NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire |Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K. memimpin langsung Apel Kesiapan Pengamanan dalam rangka mengantisipasi kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat yang akan berlangsung di Kabupaten Nabire.
Apel digelar di Lapangan Mako Polres Nabire, Selasa (22/7/2026) dan dihadiri Wakapolres Nabire, Kabag Ops, para pejabat utama Polres Nabire, personel gabungan TNI-Polri, Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC), Brimob, Lanal Nabire,, Sipur, serta mitra media.

Dalam arahannya, Kapolres Nabire menegaskan bahwa pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat agar setiap penyampaian pendapat di muka umum dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Kapolres menjelaskan, terdapat beberapa agenda penyampaian aspirasi masyarakat yang menjadi fokus pengamanan, di antaranya aksi mahasiswa asal Intan Jaya serta penyampaian aspirasi dari kelompok pengusaha Orang Asli Papua (OAP).
Sementara itu, rencana pelaksanaan eksekusi lahan di kawasan Pasar Karang telah dikoordinasikan bersama Pengadilan Negeri dan diputuskan untuk ditunda ke waktu lain dengan mempertimbangkan situasi keamanan.
“Pengamanan ini adalah bentuk pelayanan kita kepada masyarakat. Tugas kita memastikan seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” tegas AKBP Samuel D. Tatiratu.
Kapolres mengungkapkan sebanyak 650 personel gabungan diterjunkan dalam pengamanan tersebut. Personel akan disebar di lima titik, yakni SP1, Jepara II, Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM), Siriwini, dan Pasar Karang. Para Perwira Pengendali (Padal) diminta memastikan seluruh personel, perlengkapan, serta sarana pendukung siap sebelum pelaksanaan tugas.
Selain itu, Polres Nabire juga telah melakukan koordinasi dengan tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga perwakilan komunitas ojek. Dari hasil pertemuan tersebut disepakati bahwa penyampaian aspirasi dilakukan secara damai tanpa aksi long march guna menghindari kemacetan maupun potensi gangguan keamanan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran aksi, Polres Nabire menyiapkan 10 unit truk untuk membantu mobilisasi massa dari titik kumpul menuju lokasi penyampaian aspirasi di Kantor DPR Papua Tengah.
Tokoh masyarakat juga akan turut hadir di setiap titik guna memberikan edukasi dan menjaga situasi tetap kondusif.

Kapolres menekankan kepada seluruh personel agar mengedepankan pendekatan humanis, memperkuat komunikasi, serta mengutamakan imbauan melalui pengeras suara sebelum mengambil langkah lain.
Ia juga meminta seluruh personel menjaga disiplin, kesehatan, kesiapan kendaraan operasional, serta memastikan dokumentasi setiap kegiatan berjalan dengan baik bersama insan pers sebagai mitra Polri.
“Kehadiran kita lebih awal di lokasi merupakan kunci keberhasilan pengamanan. Layani masyarakat dengan humanis, profesional, dan penuh tanggung jawab. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan Kabupaten Nabire agar tetap aman dan kondusif,” pesan Kapolres.
Menutup arahannya, AKBP Samuel D. Tatiratu mengajak seluruh personel untuk selalu memohon perlindungan Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalankan tugas negara.
“Sehebat apa pun kekuatan personel dan perlengkapan yang kita miliki, tanpa penyertaan Tuhan semua akan sia-sia. Karena itu mari kita bekerja dengan hati, saling mendukung, dan menjaga keamanan demi kepentingan seluruh masyarakat Nabire,” tutupnya.













