>

Suku Wate Tunjukkan Peran Nyata dalam Membangun Nabire yang Aman dan Damai

By BusurNabire.id
Senin, 20 Oktober 2025 09:21 WIB | 152 Views
Suku Wate Tunjukkan Peran Nyata dalam Membangun Nabire yang Aman dan Damai (Foto: Busur Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID -Nabire| Dalam upaya memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan dan ketertiban, Koordinator Suku Wate Kampung Waharia, Robert Roy Marten Waray, memimpin kegiatan sosialisasi bertajuk “Menciptakan Situasi Kamtibmas Nabire yang Aman dan Damai”.

Suku Wate Tunjukkan Peran Nyata dalam Membangun Nabire yang Aman dan Damai (Foto: Busur Nabire)

Acara ini berlangsung di Pantai Dolly, Kampung Waharia, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, pada Senin (20/10/2025) pukul 15.19 WIT.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 30 warga dari Kampung Waharia Atas dan Waharia Bawah tersebut bertujuan untuk mengajak masyarakat Suku Wate berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, mempererat hubungan sosial antarwarga, dan meningkatkan sinergi dengan aparat keamanan dalam mewujudkan Nabire yang aman dan damai.

Dalam sambutannya, Robert Roy Marten Waray menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang hanya bisa terwujud melalui kebersamaan dan kesadaran kolektif.

“Nabire adalah rumah kita bersama. Keamanan dan kedamaian bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi tanggung jawab kita semua,” ujar Robert di hadapan warga Suku Wate yang hadir di Pantai Dolly.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya, baik melalui percakapan lisan maupun media sosial. Robert mengajak warga untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi serta berpartisipasi dalam kegiatan positif seperti ronda malam, kerja bakti lingkungan, dan pembinaan generasi muda.

“Kalau kita saling menjaga dan saling percaya, maka keamanan akan terwujud secara alami di tengah masyarakat. Suku Wate harus jadi contoh bagi kampung lain dalam menciptakan kedamaian di Nabire,” tegasnya.

Sebelum penyampaian materi, kegiatan diawali dengan doa pembukaan yang dipimpin oleh Ibu Elisabeth Waray. Seluruh warga tampak antusias mengikuti kegiatan hingga selesai.

Selain sosialisasi, acara juga diisi dengan pembagian sembako kepada masyarakat dan sesi ramah tamah dalam suasana penuh keakraban. Kegiatan ditutup pada pukul 16.36 WIT dan berjalan dengan aman, tertib, serta kondusif.

Baca Juga  Kapolres Nabire Pimpin Apel Pengamanan, 650 Personel Gabungan Siap

Warga yang hadir menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai pendekatan yang dilakukan tokoh adat dari Suku Wate merupakan langkah efektif dalam memperkuat rasa kebersamaan dan kepercayaan antara masyarakat dan aparat keamanan.

Menurut warga Kampung Waharia, kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap keamanan, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antarwarga. Tokoh adat seperti Robert Roy Marten Waray dinilai berhasil menghadirkan pendekatan berbasis komunitas yang mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat Nabire.

“Sosialisasi ini sangat bermanfaat. Kami jadi paham bahwa keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi juga warga. Kalau semua ikut terlibat, Nabire pasti aman,” ujar salah satu warga peserta sosialisasi.

Langkah yang dilakukan oleh Suku Wate ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan karena selaras dengan semangat pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas keamanan dan mendukung program pembangunan di Papua Tengah.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat di berbagai kampung di Nabire dapat meniru langkah positif yang telah dilakukan oleh Suku Wate Kampung Waharia. Kolaborasi antara tokoh adat, pemuda, tokoh agama, dan aparat keamanan menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan sosial yang damai dan sejahtera.

Robert berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Nabire.

“Kita harus terus bersatu menjaga keamanan kampung. Dengan gotong royong dan semangat kebersamaan, Nabire akan menjadi daerah yang aman, damai, dan sejahtera bagi semua,” pungkasnya.

Suku Wate dikenal sebagai salah satu suku besar yang mendiami wilayah pesisir Nabire dan memiliki tradisi kuat dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan serta kedamaian. Komitmen mereka dalam mendukung program pemerintah dan membangun sinergi sosial menjadi contoh nyata peran penting masyarakat adat dalam menjaga stabilitas di Papua Tengah.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup