NEWS.BUSURNABIRE.ID – NABIRE, PAPUA TENGAH – Pemerintah Pusat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat Papua melalui penyaluran bantuan ternak babi kepada Piter Hubi, Kepala Suku Nayak/Jayawijaya di Kabupaten Nabire, Papua Tengah.
Bantuan berupa empat ekor anakan babi tersebut disalurkan pada Senin (19/10/2026), sekitar pukul 16.00 WIT, di Kampung Sanoba, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire.

Program bantuan peternakan babi ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha masyarakat adat, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta membuka peluang pendapatan berkelanjutan bagi masyarakat Papua Tengah.
Piter Hubi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto, atas perhatian yang diberikan terhadap pengembangan usaha peternakan masyarakat di Kabupaten Nabire.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan kelanjutan dari dukungan pemerintah pada bulan sebelumnya berupa perluasan kandang peternakan dan pemberian dua ekor indukan babi.

Dengan tambahan empat ekor anakan babi, Piter berharap kapasitas peternakan miliknya semakin meningkat sekaligus mengoptimalkan penggunaan kandang yang masih tersedia.
Bantuan tersebut dinilai menjadi dorongan penting bagi pengembangan usaha peternakan sebagai salah satu sumber penghasilan masyarakat adat di Nabire.
Piter menjelaskan bahwa usaha peternakan babi yang selama ini dikelolanya mulai memperlihatkan perkembangan positif.
Sejumlah ternak telah berkembang biak, bahkan sebagian telah dibagikan kepada masyarakat sekitar agar dapat dipelihara dan dikembangkan secara mandiri.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas manfaat bantuan pemerintah sehingga tidak hanya dirasakan oleh penerima utama, tetapi juga memberikan peluang ekonomi kepada keluarga lain.

Melalui pengembangan peternakan secara berkelanjutan, Piter berharap masyarakat Suku Nayak/Jayawijaya mampu membangun usaha produktif, meningkatkan pendapatan keluarga, dan mengurangi ketergantungan terhadap bantuan pemerintah.
Ia juga mengajak masyarakat untuk melihat langsung manfaat dukungan Pemerintah Pusat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.
Menjelang perayaan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027, Piter Hubi melihat adanya peluang ekonomi dari usaha peternakan babi di Kabupaten Nabire.
Ia memperkirakan kebutuhan ternak babi akan meningkat seiring tradisi perayaan keagamaan, kegiatan keluarga, dan berbagai acara masyarakat.
Peningkatan permintaan tersebut berpotensi memengaruhi harga jual ternak di pasaran dan membuka peluang tambahan pendapatan bagi para peternak lokal.
Karena itu, Piter berencana meningkatkan perawatan serta pengelolaan ternak agar dapat dipasarkan pada waktu yang tepat dengan nilai jual yang menguntungkan.

Pengembangan usaha peternakan ini juga diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi keluarga di Papua Tengah.
Selain fokus mengembangkan usaha peternakan, Piter Hubi menegaskan komitmennya untuk mendukung berbagai Program Strategis Nasional (PSN) yang dijalankan pemerintah.
Ia menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan pemerintah dalam mendorong keterlibatan masyarakat Papua pada program pembangunan, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG).
Piter juga mendukung optimalisasi program Koperasi Desa Merah Putih dan Koperasi Nelayan Merah Putih sebagai upaya memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat kampung.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat adat dalam program pembangunan menjadi faktor penting untuk memastikan manfaat kebijakan pemerintah dapat dirasakan langsung oleh warga, khususnya petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil.
Ia berharap pelaksanaan berbagai program tersebut mampu memperluas kesempatan usaha, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat perekonomian lokal di Kabupaten Nabire.
Penyaluran bantuan empat ekor anakan babi kepada Piter Hubi menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha produktif masyarakat adat di Papua Tengah.
Melalui bantuan berkelanjutan, usaha peternakan diharapkan dapat berkembang menjadi sumber ekonomi yang memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat.
Selain itu, keterlibatan tokoh adat dalam mendukung program pemerintah dinilai penting untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
Piter Hubi, sebagai Kepala Suku Nayak/Jayawijaya, diharapkan terus berperan dalam memperkuat persatuan masyarakat, mendukung pemberdayaan ekonomi, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dengan sinergi antara Pemerintah Pusat, tokoh adat, dan masyarakat, pengembangan usaha peternakan babi diharapkan dapat berkontribusi terhadap terwujudnya Kabupaten Nabire yang mandiri secara ekonomi, aman, kondusif, dan sejahtera.













