>

Kapolres Nabire Tegas di Coffe Morning! Hadapi Isu Anarkis dan Jaga Kedamaian

By BusurNabire.id
Senin, 1 September 2025 01:36 WIB | 239 Views
Kapolres Nabire Tegas di Coffe Morning! Hadapi Isu Anarkis dan Jaga Kedamaian (Foto: Busur Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Nabire menjadi pusat perhatian pada Senin pagi (1/9/2025) saat digelarnya kegiatan Coffe Morning yang menghadirkan berbagai tokoh penting daerah. Dengan tema “Mewujudkan Persatuan dan Kedamaian Negeri di Kabupaten Nabire”,

Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Nabire menjadi pusat perhatian pada Senin pagi (1/9/2025) saat digelarnya kegiatan Coffe Morning yang menghadirkan berbagai tokoh penting daerah. Dengan tema “Mewujudkan Persatuan dan Kedamaian Negeri di Kabupaten Nabire” (Foto: Busur Nabire)

Acara ini dihadiri Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawennari, Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., unsur TNI-Polri, kepala suku, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Senkom, Satpol PP, serta tamu undangan lainnya.

Forum ini tidak hanya sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk membangun komunikasi, menyikapi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta mencari solusi bersama agar Kabupaten Nabire, yang kini menjadi ibu kota Provinsi Papua Tengah, tetap aman dan kondusif.

Dalam sambutan pembukanya, Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu mengajak semua pihak untuk bersyukur karena masih diberi kesempatan berkumpul dalam keadaan damai.

“Saya berterima kasih banyak, sekaligus mengajak kita semua mengucap syukur kepada Tuhan. Hari demi hari kita lewati dengan segala dinamika kamtibmas, dan hari ini Tuhan baik menghadirkan kita kembali dalam Coffe Morning untuk membahas situasi terkini,” ujar Kapolres.

Ia menjelaskan bahwa situasi nasional belakangan ini cukup memanas, terutama dengan maraknya aksi demonstrasi di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Manokwari, Sorong, dan Makassar yang berujung pada tindak anarkis.

Kapolres Nabire Tegas di Coffe Morning! Hadapi Isu Anarkis dan Jaga Kedamaian (Foto: Busur Nabire)

“Tidak sedikit perbuatan melawan hukum terjadi, mulai dari penjarahan, pencurian, pembakaran, hingga penyerangan markas kepolisian. Dua hari lalu, Panglima TNI dan Kapolri sudah dipanggil Presiden dan ditegaskan agar mengambil langkah cepat. Arahan ini kemudian kami turunkan hingga ke daerah, termasuk di Kabupaten Nabire,” jelasnya.

Kapolres menegaskan ada tiga isu utama yang berpotensi memengaruhi stabilitas di Papua, termasuk Nabire:

  1. Seruan pembebasan empat tahanan politik di Sorong serta wacana pembubaran DPRD.
  2. Gerakan Papua yang memanfaatkan momentum nasional.
  3. Gerakan mahasiswa Cipayung Plus yang secara murni menyampaikan kritik atas kebijakan pemerintah, namun rawan disusupi.
Baca Juga  John Gobai Bongkar Kunci Pemerataan Papua Tengah: Pemda harus membeikan Subsidi Pesawat Perintis layani Pegunungan

“Untuk itu, kami dari Polres bersama Kodim, Batalyon, dan jajaran Polsek sudah menyiapkan 467 personel pengamanan. Dukungan juga datang dari Bapak Gubernur, termasuk penambahan jumlah pasukan. Titik pengamanan tersebar di Hotel Adamant, pasar Karang, kantor gubernur, DPRD, kantor bupati, hingga objek vital lainnya,” papar Kapolres.

Ia menegaskan pengamanan akan dilakukan secara berlapis, mulai dari pendekatan humanis melalui negosiasi, hingga tindakan tegas bila situasi sudah mengganggu ketertiban umum.

“Jika ada demonstrasi, kami pastikan pengunjuk rasa akan dilindungi. Namun bila ada penyusup yang membuat anarkis, maka sesuai perintah Kapolri: tindak tegas dan lumpuhkan,” tegas AKBP Samuel D. Tatiratu.

Kapolres meminta peran aktif masyarakat, terutama tokoh adat, agama, dan kepala suku, untuk ikut menjaga stabilitas.

“Apabila terjadi pembakaran, penjarahan, atau kekerasan, jangan biarkan. Ingatkan masyarakat kita agar tidak terprovokasi. Kita akan selalu dahulukan cara humanis, tetapi jika keamanan sudah terganggu, tindakan tegas tidak bisa dihindari,” ujarnya.

Acara ini dihadiri Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawennari, Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., unsur TNI-Polri, kepala suku, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Senkom, Satpol PP, serta tamu undangan lainnya. (Foto: Busur Nabire)

Kapolres juga menekankan bahwa harga diri TNI-Polri ada pada komitmen menjaga keamanan masyarakat. “Kami butuh masukan, kekuatan, dan doa dari seluruh elemen agar langkah ke depan lebih baik,” pungkasnya.

Kegiatan Coffe Morning Polres Nabire ini menjadi contoh nyata bagaimana pendekatan dialogis dapat menjadi solusi menghadapi tantangan keamanan. Alih-alih hanya mengandalkan pendekatan represif, komunikasi dan sinergi lintas sektor justru mampu meredam potensi konflik sejak dini.

Bagi masyarakat Nabire, forum ini membuktikan bahwa menjaga kedamaian bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup