NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Dalam upaya meningkatkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia (SDM), Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Tengah (DPR Papua Tengah) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Bali pada 20–23 Juni 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota DPR Papua Tengah dan dipimpin langsung oleh unsur pimpinan dewan.
Wakil Ketua I DPR Papua Tengah, Diben Elaby, menjelaskan keawak media Kamis 26/6/2025 bahwa Bimtek ini difokuskan pada tiga pilar utama tugas legislatif, yaitu fungsi legislasi, fungsi anggaran, dan fungsi pengawasan. Selama empat hari pelaksanaan, para anggota dewan menunjukkan antusiasme tinggi terhadap materi yang disampaikan para narasumber berkompeten.

“Materi yang dibawakan sangat relevan dengan tugas dan fungsi kami. Para peserta aktif berdiskusi dan menggali informasi penting yang dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas kedewanan,” ungkap Diben Elaby.
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah paparan dari Medy Yudistira dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI). Ia menjelaskan secara mendalam tentang strategi dan mekanisme pengawasan penggunaan anggaran daerah, termasuk tantangan dan solusi dalam pengelolaan keuangan publik yang transparan dan akuntabel.
“Beliau menjawab semua pertanyaan dengan lugas dan suasana forum sangat interaktif. Materi ini sangat memperkaya wawasan kami dalam menjalankan fungsi pengawasan,” tambah Diben.
Bimtek di Bali ini juga menghadirkan pakar hukum tata negara, Prof. Dr. I Nyoman Putu Budiartha, SH., MH., dari Fakultas Hukum Universitas Warmadewa. Ia memberikan materi tentang penyusunan peraturan daerah (Perda) yang berbasis pada kebutuhan lokal serta sesuai karakteristik daerah otonomi khusus seperti Papua Tengah.
Dalam pemaparannya, Prof. Nyoman menekankan bahwa keberhasilan daerah seperti Bali dalam menyusun Perda pendukung Desa Wisata dan pelestarian budaya lokal, dapat menjadi inspirasi bagi Papua Tengah dalam melindungi budaya asli dan hak-hak masyarakat adat (OAP).
“Prof. Nyoman sangat inspiratif. Dengan pengalamannya, beliau membuka wawasan kami tentang bagaimana menyusun regulasi yang aplikatif dan kontekstual,” ujar Diben Elaby.

Melalui Bimtek DPR Papua Tengah di Bali ini, lembaga legislatif menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan dalam menjalankan tugas konstitusional, serta memperkuat perannya dalam pembangunan daerah dan pelayanan publik.
“Kami berharap ilmu yang kami dapatkan dari Bimtek ini bisa langsung diimplementasikan dalam kerja nyata, demi kepentingan rakyat Papua Tengah,” pungkas Diben Elaby.













