NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Kepala Suku Sarakwari, Agus Rumatrai, menggelar sosialisasi bersama puluhan warga Kampung Sima Damka, Distrik Yaur, Kabupaten Nabire, Minggu (30/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung di depan Pustu Kampung Sima ini difokuskan pada imbauan menjaga keamanan lingkungan, mencegah gangguan Kamtibmas, dan mendukung penuh program-program strategis Pemerintah Pusat.

Acara yang dihadiri sekitar 30 warga tersebut juga disertai pembagian paket sembako sebagai bentuk kepedulian sosial dari Agus Rumatrai kepada masyarakat setempat.
Dalam penyampaiannya, Agus Rumatrai menegaskan pentingnya kesadaran kolektif untuk menjaga keamanan pribadi maupun lingkungan sekitar. Ia meminta masyarakat lebih memperhatikan keluarga, terutama anak-anak, serta tidak mengabaikan tanda-tanda potensi kriminal.
“Mari sama-sama kita lihat, kita saling mengingatkan. Kalau ada hal aneh, masalah, atau berita yang tidak benar, segera lapor ke pihak keamanan,” ujar Agus Rumatrai.
Ia juga menekankan agar warga tidak mudah percaya pada isu dan provokasi yang dapat memicu keresahan.
Agus Rumatrai mengajak masyarakat Kampung Sima untuk menjaga stabilitas keamanan agar program pembangunan dari Pemerintah dapat masuk dan terealisasi dengan baik.

Menurutnya, dukungan masyarakat sangat menentukan keberhasilan program strategis yang digagas Pemerintah Pusat.
“Program Pemerintah akan berjalan kalau kita aman. Dengan dukungan masyarakat, pembangunan bisa kita rasakan langsung,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang dinilainya tegas dalam pemberantasan korupsi dan mendorong percepatan penyaluran dana pembangunan ke kampung.
“Kita berterima kasih kepada Presiden Prabowo yang tegas menekankan tidak ada korupsi. Kita sudah dengar ratusan triliun uang korupsi dikembalikan ke negara,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa kekayaan alam yang besar seharusnya membuat masyarakat di kampung-kampung hidup sejahtera.
Sebagai bentuk kepedulian, Agus Rumatrai membagikan paket sembako kepada warga yang hadir. Ia menegaskan bahwa kehadirannya bukan sebagai pejabat adat, tetapi sebagai keluarga yang lahir dan besar di wilayah tersebut.
“Saya hanya bisa memberikan sedikit sembako. Yang penting kita tetap bersyukur dan hidup mandiri,” tuturnya.

Kegiatan sosialisasi berlangsung tertib dan lancar sejak pukul 15.30 hingga 17.00 WIT. Warga menyambut baik pesan-pesan yang disampaikan dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk mempererat kebersamaan.













