Haru di Bawah Hujan, Wakil Bupati Burhanuddin Pawennari Apresiasi Paskibraka Nabire

By BusurNabire.id
Minggu, 17 Agustus 2025 11:35 WIB | 263 Views
Wakil Bupati Nabire, H. Burhanuddin Pawennari, yang hadir bersama sang istri HJ Ira Burhanuddin Pawennari , upacara Penurunan Bendera Merah Putih berlangsung penuh khidmat (Foto: Busur Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire |Suasana haru menyelimuti Lapangan Sapta Marga Kodim 1705/Nabire, Papua Tengah, saat upacara penurunan Bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025) sore.

Hujan deras yang mengguyur sejak awal prosesi tidak menyurutkan semangat pasukan Paskibraka, aparat, maupun ribuan masyarakat yang hadir.

Dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Nabire, H. Burhanuddin Pawennari, yang hadir bersama sang istri HJ Ira Burhanuddin Pawennari , upacara berlangsung penuh khidmat. Meski pakaian peserta upacara basah kuyup dan lapangan berubah becek, seluruh rangkaian acara berjalan lancar hingga Sang Saka Merah Putih berhasil diturunkan dengan sempurna.

Usai memimpin upacara, Wakil Bupati Burhanuddin Pawennari menyampaikan rasa syukur dan bangga atas terlaksananya peringatan HUT ke-80 RI di Nabire.

“Kita kembali mengucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena sore ini kita semua masih bisa hadir mengikuti upacara penurunan bendera. Atas nama Pemerintah Kabupaten Nabire, saya menyampaikan Dirgahayu ke-80 Republik Indonesia. Harapan kita semua, negara kita semakin maju dan semakin jaya,” ungkap Burhanuddin penuh haru.

Ia juga menaruh apresiasi mendalam kepada seluruh peserta, panitia, dan terutama Paskibraka yang bertugas.
“Sekalipun diguyur hujan dan lapangan becek, semangat anak-anak Paskibraka luar biasa. Mereka tetap melaksanakan tugas dengan gagah, penuh patriotisme, dan disiplin tinggi. Inilah teladan bagi kita semua, jiwa juang dan cinta tanah air yang patut kita tiru,” tegasnya.

Momen ketika bendera perlahan diturunkan dalam derasnya hujan membuat banyak hadirin menitikkan air mata. Para pelajar anggota Paskibraka berdiri tegap meski tubuh basah kuyup, wajah bercampur air hujan, dan sepatu penuh lumpur. Namun, tak sedikitpun terlihat raut menyerah.

“Semangat mereka luar biasa. Mereka tampil dengan sangat baik dan menarik. Saya rasa ini momen yang akan selalu dikenang, mungkin hanya terjadi di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah,” tambah Wakil Bupati.

Baca Juga  Resmi! 70 CPNS TH K2 Jadi PNS di Papua Tengah, BKPSDM Tegaskan Disiplin Tanpa Kompromi
Haru di Bawah Hujan, Wakil Bupati Burhanuddin Pawennari Apresiasi Paskibraka Nabire (Foto: Busur Nabire)

Burhanuddin Pawennari berharap peringatan HUT RI di Nabire tahun-tahun berikutnya bisa semakin meriah dan mampu menghadirkan antusiasme masyarakat yang lebih besar.
“Semoga ke depan perayaan HUT RI semakin baik, semakin meriah, dan lebih banyak masyarakat yang hadir. Semangat persatuan dan cinta tanah air harus terus kita jaga,” tutupnya.

Penurunan bendera di Nabire bukan hanya prosesi seremonial, tetapi juga menjadi simbol keteguhan bangsa dalam menghadapi tantangan. Hujan deras seakan menguji, namun tidak mampu meruntuhkan semangat patriotisme para generasi muda.

Upacara ini pun meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh masyarakat yang hadir, bahwa semangat nasionalisme Indonesia akan selalu tegak berdiri, meski diterpa badai dan hujan deras sekalipun.

Berita Terkait

WhatsApp Image 2026-04-02 at 13.08.35
Polda Papua Tengah mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H
Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah Beserta Staf dan Jajaran mengucapkan Selamat Hari Raya NYE
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup