>

MUI Nabire Imbau Umat Islam Gelar Shalat Istisqa Hadapi Kemarau Panjang dan Krisis Air

By BusurNabire.id
Kamis, 20 Agustus 2026 07:41 WIB | 8 Views
MUI Nabire Imbau Umat Islam Gelar Shalat Istisqa Hadapi Kemarau Panjang dan Krisis Air Foto: BusurNabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire : PAPUA TENGAH — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Nabire mengeluarkan imbauan kepada seluruh umat Islam di Kabupaten Nabire untuk melaksanakan Shalat Istisqa’, memperbanyak doa dan istighfar sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah kondisi kemarau berkepanjangan dan minimnya curah hujan.

Imbauan tersebut tertuang dalam surat resmi MUI Kabupaten Nabire Nomor 107/MUI-NBR/VIII/2026 tertanggal 20 Agustus 2026, dengan perihal Himbauan Untuk Shalat Istisqa’.

Surat itu ditujukan kepada para ulama, kyai, ustaz dan ustazah, imam serta pengurus masjid dan musala, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, kepala distrik, lurah atau kepala kampung, tokoh masyarakat Muslim, hingga seluruh umat Islam di Kabupaten Nabire.

MUI Nabire Imbau Umat Islam Gelar Shalat Istisqa Hadapi Kemarau Panjang dan Krisis Air Foto: BusurNabire)

Surat imbauan tersebut ditandatangani oleh Ketua MUI Kabupaten Nabire K.H. Rohimin Abdurrahman, S.Pd., bersama Sekretaris Muhammad Syarif, S.S., S.Pd.

Dalam imbauannya, MUI Kabupaten Nabire menyampaikan bahwa kondisi kemarau yang berlangsung dalam beberapa bulan terakhir mulai berdampak terhadap ketersediaan air bagi masyarakat.

Keterbatasan air tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga berpotensi memengaruhi sektor pertanian, peternakan, lingkungan serta berbagai aktivitas masyarakat lainnya.

Atas kondisi tersebut, MUI mengajak umat Islam untuk meningkatkan ikhtiar lahir dan batin. Doa, istighfar, sedekah, amal kebajikan serta perbaikan hubungan sosial diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam menghadapi kondisi kekeringan.

Salah satu ikhtiar yang ditekankan adalah melaksanakan Shalat Istisqa’, yakni salat yang dilakukan sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar menurunkan hujan.

MUI Kabupaten Nabire mengimbau agar Shalat Istisqa’ dapat dilaksanakan secara berjamaah di masjid, lapangan terbuka maupun tempat lain yang ditentukan oleh pengurus masjid atau lembaga keagamaan Islam.

MUI Nabire Imbau Umat Islam Gelar Shalat Istisqa Hadapi Kemarau Panjang dan Krisis Air Foto: BusurNabire)

Para imam, khatib, ustaz, pengurus masjid dan pimpinan organisasi Islam juga diminta berperan aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai tuntunan Shalat Istisqa’, sekaligus mengajak umat memperbanyak doa dan istighfar.

Baca Juga  John Gobay Bongkar Hasil Pertemuan Satgas PKH, DPR Papua Tengah Siapkan Langkah Tegas

Pelaksanaan ibadah tersebut diharapkan berlangsung dengan penuh kekhusyukan, kerendahan hati dan kesungguhan, serta diiringi dengan memperbanyak istighfar, doa, sedekah dan amal saleh.

MUI juga mengajak umat menjadikan kondisi kemarau sebagai momentum muhasabah dan memperbaiki diri, meningkatkan ketakwaan, memperkuat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

Selain memperkuat doa dan ibadah, MUI Kabupaten Nabire menegaskan pentingnya ikhtiar nyata dalam menghadapi kemarau.

Masyarakat diimbau untuk menghemat penggunaan air, menjaga sumber-sumber air, tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak lingkungan serta membantu warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

Pengurus masjid dan lembaga Islam di setiap wilayah juga diharapkan berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemerintah setempat dalam menentukan waktu serta lokasi pelaksanaan Shalat Istisqa’.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat diminta tetap memperhatikan ketertiban, keamanan, kebersihan dan kenyamanan bersama agar kegiatan berlangsung secara tertib dan khidmat.

MUI Kabupaten Nabire turut mengajak umat Islam memperbanyak istighfar, zikir, doa, sedekah dan berbagai amal saleh, baik secara pribadi maupun bersama-sama.

Momentum Shalat Istisqa’ diharapkan tidak hanya menjadi sarana memohon turunnya hujan, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan ketakwaan, mempererat persaudaraan, memperkuat solidaritas sosial serta membantu masyarakat yang terdampak kemarau.

MUI Nabire Imbau Umat Islam Gelar Shalat Istisqa Hadapi Kemarau Panjang dan Krisis Air Foto: BusurNabire)

Dalam surat tersebut, MUI Kabupaten Nabire juga mengutip Al-Qur’an Surah Nuh ayat 10–11, yang mengingatkan umat untuk memohon ampun kepada Allah SWT dan menjelaskan tentang turunnya hujan sebagai bentuk rahmat-Nya.

Ketua MUI Kabupaten Nabire K.H. Rohimin Abdurrahman, S.Pd. dan Sekretaris Muhammad Syarif, S.S., S.Pd., melalui imbauan tersebut mengajak seluruh umat Islam untuk bersatu dalam doa dan ikhtiar menghadapi kemarau.

MUI berharap masyarakat tetap menjaga persaudaraan, membantu warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air serta bersama-sama menjaga lingkungan dan sumber-sumber air yang masih tersedia.

Baca Juga  Pemprov Papua Tengah Dorong Koperasi Simpan Pinjam Lebih Legal, Profesional, dan Berdampak

MUI Kabupaten Nabire juga berharap Allah SWT mengabulkan doa dan ikhtiar seluruh masyarakat serta segera menurunkan hujan yang cukup, bermanfaat, membawa keberkahan dan keselamatan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Nabire.

Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

Berita Terkait

🇮🇩 **DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81** 🇮🇩 **17 Agustus 2026** Dengan semangat **“Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”**, Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai semangat bersama dalam memperkuat persatuan, membangun daerah, dan mewujudkan Papua Tengah yang semakin maju. Gubernur Papua Tengah **Meki Nawipa, S.H.** bersama Wakil Gubernur Papua Tengah **Deinas Geley, S.Sos., M.Si.** menyampaikan ucapan **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81**. 🇮🇩 **Bersatu dalam keberagaman, bergerak bersama untuk Papua Tengah yang maju dan Indonesia yang semakin kuat.** **Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.** **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! 🇮🇩** #HUTRI81 #DirgahayuRI #IndonesiaMerdeka #PapuaTengah #MekiNawipa #DeinasGeley #IndonesiaBerdaulat #IndonesiaMaju
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup