>

Gagal Transparan? Honorer K2 Nabire Desak Pemerintah Tinjau Seleksi ASN 2025

By BusurNabire.id
Rabu, 21 Mei 2025 05:20 WIB | 714 Views
Puluhan tenaga honorer Kategori 2 (K2) di Kabupaten Nabire mendatangi kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) di Jalan Pepera, Rabu (21/5/2025) (Foto: Irfan)

NEWS.BUSURNABIRE.ID -Nabire: Puluhan tenaga honorer Kategori 2 (K2) di Kabupaten Nabire mendatangi kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) di Jalan Pepera, Rabu (21/5/2025), untuk menyampaikan aspirasi terkait ketidakjelasan hasil seleksi ASN tahap I dan II yang digelar pada tahun sebelumnya.

perwakilan honorer, Piet Nabod Auwae, menyuarakan kekecewaan mereka terhadap proses rekrutmen ASN di Nabire yang dinilai tidak transparan dan cenderung diskriminatif. (Foto: Irfan)

Dalam aksi damai tersebut, perwakilan honorer, Piet Nabod Auwae, menyuarakan kekecewaan mereka terhadap proses rekrutmen ASN di Nabire yang dinilai tidak transparan dan cenderung diskriminatif. Ia menyatakan bahwa banyak tenaga honorer yang telah mengikuti ujian Computer Assisted Test (CAT) sejak tahun lalu, namun hingga kini belum menerima informasi resmi mengenai hasil seleksi.

“Kami mengikuti proses dari awal, namun hasilnya tak kunjung jelas. Ironisnya, kami justru melihat ada penyerapan tenaga kerja lain tanpa pengumuman resmi. Ini mencederai kepercayaan publik terhadap pemerintah,” ujar Piet ke beberapa awak media

Para tenaga honorer K2 juga mempertanyakan keabsahan Surat Keputusan (SK) Nomor 80 yang memuat 57 nama yang dinyatakan diterima, namun sebagian besar dari nama-nama tersebut tidak dikenal di kalangan komunitas honorer yang telah lama mengabdi.

“Ada nama-nama yang bukan dari kalangan honorer yang kami kenal. Ini menimbulkan dugaan praktik penyimpangan dalam seleksi. Sistem rekrutmen berbasis digital seharusnya transparan. Tapi realitanya berbeda. Kami minta BKN Jayapura turun menjelaskan,” tegasnya.

Selain mempertanyakan proses seleksi ASN Nabire, para peserta aksi juga menyoroti alasan efisiensi anggaran yang dinilai tidak relevan. Menurut mereka, alasan tersebut digunakan untuk mengabaikan hak tenaga honorer yang telah puluhan tahun bekerja tanpa status kepegawaian yang jelas.

Puluhan tenaga honorer Kategori 2 (K2) di Kabupaten Nabire mendatangi kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) di Jalan Pepera (Foto: Irfan)

Piet dan rekan-rekannya mendesak agar pemerintah pusat, termasuk Presiden RI dan Gubernur Papua, segera menanggapi aspirasi ini. Mereka juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan BKN Pusat untuk melakukan audit terhadap proses rekrutmen ASN di Papua Tengah, khususnya di Nabire.

Baca Juga  Wakapolres Nabire Hadiri Khidmatnya Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81

“Jika sampai Oktober 2025 tidak ada penyelesaian, maka masyarakat bisa mengambil sikapnya sendiri. Kami ingin solusi, bukan janji,” tambahnya.

Hingga berita ini dirilis, belum ada tanggapan resmi dari pihak BKPSDM Nabire maupun BKN Jayapura. Aksi ini menjadi pengingat serius bahwa reformasi birokrasi dan keadilan bagi tenaga honorer harus dijalankan dengan penuh integritas dan tanggung jawab.

Berita Terkait

🇮🇩 **DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81** 🇮🇩 **17 Agustus 2026** Dengan semangat **“Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”**, Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai semangat bersama dalam memperkuat persatuan, membangun daerah, dan mewujudkan Papua Tengah yang semakin maju. Gubernur Papua Tengah **Meki Nawipa, S.H.** bersama Wakil Gubernur Papua Tengah **Deinas Geley, S.Sos., M.Si.** menyampaikan ucapan **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81**. 🇮🇩 **Bersatu dalam keberagaman, bergerak bersama untuk Papua Tengah yang maju dan Indonesia yang semakin kuat.** **Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.** **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! 🇮🇩** #HUTRI81 #DirgahayuRI #IndonesiaMerdeka #PapuaTengah #MekiNawipa #DeinasGeley #IndonesiaBerdaulat #IndonesiaMaju
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup