>

Sriwijaya Air Dikecam Anggota DPR Papua Tengah: Pelayanan Buruk, Penumpang Rugi Waktu dan Materi

By BusurNabire.id
Rabu, 11 Juni 2025 02:51 WIB | 2219 Views
Sriwijaya Air Dikecam Anggota DPR Papua Tengah: Pelayanan Buruk, Penumpang Rugi Waktu dan Materi (Foto: Busur Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID -NABIRE |Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Tengah mengalami keterlambatan penerbangan selama berhari-hari usai menjalani rangkaian kegiatan koordinasi bersama Bapemperda DPPRT dan KPPOD (Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah) di Jakarta. Selain itu, beberapa anggota DPR jalur pengangkatan juga telah menyelesaikan proses medical check up (MCU), didampingi oleh staf Sekretariat Dewan (Sekwan).

Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Tengah mengalami keterlambatan penerbangan dengan Maskapai Sriwijaya di bandara Sultan Hasanuddin Makassar (Foto: Busur Nabire)

Salah satu anggota DPR Papua Tengah dari Fraksi NasDem, Anis Labene, B.Sc, menyesalkan pelayanan maskapai Sriwijaya Air yang dinilai amburadul dan tidak profesional dalam menangani penumpang di Bnadara Sultan Hasanuddin Makassar. Kepada media News.busurnabire.id melalui sambungan telepon, Rabu (11/6/2025), Anis menjelaskan kronologi kejadian yang menimpa rombongannya.

“Kami satu pesawat Sriwijaya Air dari Jakarta ke Makassar. Setelah itu, rencananya lanjut dari Makassar ke Nabire pukul 03.00 WIT, tapi diundur sampai pukul 07.00. Saat sudah di udara, pilot memberi informasi kalau ada masalah kelistrikan, jadi kami dipaksa kembali ke Makassar,” ungkap Anis.

Ia menyebut, setelah kejadian tersebut, manajemen Sriwijaya Air menjanjikan solusi, namun hasilnya justru membuat penumpang kecewa.

“Dari situ kami hanya dijanjikan ini dan itu. Sampai akhirnya kami merasa di-PHP lagi oleh maskapai,” tegasnya.

Anis juga mengungkapkan bahwa penundaan penerbangan Sriwijaya Air dari Makassar ke Nabire telah terjadi selama tiga hari berturut-turut, termasuk esok hari.

“Penumpang hanya diberi harapan palsu oleh manajer Sriwijaya di Makassar. Hak kompensasi pun setengah-setengah. Ada anak kecil yang sakit, ada penumpang yang telat masuk kerja dan diancam dipecat. Kerugian waktu dan materi sangat besar,” ujarnya.

Atas kondisi ini, Anis meminta agar manajemen Sriwijaya Air, khususnya di Bandara Hasanuddin Makassar, segera dievaluasi. Ia juga mendesak agar izin operasi maskapai Sriwijaya Air di wilayah Papua Tengah dicabut, karena dinilai tidak bertanggung jawab.

Baca Juga  Terobosan Nyata Papua Tengah Gubernur Meki Nawipa Wujudkan Deiyai Maju dan Sejahtera

“Manajemen Sriwijaya ini amburadul. Saya minta manajernya ditinjau kembali, dan izin operasinya di Papua Tengah dicabut. Ini sudah sering terjadi, tapi karena tidak ada pengawasan dan sanksi tegas, maskapai ini bertindak semaunya,” tegas Anis.

Berdasarkan informasi terbaru, manajemen Sriwijaya Air bersama pihak Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar telah berjanji akan menyediakan tiga pesawat tambahan hingga esok hari untuk melayani penumpang tujuan Nabire yang jumlahnya terus meningkat.

“Sampai besok dijanjikan tiga pesawat oleh manajer Sriwijaya dan Kepala Bandara Hasanuddin,” kata Anis.
“Untuk mengakomodasi penumpang Sriwijaya tujuan Nabire yang semakin membengkak.”

Insiden ini kembali mempertegas pentingnya pengawasan dan penegakan aturan yang tegas terhadap maskapai penerbangan yang lalai, terutama di wilayah Indonesia timur seperti Papua Tengah yang kerap luput dari perhatian.

Berita Terkait

🇮🇩 **DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81** 🇮🇩 **17 Agustus 2026** Dengan semangat **“Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”**, Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai semangat bersama dalam memperkuat persatuan, membangun daerah, dan mewujudkan Papua Tengah yang semakin maju. Gubernur Papua Tengah **Meki Nawipa, S.H.** bersama Wakil Gubernur Papua Tengah **Deinas Geley, S.Sos., M.Si.** menyampaikan ucapan **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81**. 🇮🇩 **Bersatu dalam keberagaman, bergerak bersama untuk Papua Tengah yang maju dan Indonesia yang semakin kuat.** **Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.** **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! 🇮🇩** #HUTRI81 #DirgahayuRI #IndonesiaMerdeka #PapuaTengah #MekiNawipa #DeinasGeley #IndonesiaBerdaulat #IndonesiaMaju
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup