NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire PAPUA TENGAH – Semangat juang, keberanian, dan tekad untuk mengharumkan nama daerah menjadi pesan utama dalam pelepasan atlet Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Papua Tengah yang akan berlaga pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju di Jakarta

Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Tengah, Sekretaris KONI Papua Tengah, Yeki Tobay, memberikan pesan motivasi dan dukungan moral kepada para atlet yang bersiap menghadapi persaingan di tingkat nasional Sabtu 17/10/2026
Dalam pesan pelepasannya, Yeki Tobay menegaskan bahwa para petinju Papua Tengah bukan sekadar berangkat untuk mengikuti pertandingan, tetapi membawa harapan, kehormatan, dan kebanggaan seluruh masyarakat Papua Tengah.
“Ring tinju bukan sekadar tempat menguji kekuatan fisik, tetapi merupakan panggung pembuktian mental, disiplin, dan kehormatan. Bertandinglah dengan kepala tegak, pukul dengan keyakinan, dan pulanglah dengan membawa kebanggaan bagi daerah kita,” pesan Yeki Tobay.
Menurutnya, menjadi seorang juara tidak hanya ditentukan oleh kekuatan pukulan, tetapi juga oleh kedisiplinan dalam berlatih, ketahanan mental, kemampuan menyusun strategi, serta semangat pantang menyerah ketika menghadapi tantangan.
Ia mengingatkan para atlet bahwa setiap tetes keringat selama menjalani latihan merupakan bagian dari perjuangan panjang menuju prestasi.
“Seorang juara sejati tidak dilahirkan dari kemudahan, melainkan dari ribuan keringat di sesi latihan dan ketangguhan untuk bangkit setelah jatuh. Hari ini, saatnya kalian menunjukkan hasil kerja keras itu di atas ring Kejurnas!” tegasnya penuh semangat.
Junjung Tinggi Sportivitas dan Kehormatan Papua Tengah
Yeki Tobay juga berpesan agar seluruh atlet tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, menjaga disiplin, serta menunjukkan sikap terpuji selama mengikuti kejuaraan.
Baginya, kemenangan sejati bukan hanya tentang meraih medali emas atau mengalahkan lawan, melainkan juga tentang bagaimana seorang atlet mampu menjaga kehormatan dirinya, tim, dan daerah yang diwakilinya.
“Ingatlah, kemenangan yang terhormat diraih melalui kerja keras, strategi yang matang, dan menjunjung tinggi sportivitas. Jadilah petinju yang ditakuti karena kualitas pukulannya, dan dihormati karena keluhuran budi pekertinya di luar ring,” ungkapnya.
Ia menekankan bahwa atlet tinju Papua Tengah harus mampu memperlihatkan karakter petarung sejati, yakni berani menghadapi tantangan, tetap rendah hati dalam kemenangan, dan tidak kehilangan semangat ketika menghadapi kekalahan.
Lebih lanjut, Yeki Tobay menyampaikan bahwa keikutsertaan para atlet dalam Kejurnas merupakan kesempatan penting untuk menunjukkan potensi dan kualitas olahraga tinju Papua Tengah di tingkat nasional.
Ia berharap seluruh atlet bertanding dengan rasa percaya diri, tanpa merasa gentar menghadapi lawan dari provinsi mana pun.
“Kalian membawa nama besar daerah kita di dada kalian. Jangan pernah gentar menghadapi lawan siapa pun, karena di dalam sudut ring, keberanian adalah perisai terkuat kalian,” katanya.

Dengan penuh semangat, ia juga menyampaikan bahwa perjuangan para atlet tidak pernah berjalan sendiri. Ada doa, harapan, dan dukungan masyarakat Papua Tengah yang menyertai setiap langkah mereka.
“Setiap pukulan yang kalian lepaskan adalah harapan kami. Setiap langkah kaki kalian di atas matras adalah doa dari seluruh masyarakat yang mengantar kalian. Berjuanglah tanpa rasa takut!” lanjutnya.
Melalui pesan motivasi tersebut, Yeki Tobay menegaskan pentingnya membangun semangat juang dan mental juara bagi atlet-atlet muda Papua Tengah.
Keikutsertaan dalam Kejurnas diharapkan menjadi momentum untuk menambah pengalaman bertanding, mengukur kemampuan, meningkatkan kualitas atlet, sekaligus membuka jalan menuju prestasi yang lebih tinggi.
Para atlet juga diharapkan dapat menjadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk belajar, berkembang, dan membuktikan bahwa Papua Tengah memiliki generasi petinju yang tangguh, disiplin, dan berpotensi bersaing di tingkat nasional.
Yeki Tobay berharap keberangkatan kontingen PERTINA Papua Tengah dapat memberikan inspirasi bagi generasi muda di seluruh wilayah Papua Tengah untuk terus mengembangkan bakat di bidang olahraga.

Menutup pesan pelepasannya, Yeki Tobay mengajak seluruh atlet, pelatih, dan ofisial untuk menjaga kekompakan, saling memberikan dukungan, dan mengutamakan keselamatan selama mengikuti kejuaraan.
Ia berharap para petinju Papua Tengah mampu memberikan penampilan terbaik, mempersembahkan prestasi, serta mengangkat nama Papua Tengah di panggung olahraga nasional.
“Berangkatlah dengan keyakinan, bertandinglah dengan keberanian, dan pulanglah dengan kepala tegak. Menang atau kalah adalah bagian dari pertandingan, tetapi semangat juang, kehormatan, dan kecintaan kepada Papua Tengah harus selalu menjadi kemenangan yang tidak pernah hilang,” demikian pesan motivasi yang disampaikan dalam semangat pelepasan atlet.

Pelepasan atlet PERTINA menuju Kejurnas ini menjadi simbol harapan agar olahraga tinju Papua Tengah terus berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membawa kebanggaan bagi daerah dan masyarakat.
Dari Tanah Papua Tengah, semangat para petarung terus menyala. Dengan doa masyarakat, kerja keras, dan tekad yang kuat, para atlet siap berjuang membawa Merah Putih dan nama Papua Tengah menuju prestasi yang membanggakan. (**)
PAPUA TENGAH BISA! PAPUA TENGAH JUARA!













