NEWS.BUSURNABIRE.ID -NABIRE, PAPUA TENGAH — Kepolisian Resor (Polres) Nabire tengah melakukan penyelidikan terkait meninggalnya seorang pria berinisial MT (58) yang ditemukan tidak bernyawa di sebuah warung makan yang berada di kawasan Jalan Kalibobo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Selasa (1/9/2026).
Peristiwa tersebut diketahui setelah Polres Nabire menerima laporan masyarakat terkait adanya penemuan mayat. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Satreskrim Polres Nabire, unit identifikasi, serta piket Reskrim langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal.

Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.IK., M.H., CPHR, melalui Kasat Reskrim Polres Nabire IPTU Bogi Transtanto Tunya, S.H., menyampaikan bahwa kasus tersebut masih dalam proses pendalaman oleh penyidik.
Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun kepolisian, kejadian bermula pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 10.30 WIT di sebuah warung makan yang berada di dalam pekarangan Cafe Star, Jalan Kalibobo, Distrik Nabire.

Saat itu, korban yang diketahui bernama MT, seorang pria berusia 58 tahun yang berprofesi sebagai PNS, datang ke lokasi tersebut bersama anak angkatnya.
Setibanya di warung, korban kemudian memesan teh hangat kepada orang yang berada di dalam warung. Setelah itu, korban sempat berbincang dan menanyakan kepada salah satu perempuan yang berada di lokasi apakah bisa memberikan layanan tertentu.
Dari keterangan awal saksi, perempuan tersebut menyampaikan bahwa layanan tersebut memiliki tarif sebesar Rp300 ribu. Namun korban menyampaikan keberatan karena menurutnya tarif tersebut cukup mahal.
Setelah percakapan tersebut, korban kemudian meninggalkan lokasi warung. Tidak lama kemudian, korban kembali datang dan menyampaikan bahwa dirinya hanya memiliki uang sebesar Rp250 ribu serta menanyakan apakah bisa dengan nominal tersebut.
Setelah terjadi kesepakatan, korban kemudian bersama perempuan tersebut masuk ke sebuah kamar yang berada di dalam area warung.

Menurut keterangan sementara saksi kepada penyidik, saat berada di dalam kamar korban kemudian mengalami kondisi tidak wajar hingga mengalami kejang-kejang. Tidak lama berselang, korban diketahui sudah tidak sadarkan diri.
Melihat kondisi tersebut, saksi kemudian mengetahui korban telah meninggal dunia. Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada pihak terkait hingga akhirnya petugas kepolisian datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, serta membawa jenazah korban ke ruang jenazah untuk pemeriksaan medis.
Dari hasil visum luar sementara oleh dokter, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, pihak kepolisian menyatakan bahwa penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam proses penyelidikan, polisi telah meminta keterangan dari beberapa saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Saksi-saksi tersebut masih menjalani pemeriksaan guna mengetahui rangkaian kejadian secara lengkap.
Polres Nabire mengimbau masyarakat untuk tidak membuat kesimpulan sebelum adanya hasil resmi penyelidikan, mengingat kasus tersebut masih dalam tahap pendalaman.













