.

“Kalau dulu masih ada rumpon, nelayan lebih mudah mencari ikan. Sekarang sudah tidak ada, apalagi cuaca sering berubah-ubah, nelayan makin kesulitan. Kalau cuaca buruk, kami biasanya hanya mengandalkan tangkapan di sekitar rumpon. Tapi sekarang nasib kami benar-benar bergantung pada keberuntungan,” katanya prihatin.

Hingga berita ini diturunkan, upaya awak media menghubungi pihak Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Nabire maupun Provinsi Papua Tengah belum mendapat respons.

Krisis rumpon di Distrik Napan ini menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah agar segera mengambil langkah nyata. Sebab, keberadaan Rumpon bukan sekadar infrastruktur, tetapi nafas hidup ribuan nelayan yang menggantungkan masa depan keluarganya dari hasil laut.

Baca Juga  Kasus Pembunuhan Waroki P21, Kapolres Nabire AKBP Samuel Tatiratu Ungkap Perkembangan Terbaru

Berita Terkait

🇮🇩 **DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81** 🇮🇩 **17 Agustus 2026** Dengan semangat **“Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”**, Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai semangat bersama dalam memperkuat persatuan, membangun daerah, dan mewujudkan Papua Tengah yang semakin maju. Gubernur Papua Tengah **Meki Nawipa, S.H.** bersama Wakil Gubernur Papua Tengah **Deinas Geley, S.Sos., M.Si.** menyampaikan ucapan **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81**. 🇮🇩 **Bersatu dalam keberagaman, bergerak bersama untuk Papua Tengah yang maju dan Indonesia yang semakin kuat.** **Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.** **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! 🇮🇩** #HUTRI81 #DirgahayuRI #IndonesiaMerdeka #PapuaTengah #MekiNawipa #DeinasGeley #IndonesiaBerdaulat #IndonesiaMaju
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup