NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Langit Nabire yang Hitam dan hujan deras tidak menyurutkan semangat 278 Bintara Remaja Polda Papua Tengah untuk berdiri tegap dalam upacara penutupan Pembinaan dan Latihan (BinLat) Angkatan 52 yang digelar Sabtu pagi (19/7/2025) di Lapangan Apel Polres Nabire.

Rasa haru, bangga, dan penuh penghayatan menyelimuti momen puncak pembinaan yang telah dilalui para Bintara Remaja selama dua pekan terakhir. Hujan yang turun tak jadi hambatan sebaliknya, menjadi saksi perjuangan dan ketangguhan jiwa muda Bhayangkara dalam menapaki langkah awal sebagai abdi negara.
Upacara ini menandai puncak seluruh rangkaian BinLat, yang sebelumnya ditutup dengan Long March spektakuler dari Polsek Uwapa ke Polres Nabire, dimulai sejak Kamis malam hingga Jumat pagi. Perjalanan panjang ini menjadi simbol ketahanan fisik dan mental, serta melambangkan semangat solidaritas dan kekompakan yang menjadi fondasi utama dalam tubuh Kepolisian.
Sebanyak 278 Bintara Remaja berhasil menyelesaikan rute penuh makna itu dengan semangat yang membara, menjadikannya tonggak awal perjalanan mereka sebagai Bhayangkara sejati.

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Alfred Papare, S.I.K., hadir langsung dan bertindak sebagai Inspektur Upacara, menyampaikan amanat di tengah guyuran hujan. Sementara itu, Wakapolres Nabire, Kompol Dr. Piter Kendek, S.Sos., M.M., dipercaya sebagai Komandan Upacara, memimpin prosesi dengan penuh wibawa di tengah lapangan yang basah namun penuh khidmat.
Dalam amanatnya di tengah guyuran hujan, Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Alfred Papare, S.I.K., memberikan pesan mendalam yang menggugah jiwa setiap peserta.
“Apa yang kalian dapatkan selama pelatihan ini adalah bekal awal. Tapi ingat, perjalanan kalian sebagai anggota Polri masih panjang dan penuh tantangan. Teruslah belajar, kembangkan diri, dan jaga nama baik Institusi di manapun kalian bertugas,” tegas Kapolda dengan suara lantang di hadapan para Bintara yang berdiri tegap meski pakaian mereka basah oleh hujan deras.

Kapolda juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas semangat, dedikasi, dan kekompakan seluruh peserta BinLat, serta mengingatkan bahwa keberhasilan dalam bertugas tidak hanya bergantung pada kekuatan fisik, tetapi juga pada karakter, disiplin, dan loyalitas.
Guyuran hujan selama upacara justru menambah suasana khidmat dan heroik. Setiap tetes hujan seakan menjadi penanda kesungguhan dan keteguhan hati 278 Bintara Remaja yang telah ditempa secara fisik dan mental. Tidak ada satu pun yang mundur, semua berdiri tegak sebagai bentuk kesiapan total untuk mengabdi di tanah Papua.
Upacara penutupan BinLat ini juga dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Papua Tengah, Kapolres Nabire beserta jajarannya, para perwira pendamping, dan seluruh personel pelatih. Meski dalam suasana basah, semangat kebersamaan dan haru menyelimuti seluruh lapangan.
Acara berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebangsaan. Tidak ada yang bisa membendung energi positif dari generasi baru Bhayangkara Papua Tengah.
Dengan berakhirnya masa BinLat, kini Bintara Remaja Angkatan 52 resmi mengemban status sebagai anggota Polri yang siap ditugaskan. Mereka akan melanjutkan pendidikan lanjutan dan magang di berbagai wilayah sebelum bertugas penuh di satuan masing-masing.

“Kalian adalah kebanggaan Polda Papua Tengah. Jadilah teladan di tengah masyarakat, dan jaga kehormatan seragam ini dengan integritas tinggi,” tutup Kapolda dengan penuh harap.
Usai dilaksanakan Upacar dilanjutkan penyamatan Noken oleh Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfret Papare.SIK kepada Salah seorang Simbolis Peserta Pembinaan dan Latihan (BinLat) Angkatan 52 menutup semua kegiatan













