NEWS.BUSURNABIRE.ID – NABIRE, PAPUA TENGAH — Pemerintah Provinsi Papua Tengah menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Salah satunya melalui dukungan anggaran sebesar Rp56 miliar untuk pengembangan fasilitas Sekolah Papua Harapan (SPH) Nabire.
Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa saat menghadiri kegiatan Open House Sekolah Papua Harapan (SPH) Nabire di Aula Kasih Nabire, Jumat (28/8/2026).

Meki mengatakan, anggaran Rp56 miliar itu tidak langsung diberikan sekaligus. Dana tersebut akan dikucurkan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan pemerintah serta kebutuhan pembangunan sekolah.
Menurutnya, fasilitas pendidikan yang baik sangat diperlukan agar siswa dapat belajar dengan nyaman dan mendapatkan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan mereka.
Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa perhatian pemerintah terhadap pendidikan tidak hanya sebatas membangun gedung sekolah.
Lebih dari itu, pemerintah ingin memastikan pendidikan mampu menghasilkan sumber daya manusia Papua Tengah yang memiliki ilmu, karakter, keterampilan dan kepercayaan diri.
Saat berada di SPH Nabire, Meki juga melihat secara langsung kondisi sekolah serta mendengarkan berbagai perkembangan yang berkaitan dengan fasilitas, proses pembelajaran dan perkembangan para siswa.

Ia berharap keberadaan SPH dapat memberikan dampak positif terhadap dunia pendidikan di Papua Tengah.
“Harapan saya, Sekolah Papua Harapan dapat berdampak terhadap pembentukan manusia yang berkarakter, berketerampilan dan mampu menciptakan lapangan kerja,” ujar Meki.
Tidak hanya berbicara mengenai dukungan pemerintah, Meki juga memberikan pesan kepada para siswa.
Ia meminta anak-anak memanfaatkan kesempatan bersekolah dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, pendidikan merupakan proses yang membutuhkan waktu, kesabaran dan kerja keras.

Meki berharap para siswa nantinya tidak hanya menjadi orang yang mampu mendapatkan pekerjaan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi dirinya maupun orang lain.
Ia menilai pendidikan merupakan salah satu modal utama untuk mengubah kehidupan seseorang.
“Hujan itu akan turun dengan sendirinya, tetapi seorang anak manusia membentuk dirinya hanya melalui pendidikan,” kata Meki.
Menurut Meki, investasi di bidang pendidikan merupakan investasi untuk masa depan Papua Tengah.
Pembangunan fasilitas sekolah memang penting, namun yang jauh lebih penting adalah bagaimana fasilitas tersebut dapat digunakan untuk membentuk generasi muda yang berkualitas.
Karena itu, dukungan Rp56 miliar untuk SPH Nabire diharapkan dapat membantu sekolah mengembangkan fasilitas dan meningkatkan kualitas lingkungan belajar bagi para siswa.
Meki juga berharap SPH Nabire dapat terus berkembang dan menjadi salah satu pilihan pendidikan berkualitas bagi anak-anak di Papua Tengah.
Gubernur Papua Tengah mengatakan, pemerintah daerah ke depan ingin semakin banyak sekolah berkualitas hadir di Papua Tengah.

Menurutnya, daerah tidak cukup hanya membangun jalan, gedung dan berbagai infrastruktur lainnya. Pembangunan manusia harus berjalan bersamaan agar masyarakat Papua Tengah memiliki sumber daya manusia yang mampu mengelola dan mengembangkan daerahnya sendiri.
Meki berharap sekolah-sekolah di Papua Tengah dapat menjadi tempat bagi anak-anak untuk mendapatkan ilmu sekaligus membangun karakter, moral dan keterampilan.
Dengan dukungan pemerintah, sekolah, guru dan keluarga, ia optimistis generasi muda Papua Tengah dapat tumbuh menjadi generasi yang mampu bersaing dan mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Bagi Meki Nawipa, membangun pendidikan berarti sedang menyiapkan masa depan Papua Tengah.













