NEWS.BUSURNABIRE.id – Nabire: Papua Tengah| Komitmen menjaga stabilitas keamanan kembali ditunjukkan aparat gabungan saat aksi unjuk rasa yang digelar Front Rakyat Bergerak (FRB) di Kantor DPR Provinsi Papua Tengah, Selasa (7/4/2026), berlangsung aman dan kondusif.

Komandan Kodim 1705/Nabire, Letkol (Arh) Dwi Palwanto, menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan aksi tersebut tidak lepas dari soliditas antara TNI, Polri, serta dukungan seluruh elemen masyarakat.
Dalam keterangannya kepada awak media, Dandim mengungkapkan bahwa langkah antisipatif telah dilakukan sejak malam sebelum aksi berlangsung. Ia bersama jajaran turun langsung ke lapangan untuk memantau situasi di sejumlah titik strategis.
“Kami sejak tadi malam sudah melakukan pemantauan di beberapa lokasi, sekaligus berdoa agar seluruh rangkaian kegiatan hari ini berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi lintas institusi menjadi faktor utama dalam menciptakan suasana yang kondusif selama aksi berlangsung. TNI, kata dia, berperan aktif mendukung pihak kepolisian dalam menjalankan tugas pengamanan.
“Kami berkolaborasi penuh dengan Polres dalam pengamanan. Puji Tuhan, seluruh rangkaian kegiatan hari ini dapat berjalan dengan baik tanpa gangguan berarti,” tambahnya.
Lebih jauh, Dwi Palwanto menekankan bahwa aspek keselamatan peserta aksi menjadi perhatian utama, terutama saat massa membubarkan diri dan kembali ke tempat masing-masing.
“Yang terpenting setelah kegiatan ini adalah memastikan seluruh peserta aksi bisa kembali dengan selamat, tanpa kendala di perjalanan,” tegasnya.

Tak hanya itu, ia juga memberikan apresiasi kepada insan pers yang dinilai turut berkontribusi menjaga situasi tetap sejuk melalui pemberitaan yang edukatif dan menenangkan masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada rekan-rekan media yang telah membantu mengawal jalannya kegiatan ini dengan pemberitaan yang positif dan menyejukkan,” ucapnya.
Secara keseluruhan, aksi unjuk rasa FRB di Nabire berlangsung tertib dan damai. Kondisi ini menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat keamanan, masyarakat, dan media mampu menciptakan ruang demokrasi yang aman dan bertanggung jawab di Papua Tengah.













