NEWS.BUSURNABIRE.ID – NABIRE, PAPUA TENGAH — Kabar baik datang setelah lima orang yang sempat hilang kontak saat melakukan perjalanan laut dari Serui menuju Waropen akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat.
Kelima orang tersebut sebelumnya dilaporkan hilang kontak sejak Minggu, 23 Agustus 2026. Mereka ditemukan oleh KM Masirei pada Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 06.30 WIT.
Saat ditemukan, kelima orang tersebut masih berada di dalam perahu motor yang mereka gunakan untuk berlayar. Lokasi penemuan berada di perairan belakang Pulau Moor, Kabupaten Nabire.

Setelah ditemukan, mereka langsung dievakuasi menuju Pelabuhan Samabusa, Nabire. Dari pelabuhan, kelima orang tersebut kemudian dibawa ke Mapolres Nabire untuk memastikan kondisi kesehatan sekaligus mengetahui kronologi perjalanan mereka.
Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR Didampingi Kasie Propam IPDA Anis Karim mengatakan, kelima orang tersebut terdiri dari tiga anggota Polres Waropen dan dua warga sipil.
Tiga anggota Polres Waropen tersebut adalah Bripda Lamek Abon, Bripda Farel Raunsai, dan Bripda Melfin Maniani.
Sementara dua warga sipil yang ikut dalam perjalanan tersebut yakni Amsal Yowei, yang bertugas sebagai motoris atau pengemudi perahu, serta Malfin Yowei.

Setibanya di Mapolres Nabire, kelimanya langsung menjalani pemeriksaan kesehatan. Mereka juga dimintai keterangan awal mengenai kejadian yang menyebabkan perjalanan mereka terhambat hingga beberapa hari tidak dapat dihubungi.
“Setelah dari Pelabuhan Samabusa, diantarkan rekan-rekan ke Polres Nabire, lanjut dicek kesehatan dan dimintai keterangan awal. Semuanya sudah memberikan keterangan,” kata Tatiratu.
Menurut Kapolres Nabire, kondisi kelima orang tersebut secara umum selamat dan tidak mengalami masalah serius. Namun, mereka terlihat kelelahan karena beberapa hari berada di laut.
Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan perjalanan yang menghadapi cuaca kurang bersahabat serta jarak pandang yang terbatas.
Untuk memastikan mereka dapat memulihkan kondisi tubuh, Polres Nabire kemudian menyiapkan tempat penginapan agar kelimanya dapat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.
Setelah kondisi mereka memungkinkan, kelima orang tersebut direncanakan kembali ke daerah asal. Mereka dijadwalkan berangkat dari Nabire menuju Serui menggunakan KM Gunung Dempo pada Minggu (30/8/2026).
Setelah tiba di Serui, perjalanan akan dilanjutkan menuju Waropen.
Sementara itu, perahu motor yang digunakan kelima korban saat ditemukan kini masih diamankan oleh pihak keluarga.
Polres Nabire juga masih berkoordinasi dengan pihak KPPP Laut untuk membahas kemungkinan membawa perahu tersebut dari Nabire menuju Serui.
Kapolres Nabire menegaskan bahwa hal terpenting setelah kelima orang tersebut ditemukan adalah memastikan mereka dalam kondisi aman dan mendapatkan waktu yang cukup untuk beristirahat.
Polres Nabire juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar proses pemulangan mereka ke Serui dan selanjutnya menuju Waropen dapat berjalan dengan baik.
“Puji Tuhan, alhamdulillah sekali lagi mereka mungkin keadaan letih, tapi mereka seluruhnya selamat,” ujar Tatiratu.
Penemuan kelima orang tersebut akhirnya mengakhiri kekhawatiran keluarga setelah beberapa hari mereka tidak dapat dihubungi selama perjalanan laut dari Serui menuju Waropen.













