>

Kepala Suku Besar Meepago, Melkias Keiya, Desak Pemerintah Tindak Tegas Peredaran Miras Usai Kericuhan di Pasar Karang Nabire

By BusurNabire.id
Kamis, 26 Juni 2025 09:44 WIB | 367 Views
Kepala Suku Besar Meepago, Melkias Keiya, Desak Pemerintah Tindak Tegas Peredaran Miras Usai Kericuhan di Pasar Karang Nabire (Foto: Busur Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire: Kepala Suku Besar Meepago, Melkias Keiya, angkat bicara menyusul insiden kericuhan yang terjadi di kawasan Pasar Karang, Kabupaten Nabire, pada Kamis pagi (26/6/2025).

Dalam pernyataan resminya, ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta menegaskan perlunya tindakan tegas terhadap peredaran minuman keras (miras) di wilayah Papua Tengah.

Kepala Suku Besar Meepago, Melkias Keiya, angkat bicara menyusul insiden kericuhan yang terjadi di kawasan Pasar Karang (Foto: Busur Nabire)

“Permasalahan ini menunjukkan kelalaian dari pemerintah daerah yang belum juga menetapkan aturan tegas soal pelarangan minuman keras, baik lokal maupun pabrikan,” tegas Melkias kepada wartawan, Kamis malam.

Melkias Keiya mendorong pemerintah daerah untuk segera menyusun regulasi berbentuk Perdasus atau Perdasi yang secara eksplisit melarang peredaran dan mencabut izin edar miras di Papua Tengah. Menurutnya, tanpa langkah hukum yang jelas, kasus kekerasan dan kericuhan serupa akan terus berulang.

Ia juga menyoroti pentingnya dilakukan investigasi menyeluruh terhadap kios-kios dan pihak-pihak yang diduga menjadi pemasok miras ilegal. Kepala Suku Meepago ini meminta keterlibatan serius dari pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menangani kasus ini.

“Selama ini tidak ada investigasi menyeluruh. Pemerintah harus turun tangan, bersama TNI dan Polri, karena tugas kita bersama adalah mengayomi masyarakat dan menjaga kedamaian,” ujarnya.

Lebih jauh, Melkias menekankan pentingnya peran orang tua, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh pemuda dalam menanggulangi konsumsi miras di kalangan anak-anak muda yang dinilai semakin mengkhawatirkan.

“Anak-anak yang sering konsumsi alkohol itu tanggung jawab kita bersama. Peran orang tua sangat penting. Kalau bukan kita, siapa lagi?” tambahnya.

Seruan dari Kepala Suku Meepago ini diharapkan dapat menjadi pemicu bagi pemerintah dan masyarakat untuk bersatu memberantas peredaran miras demi menjaga keamanan dan masa depan generasi muda Papua Tengah.

Baca Juga  Kapolres Nabire Tegaskan Penyidikan Kasus Pembunuhan Waroki Berjalan Transparan Berbasis Fakta dan Bukti

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup