NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire Papua Tengah | Semangat pengabdian tanpa batas mewarnai peringatan HUT PP Polri ke-27 yang digelar Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Cabang Nabire, Selasa (30/6/2026).
Mengusung tema “Purna Bhakti Bukan Akhir Pengabdian, Tegakkan Komitmen dan Perkokoh Sikap Konsistensi PP Polri dalam Mendukung Tugas Polri yang Presisi,” kegiatan ini menjadi momentum mempererat kebersamaan antara purnawirawan dan anggota Polri yang masih aktif.

Puncak peringatan berlangsung semakin istimewa dengan diresmikannya Kantor Sekretariat PP Polri Cabang Nabire oleh Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si. Peresmian tersebut menjadi simbol semakin kokohnya organisasi purnawirawan di Papua Tengah dalam mendukung pembangunan institusi Polri sekaligus menjaga semangat pengabdian kepada masyarakat.
Acara dihadiri Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawennari yang juga merupakan purnawirawan Polri, Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., CPHR., jajaran Forkopimda, pengurus PP Polri, para purnawirawan, warakawuri, pejabat utama Polres Nabire, serta tamu undangan lainnya.

Ketua Panitia HUT PP Polri Cabang Nabire, AKBP (Purn.) Nunuk Hariyono, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan mengacu pada petunjuk PP Polri Pusat melalui Surat Ketua Umum PP Polri Nomor B/46/V/2026 tanggal 25 Mei 2026 tentang pelaksanaan HUT PP Polri ke-27 serta Surat Keputusan Ketua PP Polri Cabang Nabire mengenai pembentukan panitia.
Menurutnya, peringatan HUT PP Polri tahun ini diawali dengan doa bersama yang melibatkan para purnawirawan dan warakawuri pada 28 Juni 2026.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ziarah rombongan ke Taman Makam Pahlawan Nabire pada 29 Juni 2026 sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu Polri yang telah mengabdikan hidupnya bagi bangsa dan negara.
“Puncak kegiatan hari ini adalah syukuran HUT PP Polri ke-27 dengan tema ‘Purna Bhakti Bukan Akhir Pengabdian’. Tema ini menjadi pengingat bahwa pensiun dari kedinasan bukan berarti berhenti mengabdi kepada bangsa dan masyarakat,” ujar Nunuk.

Ia menjelaskan seluruh pembiayaan kegiatan berasal dari swadaya para purnawirawan dan warakawuri sebagai bentuk komitmen bersama menjaga eksistensi organisasi.
Nunuk juga mengungkapkan pembangunan Kantor Sekretariat PP Polri Cabang Nabire merupakan hasil gotong royong seluruh keluarga besar purnawirawan bersama berbagai pihak yang peduli terhadap organisasi.
Menurutnya, sebelum mendapatkan dukungan, pembangunan sekretariat baru mencapai sekitar 20 persen.
Namun berkat bantuan Kapolres Nabire, Wakil Bupati Nabire, para purnawirawan, serta sejumlah donatur, progres pembangunan kini telah mencapai sekitar 80 persen.
“Sebelumnya kami sering berpindah-pindah rumah ketika mengadakan rapat. Sekarang kami sudah memiliki sekretariat yang representatif sehingga menjadi kebanggaan seluruh keluarga besar PP Polri Cabang Nabire,” ungkapnya.
Meski demikian, pihaknya berharap pembangunan dapat segera diselesaikan hingga 100 persen sehingga sekretariat benar-benar menjadi pusat aktivitas organisasi.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu menyerahkan bantuan berupa dua set meja dan kursi untuk melengkapi fasilitas sekretariat PP Polri Cabang Nabire.
Selain itu, Polres Nabire juga memberikan 40 paket sembako kepada para warakawuri sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga besar purnawirawan Polri.
Bantuan tersebut mendapat apresiasi dari panitia karena dinilai menjadi bukti nyata perhatian Polri terhadap para senior yang telah mengabdikan diri kepada institusi.

Dalam sambutannya, Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu menyampaikan rasa hormat kepada seluruh purnawirawan Polri yang telah meletakkan dasar-dasar pengabdian bagi generasi penerus.
“Atas nama pribadi, keluarga besar Polres Nabire, dan seluruh personel, saya mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-27 kepada seluruh keluarga besar Persatuan Purnawirawan Polri. Semoga PP Polri semakin solid, semakin berdaya, dan terus menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan keberhasilan Polri saat ini tidak lepas dari perjuangan para senior yang selama puluhan tahun mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.
Menurutnya, nilai loyalitas, disiplin, integritas, dan dedikasi yang diwariskan para purnawirawan menjadi pedoman penting bagi seluruh anggota Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Masa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian. Melalui PP Polri, para purnawirawan tetap memberikan nasihat, pengalaman, serta pembinaan kepada generasi muda sehingga semangat pengabdian terus hidup,” ujarnya.
Kapolres juga berharap momentum HUT PP Polri semakin memperkuat sinergi antara purnawirawan dan personel aktif menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini menegaskan usia 27 tahun merupakan perjalanan panjang yang menunjukkan eksistensi PP Polri sebagai rumah besar bagi para purnawirawan.
“Selama 27 tahun, PP Polri hadir menjaga nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya bagi seluruh purnawirawan. Bapak dan Ibu adalah bukti nyata bahwa pengabdian tidak mengenal batas usia dan tidak mengenal kata pensiun,” ujar Kapolda.
Menurutnya, seragam boleh dilepas dan tongkat estafet kepemimpinan telah diserahkan kepada generasi berikutnya, tetapi semangat pengabdian kepada masyarakat harus tetap menyala.
Kapolda menilai PP Polri memiliki peran strategis sebagai mitra Polri aktif, terutama dalam memberikan masukan, kritik yang membangun, pengalaman, serta menjaga hubungan kekeluargaan di lingkungan Polri.
“Tantangan Polri ke depan semakin kompleks, mulai dari penyebaran hoaks, kejahatan siber, narkoba hingga gangguan kamtibmas lainnya. Karena itu kami membutuhkan pengalaman, nasihat, kritik, dan doa dari para purnawirawan agar Polri tetap Presisi dan semakin dicintai masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Kapolda juga mendorong agar PP Polri segera membentuk Pengurus Daerah tingkat Provinsi Papua Tengah.
Menurutnya, keberadaan pengurus daerah akan mempermudah koordinasi antara purnawirawan dengan Polda Papua Tengah dalam pembinaan organisasi maupun kegiatan sosial.
“Saya berharap dalam waktu dekat pengurus daerah PP Polri Papua Tengah bisa terbentuk. Kalau sudah terbentuk, pembinaannya akan lebih mudah, komunikasi semakin baik, dan kita bisa rutin duduk bersama membahas berbagai hal demi kemajuan organisasi serta institusi Polri,” katanya.
Kapolda bahkan menyatakan siap mendukung penuh proses pembentukan pengurus daerah tersebut sebagai bentuk komitmen memperkuat hubungan antara Polri aktif dengan para purnawirawan.
Menutup sambutannya, Kapolda mengajak seluruh keluarga besar PP Polri untuk terus menjaga kekompakan, mempererat silaturahmi, serta menjadi mitra strategis dalam menjaga nama baik institusi Polri.
Ia berharap semangat yang diwariskan para senior terus menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Syukuran HUT PP Polri ke-27 di Nabire akhirnya menjadi lebih dari sekadar seremoni. Peresmian sekretariat baru, dukungan terhadap kesejahteraan warakawuri, hingga komitmen membentuk Pengurus Daerah PP Polri Papua Tengah menjadi bukti bahwa semangat “Purna Bhakti Bukan Akhir Pengabdian” benar-benar diwujudkan dalam aksi nyata demi mendukung terwujudnya Polri yang Presisi dan semakin dipercaya masyarakat.













