NEWS.BUSURNABIRE.ID Dogiyai –Papua Tengah | Upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Tengah kembali ditunjukkan aparat kepolisian melalui patroli dialogis di jalur strategis trans Nabire–Enarotali, Kamis (2/4/2026) sore. Dalam kegiatan tersebut, pendekatan humanis menjadi kunci utama meredam potensi konflik di tengah masyarakat.

Patroli gabungan yang melibatkan personel Polres Dogiyai dan Polda Papua Tengah ini diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Dogiyai, Kompol Y. Mince Mayor, S.H. Apel tersebut menjadi simbol komitmen aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Dogiyai.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan patroli yang dipimpin oleh Kasubdit III Ditreskrimum Polda Papua Tengah, AKBP Dennis A. Putra, S.H., S.I.K., M.H. Sepanjang rute patroli, aparat aktif berinteraksi dengan warga, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.
Situasi menarik ditemui saat rombongan tiba di Kampung Idakebo, Distrik Kamuu Utara. Di lokasi tersebut, ditemukan adanya aksi pemalangan jalan yang dilakukan oleh warga setempat. Namun berbeda dengan pendekatan represif, aparat memilih jalan dialog sebagai solusi utama.
Dengan komunikasi yang tenang dan penuh penghormatan terhadap masyarakat adat, aparat bersama pihak terkait membuka ruang diskusi. Koordinasi juga dilakukan dengan DPRK Dogiyai serta tokoh masyarakat guna memahami akar persoalan yang terjadi.
Dari hasil dialog tersebut, diketahui bahwa pemalangan jalan masih dalam proses penyelesaian internal masyarakat. Warga menyampaikan komitmen untuk membuka akses jalan secara bertahap sebagai bagian dari penyelesaian masalah secara damai dan bijaksana.
Pendekatan ini menjadi bukti bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, komunikasi, dan kebersamaan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman dan kondusif. Meskipun akses jalan belum sepenuhnya normal, suasana damai tetap terjaga berkat sinergi antara aparat dan masyarakat.
Pihak kepolisian menegaskan akan terus mengedepankan pendekatan dialogis dalam setiap penanganan persoalan sosial di wilayah hukum Papua Tengah. Hal ini dinilai sebagai langkah efektif dalam membangun kepercayaan publik serta menciptakan stabilitas jangka panjang.
Dengan semangat kebersamaan dan saling menghargai, harapan akan terciptanya Dogiyai yang aman, nyaman, dan harmonis terus dijaga. Polisi dan masyarakat pun diyakini mampu menjadi pilar utama dalam menjaga kedamaian di Bumi Papua Tengah.
Patroli dialogis ini menjadi contoh nyata bahwa keamanan tidak hanya dibangun dengan kekuatan, tetapi juga melalui komunikasi, empati, dan kerja sama semua pihak. Di tengah dinamika yang ada, Dogiyai terus bergerak menuju kedamaian yang berkelanjutan.













