NEWSBUSURNABIRE.ID -NABIRE – Papua Tengah | Semangat kebangsaan dan persatuan masyarakat Papua Tengah mewarnai pelaksanaan Fun Run 6K Pancasila 2026 yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Merah Putih (BMP) Papua Tengah di Nabire, Sabtu sore (6/6/2026) .

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga momentum memperkuat persaudaraan serta menegaskan komitmen masyarakat dalam menjaga kedamaian di Papua Tengah.
Sekretaris Jenderal DPP BMP Republik Indonesia, Ali Kabiay, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan ruang kebersamaan bagi seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun profesi.
Menurutnya, semangat yang dibangun melalui Fun Run 6K Pancasila sejalan dengan nilai-nilai luhur Pancasila yang mengedepankan persatuan, gotong royong, dan kebersamaan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat hubungan antarmasyarakat sekaligus memperkuat rasa persatuan dan kesatuan di Kabupaten Nabire maupun Papua Tengah secara umum,” ujar Ali Kabiay.
Ia menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut juga menjadi bukti bahwa Nabire sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah berada dalam kondisi yang aman dan kondusif.

Ali menilai stabilitas keamanan merupakan faktor penting dalam mendukung pembangunan daerah serta aktivitas masyarakat sehari-hari, mulai dari sektor pendidikan, ekonomi hingga pelayanan publik.
“Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa Nabire adalah daerah yang aman, damai, dan nyaman untuk beraktivitas. Ketika situasi keamanan terjaga, masyarakat dapat bekerja, belajar, dan berusaha dengan baik,” katanya.
Lebih lanjut, BMP Papua Tengah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari dukungan terhadap upaya pemerintah dalam membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan memiliki jiwa nasionalisme yang kuat.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Tengah, Benyamin Aris, menilai Fun Run 6K Pancasila memiliki makna yang lebih luas dibanding sekadar kompetisi olahraga.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana efektif untuk menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Fun Run 6K Pancasila bukan hanya tentang berlari. Ini adalah ruang kebersamaan yang mengajak masyarakat menjaga kesehatan, memperkuat silaturahmi, serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sosial,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa nilai-nilai Pancasila dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana seperti saling menghormati, menjaga ketertiban, membantu sesama, bekerja dengan jujur, dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah.
Menurut Benyamin, suasana yang tercipta selama kegiatan mencerminkan semangat persatuan Indonesia. Seluruh peserta memulai dan mengakhiri perlombaan dengan tujuan yang sama meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda.
“Kita mungkin berbeda suku, agama, profesi, maupun usia, tetapi kita memiliki rumah yang sama, yaitu Papua Tengah. Semangat inilah yang ingin kita perkuat melalui kegiatan ini,” katanya.
Fun Run 6K Pancasila diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan yang terbagi dalam kategori pelajar putra, pelajar putri, dan kategori umum. Untuk meningkatkan antusiasme peserta, panitia menyiapkan medali bagi seluruh finisher, piagam penghargaan, uang pembinaan, serta berbagai hadiah menarik melalui undian berhadiah.
Sejumlah hadiah utama yang disediakan antara lain satu unit sepeda motor, sepeda gunung, televisi, hingga lemari pendingin.
Melalui kegiatan ini, BMP Papua Tengah berharap semangat Hari Lahir Pancasila tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat melalui kebersamaan, persatuan, dan semangat membangun Papua Tengah yang damai serta maju.













