Marten Ukago Dorong Sinergi MUI, Pemerintah, dan Tokoh Agama Bangun Papua Tengah Damai

By BusurNabire.id
Minggu, 9 November 2025 08:44 WIB | 108 Views
Marten Ukago Dorong Sinergi MUI (Foto: Busur Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – NABIRE | Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam menjaga kerukunan, membangun kehidupan beragama yang damai, serta memperkuat karakter moral masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan oleh Staf Ahli III Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Marten Ukago, SE., M.Si, yang hadir mewakili Gubernur Papua Tengah, Meki Frits Nawipa, SH, dalam acara Pelantikan Pengurus MUI Papua Tengah Periode 2025–2030 yang berlangsung di Nabire, Sabtu (9/11/2025).

Acara yang digelar di Gedung Islamic Center Masjid Agung Al-Falah tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh para ulama, tokoh agama, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta unsur TNI dan Polri. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi simbol pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas, kerukunan, dan pembangunan Papua Tengah.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Wasekjen MUI Pusat, Drs. Abdul Manan Ghani, MM, yang disertai pembacaan Surat Keputusan Kepengurusan MUI Papua Tengah Masa Khidmat 2025–2030. Dalam struktur kepengurusan tersebut, KH Muchammad Rofik resmi menjabat sebagai Ketua Umum MUI Papua Tengah.

Selain Marten Ukago, kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawennari, Waka Polda Papua Tengah Kombes Pol Muhajir, S.I.K., M.H, perwakilan Korem 173/PVB, Kodim 1705/Nabire, Kopasgat Nabire, dan Polres Nabire. Hadirnya unsur pemerintah dan keamanan menunjukkan bahwa MUI dipandang sebagai mitra strategis dalam kehidupan sosial dan pemerintahan daerah.

Mengawali sambutan, Marten Ukago mengajak seluruh hadirin untuk menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena kegiatan pelantikan dapat terlaksana dengan baik, penuh kedamaian, dan kebersamaan.

Marten Ukago Dorong Sinergi MUI, Pemerintah, dan Tokoh Agama Bangun Papua Tengah Damai (Foto: Busur Nabire)

“Pertama-tama, mari kita panjatkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena dengan limpahan rahmat dan karunia-Nya kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat untuk mengikuti pelantikan Pengurus MUI Papua Tengah Periode 2025–2030.”

Baca Juga  Aksi Menginspirasi! TCN dan KNH Berbagi Takjil Ramadhan untuk Warga Nabire

Dalam sambutan yang ia bacakan, Gubernur Meki F. Nawipa memberikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus MUI yang baru saja dilantik.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah, saya menyampaikan selamat kepada pengurus Majelis Ulama Indonesia periode 2025–2030 yang baru saja dilantik. Semoga pelantikan ini memberikan nilai tambah bagi kemajuan umat Islam di Papua Tengah serta mempererat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat kita.”

Menurut Marten Ukago, pelantikan bukan hanya seremonial, tetapi peneguhan amanah dan tanggung jawab kebangsaan.

Dalam sambutan tersebut, Gubernur melalui Marten Ukago menegaskan bahwa MUI memiliki posisi penting dalam kehidupan beragama dan kebangsaan di Indonesia, termasuk Papua Tengah.

“MUI bukan hanya wadah musyawarah para ulama dan cendekiawan, tetapi juga penuntun moral umat, penyejuk hati masyarakat, dan mitra pemerintah dalam mewujudkan kehidupan sosial yang harmonis, damai, dan berkeadilan.”

Lebih dari itu, MUI diharapkan berperan dalam memperkuat tiga dimensi ukhuwah:

  1. Ukhuwah Islamiyah – persaudaraan sesama umat Islam
  2. Ukhuwah Wathaniyah – persaudaraan sesama anak bangsa
  3. Ukhuwah Insaniyah – persaudaraan sesama manusia tanpa sekat agama dan budaya

Marten Ukago menekankan bahwa Islam harus hadir dengan wajah yang menyejukkan.

“Melalui peran para ulama, kita berharap Islam senantiasa hadir sebagai rahmatan lil ‘alamin, membawa kedamaian, toleransi, dan kesejukan bagi seluruh masyarakat.”

Pesan ini sangat relevan bagi Papua Tengah sebagai provinsi baru dengan keragaman etnis, kultur, dan agama yang tinggi. MUI memiliki peran penting untuk memastikan keragaman tersebut menjadi kekuatan, bukan pemisah.

Gubernur melalui Marten Ukago juga menyampaikan bahwa tugas pengurus MUI tidak ringan. Di era keterbukaan informasi, disrupsi digital, dan perubahan sosial yang cepat, banyak tantangan baru yang membutuhkan kebijaksanaan ulama.

Baca Juga  Pertamina Ungkap Modus Truk Tangki Ganda Saat Sidak BBM Subsidi di Nabire

“Arus informasi yang begitu cepat membawa dampak positif dan negatif. Di satu sisi, memudahkan penyebaran pengetahuan dan dakwah. Namun di sisi lain, dapat membuka ruang masuknya paham-paham yang bertentangan dengan ajaran agama, radikalisme, ujaran kebencian, dan perpecahan sosial.”

Karena itu, ulama perlu:

  • Hadir sebagai penyejuk, bukan pemecah
  • Menjadi penuntun, bukan sekadar pengingat
  • Mengutamakan hikmah, bukan emosi
  • Menguatkan kajian keagamaan, bukan opini semata

Dalam sambutannya, Marten Ukago juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Tengah berkomitmen kuat bekerja bersama MUI, tokoh agama, dan aparat keamanan untuk menjaga keutuhan wilayah dan harmoni sosial.

“Kami percaya, kolaborasi antara ulama, tokoh masyarakat, dan pemerintah sangatlah penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh toleransi.”

Ia menekankan bahwa pembangunan tidak hanya soal fisik, tetapi juga mental dan moral masyarakat.

“Pemerintah akan terus bersinergi dengan MUI dalam membangun masyarakat yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.”

Sebelum menutup sambutan, Marten Ukago mengajak seluruh pihak menjaga persatuan dan kerukunan di Papua Tengah.

“Mari kita jaga persatuan, saling menghormati dalam perbedaan, serta bergotong royong membangun daerah yang kita cintai ini.”

Ia menutup sambutan dengan doa agar Tuhan Yang Maha Kuasa meridai setiap langkah pengabdian.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu melimpahkan rahmat dan ridha-Nya atas segala pengabdian kita.”jelasnya

Berita Terkait

Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 2026. Kiranya damai Natal membawa harapan baru, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun Papua Tengah yang aman, sejahtera, dan berkeadilan. — Meki Nawipa, S.H Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, S.Sos., M.Si Wakil Gubernur Papua Tengah
Wakil Bupati Kabupaten Intan Jaya beserta Keluarga Besar mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Selamat Menyongsong Tahun Baru 2026.
Soni (1)
Karel Tabuni, S.T Anggota DPRK Nabire Beserta Keluarga Besar mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Selamat Menyongsong Tahun Baru, 1 Januari 2026.
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup