NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire |Komandan Kodim 1705/Nabire, Letkol Inf Marudut H. Simbolon, menyampaikan perkembangan terbaru pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Tahun 2025 saat meninjau langsung pembangunan fisik di Kampung Manunggal Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Rabu (23/7/2025).
Dalam keterangannya kepada media, Dandim 1705/Nabire menjelaskan bahwa pelaksanaan TMMD terbagi dalam dua jenis kegiatan: fisik dan non-fisik. Saat ini, progres sasaran fisik menunjukkan capaian signifikan di beberapa titik, sementara kegiatan non-fisik akan segera dimulai.
“Sasaran non-fisik masih 0 persen karena memang akan dilaksanakan setelah upacara pembukaan. Selama empat minggu ke depan, kita akan fokus pada berbagai penyuluhan dan sosialisasi untuk masyarakat,” terang Letkol Marudut.

Dandim merinci capaian pembangunan fisik yang menjadi target TMMD ke-125 sebagai berikut, Pembangunan Gereja: 60%, Pembangunan Rumah Pastori: 18%, Pembangunan Pagar Gereja: 40%, Pembuatan Jembatan: 85%, Pembuatan Gapura Kampung: 15%
Selain itu, program unggulan TMMD yang juga menyentuh aspek ketahanan pangan dan lingkungan hidup terus berjalan

“Manunggal Air Bersih di Dua Masjid: 20% (air sudah keluar, tinggal pemasangan instalasi dan toren), Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH): 0% (tahap pembongkaran, pemasangan rangka dimulai hari ini), Penanaman Jagung (2 hektare): 40% (lahan siap tanam), Penanaman Mangrove (2 hektare / 500 pohon): 40%
Program TMMD ini tidak hanya menjadi bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat, tetapi juga menjadi bukti nyata sinergitas antara TNI dan Pemerintah Daerah dalam mempercepat pembangunan di wilayah terpencil seperti Kampung Manunggal Jaya.
“Kami berkomitmen penuh untuk menuntaskan seluruh sasaran TMMD tepat waktu, dengan kualitas yang bisa dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat,” tegas Letkol Inf Marudut.
Dengan target penyelesaian hingga tanggal 21 Agustus 2025, TMMD ke-125 diharapkan mampu menjadi tonggak pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Papua Tengah, khususnya di wilayah Kabupaten Nabire.













