NEWS.BUSURNABIRE.ID – NABIRE | Wujud keberpihakan pemerintah pusat terhadap kesejahteraan Orang Asli Papua (OAP) kembali terasa nyata. Pada Sabtu, 15 November 2025, Pemerintah menyerahkan bantuan usaha berupa kios lengkap dengan isi dan perlengkapan kepada Bram Jitro Homba, selaku Kepala Suku Yaur Hegure, di Jl. Poros Kampung Waroki, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.
Bantuan ini tidak hanya menjadi dukungan terhadap ekonomi keluarga kepala suku, namun juga menjadi simbol perhatian negara dalam mendorong kemandirian masyarakat kampung dan memperkuat ekonomi kerakyatan di Papua Tengah.

Dalam kesempatan tersebut, Bram Jitro Homba menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta Wakil Presiden RI atas bantuan nyata yang ia terima.
“Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden atas bantuan kios yang telah diberikan kepada kami. Bantuan ini sangat berarti karena membantu kami untuk dapat berusaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” ujar Bram.
Kepala suku menegaskan bahwa masyarakat Yaur Hegure beserta seluruh jajaran adat mendukung penuh seluruh program pemerintah pusat yang menyentuh langsung hingga tingkat kampung dan provinsi.
Bram turut menyampaikan harapan agar perhatian pemerintah tidak hanya diberikan kepada tokoh adat, tetapi juga kepada rumah-rumah penduduk di sepanjang jalur pemukiman yang membutuhkan sentuhan pembangunan.
Ia mendorong pemerintah daerah dan pusat agar memperhatikan kebutuhan masyarakat kecil yang ingin bangkit melalui usaha mandiri maupun kegiatan ekonomi produktif lainnya.
Lebih jauh, Kepala Suku Yaur Hegure menekankan bahwa peningkatan ekonomi masyarakat hanya dapat tercapai melalui program pemberdayaan berkelanjutan. Ia meminta agar masyarakat kampung mendapatkan:
- Bantuan usaha produktif
- Pelatihan keterampilan
- Penguatan UMKM
- Akses permodalan yang memadai
Menurut Bram, program-program seperti ini sangat dibutuhkan agar masyarakat memiliki penghasilan stabil dan mampu mengembangkan potensi lokal yang ada.
Bram Jitro Homba meyakini bahwa pembangunan ekonomi di Papua Tengah akan berkembang lebih baik apabila pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat adat berjalan bersama dalam satu tujuan.
“Kami percaya bahwa jika pemerintah dan masyarakat bekerja bersama, kesejahteraan masyarakat akan meningkat dan dampaknya dirasakan secara menyeluruh,” tegasnya.













