NEWS.BUSURNABIRE.ID -TIMIKA, Papua Tengah – Organisasi Jurnalis Perempuan Mimika (JPM) resmi memasuki babak baru kepemimpinan. Dalam rapat anggota yang digelar di Timika, Sabtu (7/2/2026), Yulia Linda Bubun Langi ditetapkan sebagai Ketua JPM periode 2026–2028.
Pemilihan tersebut menjadi momentum penting bagi jurnalis perempuan di Kabupaten Mimika untuk memperkuat peran organisasi sebagai ruang advokasi, edukasi, dan penguatan kapasitas. Linda menggantikan Elsina Mnsen yang telah menuntaskan masa kepemimpinan 2024–2026.

Dalam struktur kepengurusan terbaru, Evita Sari Irianti Achmad dipercaya sebagai Wakil Ketua, Martha Rajagukguk sebagai Sekretaris, dan Indri Pariury sebagai Bendahara. Komposisi ini diharapkan mampu membawa energi baru dan memperkuat soliditas internal organisasi.
Sebagai wadah jurnalis perempuan di Mimika, JPM berkomitmen memperjuangkan hak-hak jurnalis perempuan yang kerap berada pada posisi rentan di lapangan. Organisasi ini juga menjadi ruang belajar bersama, baik bagi anggotanya maupun masyarakat dalam mendorong praktik jurnalistik yang profesional dan berperspektif gender.
Ketua demisioner JPM, Elsina Mnsen, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota atas dukungan dan kerja sama selama masa kepemimpinannya. Ia berharap kepengurusan baru mampu melanjutkan program yang telah dirintis sekaligus melakukan pembenahan di berbagai sektor.
“Apa yang belum maksimal di periode kami, kiranya bisa menjadi catatan untuk pengurus baru agar JPM semakin berkembang. Saya berharap kita tetap berjalan di rel yang sama, menjaga komitmen dan marwah organisasi,” ujar Elsina.
Sementara itu, Linda Bubun Langi dalam sambutan perdananya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Jurnalis yang telah berkecimpung hampir dua dekade di dunia pers ini menegaskan bahwa keberlanjutan JPM adalah hasil kerja kolektif seluruh anggota.
Menurutnya, tiga tahun ke depan akan difokuskan pada penguatan komunikasi internal, peningkatan kapasitas anggota, serta mendorong kemandirian organisasi agar lebih adaptif dan inovatif di tengah dinamika dunia jurnalistik.
“Saya berterima kasih atas kepercayaan ini. Namun keberhasilan JPM bukan hanya tugas ketua, melainkan tanggung jawab kita bersama. Dukungan dan kebersamaan teman-teman menjadi kunci agar visi dan misi organisasi bisa terwujud,” tegas Linda.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga solidaritas di tengah tantangan profesi yang semakin kompleks. Linda mengajak seluruh jurnalis perempuan Mimika untuk tetap bersatu dan tidak mudah terpecah oleh dinamika di lapangan.
Dengan kepemimpinan baru ini, JPM diharapkan semakin aktif mengambil peran strategis dalam membangun ekosistem pers yang sehat di Papua Tengah, sekaligus memperkuat posisi jurnalis perempuan sebagai pilar penting dalam menjaga demokrasi dan keterbukaan informasi publik.













