>

ANTAM Disiapkan Kelola Tambang Emas Kristalin Nabire Usai Izin Dicabut Pemerintah

By BusurNabire.id
Jumat, 23 Oktober 2026 09:31 WIB | 8 Views

NEWS.BUSURNABIRE.ID -NABIRE Papua tengah | Pemerintah berencana menyerahkan pengelolaan tambang emas milik PT Kristalin Eka Lestari (KEL) di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, kepada PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM). Rencana tersebut muncul setelah izin usaha pertambangan (IUP) perusahaan KEL dicabut oleh pemerintah melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Wakil Ketua I Satgas PKH yang juga menjabat sebagai Jaksa Agung, ST Burhanuddin, menyampaikan bahwa wilayah pertambangan yang izinnya telah dicabut itu direncanakan untuk dikelola oleh perusahaan tambang milik negara tersebut. 

Menurut Burhanuddin, pemerintah menginginkan ANTAM mengambil peran lebih besar dalam pengelolaan sumber daya mineral nasional. Perusahaan tidak hanya diharapkan menanamkan modal, tetapi juga terlibat langsung sebagai operator tambang. 

Dengan pola pengelolaan tersebut, pemerintah berharap aktivitas pertambangan dapat dijalankan secara langsung oleh badan usaha milik negara (BUMN). 

“Ini akan kita serahkan kepada BUMN dalam hal ini PT ANTAM. Dan kita mengharapkan PT ANTAM nantinya berubah tidak hanya sebagai investor, tetapi operator sekaligus investor sehingga betul-betul dikelola oleh negara,” ujar Burhanuddin, sebagaimana dikutip pada Jumat (23/10/2026). 

Pencabutan izin usaha pertambangan PT Kristalin Eka Lestari ditetapkan melalui Keputusan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Nomor 20261012-01-0001 Tahun 2026. 

Keputusan tersebut mencakup wilayah pertambangan dengan luas mencapai 3.500 hektare di Nabire, Papua Tengah. 

Burhanuddin menjelaskan, salah satu alasan pencabutan izin tersebut berkaitan dengan temuan aktivitas penambangan emas yang dinyatakan dilakukan secara ilegal, baik di dalam maupun di luar Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) perusahaan. 

Selain persoalan aktivitas pertambangan, perusahaan juga disebut tidak memenuhi kewajiban pembayaran jaminan reklamasi. 

Jaminan reklamasi merupakan salah satu kewajiban yang berkaitan dengan pemulihan lahan setelah kegiatan pertambangan. Kewajiban ini penting untuk memastikan area bekas tambang dapat ditangani sesuai ketentuan yang berlaku. 

Rencana penyerahan wilayah tambang kepada ANTAM menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam menentukan pengelolaan kawasan pertambangan yang izinnya telah dicabut. 

Meski demikian, rencana tersebut perlu dibedakan dari keputusan operasional yang telah berlaku. Informasi yang disampaikan Burhanuddin menunjukkan adanya rencana penyerahan kepada ANTAM, tetapi mekanisme pelaksanaan, jadwal pengambilalihan, dan dimulainya operasional oleh perusahaan tersebut masih perlu dipastikan melalui keterangan resmi lanjutan. 

Bagi Papua Tengah, perkembangan ini menjadi perhatian karena berkaitan dengan pengelolaan sumber daya mineral di Kabupaten Nabire. Kejelasan status pengelolaan selanjutnya diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai arah kebijakan pemerintah terhadap wilayah tambang tersebut. 

 Pemerintah diharapkan memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai tahapan pengalihan pengelolaan, kepastian operasional, serta pelaksanaan kewajiban lingkungan di kawasan pertambangan yang izinnya telah dicabut

Baca Juga  Polri Hadir Jaga Stabilitas Pangan, 25 Serdik Sespimma Angkatan ke-76 Perkuat Kolaborasi Strategis di Bandung

Berita Terkait

🇮🇩 **DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81** 🇮🇩 **17 Agustus 2026** Dengan semangat **“Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”**, Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai semangat bersama dalam memperkuat persatuan, membangun daerah, dan mewujudkan Papua Tengah yang semakin maju. Gubernur Papua Tengah **Meki Nawipa, S.H.** bersama Wakil Gubernur Papua Tengah **Deinas Geley, S.Sos., M.Si.** menyampaikan ucapan **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81**. 🇮🇩 **Bersatu dalam keberagaman, bergerak bersama untuk Papua Tengah yang maju dan Indonesia yang semakin kuat.** **Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.** **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! 🇮🇩** #HUTRI81 #DirgahayuRI #IndonesiaMerdeka #PapuaTengah #MekiNawipa #DeinasGeley #IndonesiaBerdaulat #IndonesiaMaju
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup