>

Mahasiswa dan Masyarakat Adat Tegaskan Tolak Eksploitasi Blok Wabu di Intan Jaya

By BusurNabire.id
Jumat, 3 Oktober 2025 01:14 WIB | 212 Views
Mahasiswa dan Masyarakat Adat Tegaskan Tolak Eksploitasi Blok Wabu di Intan Jaya (Foto: BusurNabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID- Nabire |Mahasiswa bersama tokoh adat, tokoh pemuda, perempuan, agama, pelajar, dan aktivis menyerukan penolakan tegas terhadap rencana eksploitasi Blok Wabu di Kabupaten Intan Jaya. Seruan ini disampaikan dalam pernyataan sikap yang diterima awak media pada Kamis (2/10/2025), dengan tema:
“Blok Wabu Itu Saya, Nyawa Saya, Hidup Saya, dan Juga Paru-Paru Dunia, Menolak Eksploitasi di Intan Jaya.”

Mahasiswa dan Masyarakat Adat Tegaskan Tolak Eksploitasi Blok Wabu di Intan Jaya (Foto: Istimewa)

Blok Wabu bukan sekadar wilayah pertambangan; bagi masyarakat adat pemilik hak ulayat, Blok Wabu adalah sumber kehidupan. Selain menjadi sumber protein, karbohidrat, vitamin, mineral, dan obat herbal, Blok Wabu juga merupakan bagian dari pemaknaan leluhur terhadap lingkungan dan asal-usul marga. Kawasan ini menyediakan bahan bangunan, jembatan, dan sumber pembangunan lainnya, sehingga keberadaannya harus dilindungi sebagai simbol kemakmuran dan kemandirian rakyat.

“Blok Wabu yang dieksploitasi sama saja dengan manusia yang dieksploitasi. Dengan operasi militer dan pendropan yang terus berlanjut, masyarakat Intan Jaya terpaksa mengungsi meninggalkan tanah, desa, ternak, hingga tanah adat yang dirampas dijadikan barak militer,” tegas pernyataan tersebut.

Lebih lanjut, rilis tersebut menyoroti berbagai pelanggaran yang terjadi di wilayah Blok Wabu, termasuk pembunuhan gembala, kepala desa, warga sipil, dan ODGJ, serta konversi sekolah dan kantor pemerintahan menjadi barak militer. Semua tindakan itu dianggap sebagai incaran negara terhadap sumber daya alam di Blok Wabu.

Berdasarkan rapat Kementerian ESDM RI Komite 2 dan Komisi 12 DPR RI pada 15 November 2024, Blok Wabu seluas 169.118 hektar telah dialokasikan untuk dikelola PT Antam Tbk, PTFI, PT Madinah Qurata Ain, PT Nusapati Satria, dan PT Kotabara Miratama, dengan induk PT Mind ID. Rencana pembongkaran Gunung Wabu dijadwalkan mulai Maret 2026.

Baca Juga  Putra Aminudin Pastikan Haji 2026 Nabire Sukses, 79 Jemaah Tiba dan 1 Masih Dirawat di Madinah

Dalam pernyataan sikapnya, mahasiswa dan masyarakat adat menyampaikan:

  1. Mendukung pertemuan untuk menyampaikan sikap menolak eksploitasi Blok Wabu dari masyarakat akar rumput.
  2. Meminta Menteri ESDM mencabut izin usaha pertambangan di Blok Wabu.
  3. Menolak genosida dan etnosida yang dilakukan TNI/Polri demi kepentingan eksploitasi.
  4. Meminta hak menentukan nasib sendiri bagi masyarakat adat Intan Jaya, termasuk pengelolaan sumber daya alam secara manual.
  5. Mengecam oknum-oknum yang bertindak tanpa persetujuan pemilik hak ulayat.
  6. Menegaskan penolakan tegas terhadap rencana eksploitasi sumber daya alam di Blok Wabu.

Pernyataan ini menegaskan komitmen mahasiswa dan masyarakat adat untuk mempertahankan Blok Wabu sebagai bagian dari kehidupan mereka dan sebagai paru-paru dunia.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup