NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda menggelar sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 46 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Kegiatan ini juga turut memperkenalkan Katalog Elektronik Versi 6 sebagai inovasi terbaru dalam sistem digital pengadaan pemerintah.

Sosialisasi yang dilaksanakan selama dua hari, 8–9 Juli 2025 di Aula LPP RRI Nabire, dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si. Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat strategis, termasuk Staf Ahli Gubernur, Sekretaris Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah, narasumber dari LKPP, para pimpinan OPD, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, serta para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan bendahara pengeluaran.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Deinas Geley menegaskan bahwa pengadaan barang/jasa merupakan instrumen strategis dalam mencapai tujuan pembangunan dan pelayanan publik yang berkualitas.

“Reformasi regulasi pengadaan yang dituangkan dalam Perpres 46 Tahun 2025 membawa semangat transparansi, penyederhanaan proses, serta penguatan akuntabilitas dan integritas,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan Katalog Elektronik Versi 6 sebagai alat digital yang mempermudah proses belanja pemerintah secara cepat, tepat, dan efisien.
“Katalog Elektronik ini merupakan bagian dari transformasi digital yang wajib kita dukung demi efisiensi dan percepatan pembangunan,” tambah Wagub.
Kegiatan ini menjadi momen penting untuk meningkatkan kapasitas SDM pengelola pengadaan dan keuangan daerah di Papua Tengah. Wagub mengajak seluruh peserta aktif mengikuti dan memahami materi agar regulasi pengadaan dapat diimplementasikan secara optimal dan konsisten.
“Pengadaan barang dan jasa yang baik berdampak langsung terhadap hasil pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Tidak cukup hanya paham aturan, tapi juga harus dijalankan dengan konsistensi dan integritas,” tegasnya.
Wagub juga memberikan apresiasi kepada Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Papua Tengah serta semua pihak yang terlibat, termasuk dukungan dari LKPP, atas suksesnya pelaksanaan kegiatan ini.
Sosialisasi ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam peningkatan kualitas pengadaan pemerintah yang profesional, efisien, dan berdaya saing di era digital saat ini.













