>

Cerita Kampung Papua Dinilai Belum Tergarap, Jurnalis Kompas Ajak Generasi Muda Menulis dari Akar Budaya

By BusurNabire.id
Kamis, 15 Januari 2026 01:50 WIB | 139 Views
Cerita Kampung Papua Dinilai Belum Tergarap, Jurnalis Kompas Ajak Generasi Muda Menulis dari Akar Budaya (Foto: Busur Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire, Papua Tengah | Potensi cerita dari kampung-kampung di Tanah Papua dinilai masih jarang mendapat porsi utama dalam pemberitaan media arus utama. Padahal, kampung menyimpan kekayaan besar berupa pangan lokal, bentang alam, hingga nilai budaya yang hidup dan terjaga secara turun-temurun oleh masyarakat adat.

Hal tersebut disampaikan wartawan senior Harian Kompas, Robert Yewen, saat menjadi narasumber workshop bertajuk “Dari Kampung ke Layar: Memberdayakan Komunitas dalam Produksi Media” pada Festival Media Se-Tanah Papua 2026 di Nabire, Papua Tengah, Kamis (15/1/2026).

Cerita Kampung Papua Dinilai Belum Tergarap, Jurnalis Kompas Ajak Generasi Muda Menulis dari Akar Budaya (Foto: Busur Nabire)

Workshop yang dimoderatori Moses Baab itu menjadi ruang refleksi sekaligus ajakan terbuka bagi pelajar, mahasiswa, dan jurnalis muda Papua untuk kembali menjadikan kampung sebagai sumber utama cerita jurnalistik yang autentik dan bernilai.

“Kampung itu kaya. Ada pangan lokal, potensi alam, juga budaya yang dijaga sangat baik oleh masyarakat. Semua itu bisa dan layak menjadi cerita besar jika ditulis dengan baik,” ujar Yewen di hadapan peserta.

Menurutnya, materi yang disampaikan dalam workshop tersebut tidak sekadar membahas teknis jurnalistik, tetapi juga bertujuan merangsang kesadaran literasi menulis di kalangan generasi muda Papua, khususnya di Nabire dan wilayah Papua Tengah.

Ia menegaskan, media memiliki peran strategis dalam memotret kehidupan inspiratif di kampung, baik melalui kisah tokoh lokal, praktik kearifan budaya, maupun potensi ekonomi berbasis sumber daya alam.

“Cerita-cerita kampung itu jangan hanya berhenti di lapangan. Kita bawa ke layar media, juga ke media sosial kita sendiri. Mahasiswa dan pelajar punya peran penting di situ,” jelasnya.

Yewen berharap pelajar, mahasiswa, hingga jurnalis lokal terus meningkatkan kapasitas literasi menulis agar narasi tentang Papua tidak selalu didominasi isu konflik, melainkan juga menampilkan sisi inspiratif, produktif, dan berdaya.

Baca Juga  Pemprov Papua Tengah Dorong Koperasi Simpan Pinjam Lebih Legal, Profesional, dan Berdampak

Workshop tersebut diikuti puluhan peserta yang tampak antusias mempelajari produksi konten media berbasis cerita lokal. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan seputar teknik penulisan, pemilihan angle berita, hingga strategi distribusi konten di era digital.

Selain berbagi pengalaman jurnalistik, Yewen juga mengapresiasi pelaksanaan Festival Media Se-Tanah Papua yang digelar untuk pertama kalinya oleh Asosiasi Wartawan Papua (AWP).

Ia menilai festival ini sebagai langkah maju dalam membangun ekosistem media Papua yang lebih kuat, meski tetap membutuhkan penyempurnaan di masa mendatang.

“Untuk pelaksanaan pertama, ini sudah sangat baik. Ke depan, akan lebih bagus lagi jika ada stan dari media-media cetak maupun online, sehingga publik bisa melihat langsung kerja jurnalistik yang selama ini berada di balik layar,” sarannya.

Menurut Yewen, kehadiran stan media tidak hanya bersifat pameran, tetapi juga dapat menjadi ruang edukasi publik tentang proses kerja jurnalistik yang profesional dan beretika.

Festival Media Se-Tanah Papua 2026 sendiri berlangsung selama tiga hari, 13–15 Januari 2026, di Kabupaten Nabire. Kegiatan ini mempertemukan insan pers dari berbagai provinsi di Tanah Papua melalui rangkaian agenda seperti workshop jurnalistik, pelatihan investigasi, talk show media, pameran foto jurnalistik, hingga malam puncak Papua Jurnalistik Award 2026.

Festival ini diharapkan menjadi titik awal penguatan literasi media dan keberpihakan pemberitaan terhadap cerita-cerita kampung Papua yang selama ini belum tergali secara maksimal.

Berita Terkait

🇮🇩 **DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81** 🇮🇩 **17 Agustus 2026** Dengan semangat **“Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”**, Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai semangat bersama dalam memperkuat persatuan, membangun daerah, dan mewujudkan Papua Tengah yang semakin maju. Gubernur Papua Tengah **Meki Nawipa, S.H.** bersama Wakil Gubernur Papua Tengah **Deinas Geley, S.Sos., M.Si.** menyampaikan ucapan **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81**. 🇮🇩 **Bersatu dalam keberagaman, bergerak bersama untuk Papua Tengah yang maju dan Indonesia yang semakin kuat.** **Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.** **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! 🇮🇩** #HUTRI81 #DirgahayuRI #IndonesiaMerdeka #PapuaTengah #MekiNawipa #DeinasGeley #IndonesiaBerdaulat #IndonesiaMaju
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup