>

Tagar #SavePakSuharhoyo Menggema di Youtube

By BusurNabire.id
Jumat, 21 Januari 2022 06:12 WIB | 202 Views

News.Busurnabire.id _Poso – Seruan berisi harapan agar Kepala Sekolah Menengah Negeri 3 Poso, Sulawesi Tengah, digaungkan oleh banyak pihak di Ibukota Kabupaten Poso. Hal itu terlihat dari viralnya tagar #SavePakSuharyono sejak 3 hari lalu. Hal itu disampaikan oleh salah satu guru di sebuah SMAN di kota ini.

“Sejak beberapa hari ini ramai warga Poso menyerukan agar Pak Suharyono segera diberikan keadilan dan dibebaskan dari tahanan. Dalam dua hari ini saja sudah ribuan warga yang menonton video terkait kasus yang menjerat Kepala SMAN 3 Poso yang mengalami kriminalisasi oleh oknum Kejaksaan Negeri Poso,” ujar narasumber yang minta namanya tidak dipublikasikan melalui sambungan komunikasi WhatsApp-nya, Kamis, 20 Januari 2022 kepada redaksi media ini.

Fakta terkait hal tersebut juga dapat dilihat dari ratusan komentar yang dibubuhkan penonton video yang diunggah oleh akun Youtube @CREDO OF PAKULI [1] yang menayangkan curhatan Ibu Nurhayati, istri Suharyono. “Video yang diungguh pada 17 Januari lalu ini sudah mendapat lebih dari 3500 views, 500-an like, dan 250-an komentar. Semua komentar bernada simpati dan harapan agar keadilan segera diberikan kepada guru Suharyono yang baik hati itu,” ujar Drs. Sumijo Toripalu, salah satu guru di SMAN 2 Poso yang selama ini bersimpati atas permasalahan yang dihadapi koleganya dari SMAN 3 itu.

Para pemberi komentar cukup bervariasi, yang terbanyak adalah dari para alumni dan siswa SMAN 3 Poso. Mereka sangat kehilangan seorang guru yang dinilai penyayang, bijaksana dan tiak pernah marah. Mereka merindukan kembalinya guru yang sekaligus menjadi orang tua mereka di sekolah.

“Kalau ada kegiatan OSIS, Bapak (Suharyono – red) ini selalu datang lihat kami di sekolah, kalau mengajar sangat halus, tidak pernah marah, juga sangat sayang,” komentar Henny Ningrum salah satu siswa SMAN 3 Poso.

Baca Juga  PN Nabire Eksekusi Lahan Hasil Lelang Berlangsung Aman Meski Diwarnai Penolakan Pihak Terkait

Salah satu warga mempertanyakan aparat hukum yang tidak jeli melihat persoalan dan terkesan tebang pilih dalam mempersoalkan kasus pungutan uang sekolah yang disangkakan kepada Suharyono. “Pungutan dana pendidikan itu terjadi di semua sekolah SMA/SMK di Sulteng karena ada payung hukum Pergub 10/2017, pertanyaannya kenapa hanya Kepsek SMA 3 Poso saja yang diproses?” tulis pemilik akun Donasi Channel mengomentari video tersebut.

Sebuah komentar yang cukup panjang dari salah satu netizen menarik untuk disimak. Selain mempertanyakan tentang proses hukum yang tebang pilih, dia juga menyinggung soal kepatuhan keluarga guru korban kriminalisasi itu terhadap hukum yang sedang berjalan.

“Ibu (Nurhayati, istri Suharyono – red) ini akan menempuh upaya PK bersama pengacaranya. Hal yang menarik adalah berarti ibu ini menghormati putusan MA namun tidak setuju dengan putusannya. Apakah mengerti? Hal itu karena ada 2 kasus yang objeknya sama akan tetapi putusan berbeda. Banyak sekolah pungut (uang – red) komite, kenapa hanya suami dari ibu ini saja yang diproses?” tulis akun Cyndie Cici mempertanyakan proses penegakkan hukum yang aneh itu.

Sementara itu, para guru SMAN 3 Poso terlihat cukup tegar dan tetap bersemangat membela dan memperjuangkan nasib pimpinan sekolah mereka. “Kami sebagai guru SMAN 3 tetap berjuang untuk Pak Suharyono, sekolah sangat bagus karena dukungan orang tua, ada payung hukumnya, juga ada 2 kasus (yang sama – red), kenapa yang satu bebas dan yang lain tidak bebas?” tulis Hendro Firgiawan, salah satu guru SMN 3 Poso, yang dibenarkan oleh guru lainnya, Dra. Mariani.

Mutia Reza, salah saru siswa kelas 12 SMAN 3 Poso dengan penuh harap menulis semoga Kepala Sekolah mereka diberikan jalan terbaik dalam menyelesaikan masalah yang dihadapinya. “Semoga diberikan jalan yang terbaik dan kemudahan bagi bapak guru kita. Dari kami, siswa kelas 12 Smantig Poso,” tulis Mutia Reza. (RUMBI/Red)

Baca Juga  Polres Nabire Amankan 53 Pelajar, Delapan Terduga Pengibar Bintang Kejora Masih Diperiksa Polisi

#SavePakSuharyono
#StopKriminalisasiGuru

Catatan:

[1] Miris..!! Seorang Kepala Sekolah Di Poso Mengalami Kriminalisasi; https://youtu.be/_rnhiO60q5A

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup