>

Empat Hari Terombang-ambing di Laut, Pencuri Perahu di Nabire Nyaris Tewas Sebelum Ditangkap Warga

By BusurNabire.id
Jumat, 24 Oktober 2025 10:47 WIB | 187 Views
Empat Hari Terombang-ambing di Laut, Pencuri Perahu di Nabire Nyaris Tewas (Foto: Busur Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Kisah tragis mewarnai penangkapan seorang pencuri perahu di Nabire. Aksi nekat pria berinisial BLR (51) berujung petaka setelah dirinya terdampar di laut selama empat hari sebelum akhirnya diamankan oleh warga Pulau Mambor dan diserahkan ke Satreskrim Polres Nabire.

Seorang pencuri perahu di Nabire. Aksi nekat pria berinisial BLR (51) (Foto: Humas Polres)

Kasus pencurian ini terjadi di Kelurahan Sanoba, Kabupaten Nabire. BLR, yang diketahui merupakan residivis kasus pencabulan anak di bawah umur, nekat mencuri satu unit perahu dan mesin tempel 15 PK milik seorang nelayan bernama Demianus Aritahahu (49) pada Kamis (16/10/2025) sekitar pukul 12.00 WIT.

Saat itu, korban meninggalkan perahunya di bibir pantai Jalan Padat Karya, Kali Mangga, untuk membeli bahan bakar. Namun, sekembalinya ke lokasi, ia mendapati perahu beserta mesinnya telah hilang.

Berdasarkan laporan polisi LP/B/325/X/2025/SPKT/RES NABIRE/POLDA PAPUA, tim Satreskrim Polres Nabire langsung melakukan penyelidikan. Titik terang muncul pada Minggu (19/10/2025), ketika warga Pulau Mambor, Distrik Kepulauan Moora, melaporkan telah menangkap seorang pria yang terombang-ambing di laut bersama perahu curian.

Kapolres Nabire AKBP Samule D Tatiratu SIK Melalui Kasat Reskrim Polres Nabire, IPTU Habibi Cendrawasih Solosa, S.Tr.K., S.I.K., saat ditemui awak media Kamis (23/10/2025), membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan, tim yang dipimpin Bripka Yusring segera bergerak menuju Pos Polairud Samabusa untuk menjemput pelaku yang telah diamankan oleh Kepala Kampung Mambor.

“Benar, pelaku pencurian perahu dan mesin tempel sudah kami amankan. Ia ditemukan oleh masyarakat dalam kondisi lemas setelah kehabisan bahan bakar dan terdampar selama empat hari di laut,” ungkap Kasat Reskrim Polres Nabire.

Dari hasil interogasi, BLR mengaku mencuri perahu tersebut pada Rabu (15/10/2025) dengan maksud ingin pulang ke kampung halamannya di Kabupaten Biak Numfor. Ia nekat berlayar tanpa persiapan karena tidak memiliki uang sepeser pun.

Baca Juga  Kapolres Nabire Resmi Buka Turnamen Mobile Legends Kapolres Cup, Dorong Lahirnya Talenta E-Sport Papua Tengah 2026

Namun, nasib berkata lain. Sekitar satu kilometer sebelum mencapai Pulau Mambor, perahu kehabisan bahan bakar dan BLR pun terombang-ambing di lautan selama empat hari penuh. Dalam kondisi putus asa, ia bertahan hidup dengan memakan kepiting kecil yang menempel di kayu hanyut dan meminum air laut.

“Pada hari Minggu, dua orang pemancing menemukannya dan mengevakuasi ke Pulau Mambor. Warga yang mengenali perahu tersebut sebagai milik korban langsung mengamankan pelaku dan melaporkannya ke polisi,” tambah IPTU Habibi.

Hasil penelusuran juga mengungkap bahwa BLR bukanlah orang baru di dunia kriminal. Ia merupakan mantan narapidana Lapas Biak dalam kasus pencabulan anak di bawah umur. Setelah bebas, ia datang ke Nabire pada Februari 2025 untuk mencari pekerjaan. Karena gagal dan kehabisan uang, ia akhirnya nekat melakukan pencurian demi bisa pulang kampung.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain:

  • Satu unit perahu kayu
  • Satu unit mesin tempel 15 PK

“Pelaku sudah kami amankan di Mako Polres Nabire untuk proses penyidikan lebih lanjut. Barang bukti juga akan segera dibawa dari Pulau Mambor. Kami berkomitmen menuntaskan kasus ini dan menyerahkannya ke Jaksa Penuntut Umum,” tegas Kasat Reskrim Polres Nabire.

Kasus ini menjadi pelajaran tragis bahwa tindak pencurian tidak pernah membawa hasil baik. Niat pelaku untuk pulang kampung justru berakhir di tangan polisi setelah nyaris meregang nyawa di tengah laut.

Polres Nabire mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan melawan hukum dengan alasan apa pun, serta selalu waspada terhadap tindak kejahatan di lingkungan sekitar, karena selain merugikan korban, perbuatan kriminal dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup