KH Muchammad Rofik Resmi Pimpin MUI Papua Tengah Masa Khidmat 2025–2030

By BusurNabire.id
Minggu, 9 November 2025 08:18 WIB | 148 Views
KH Muchammad Rofik Resmi Pimpin MUI Papua Tengah Masa Khidmat 2025–2030 (Foto: Busur Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua Tengah secara resmi melaksanakan Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus masa khidmat 2025–2030 pada Sabtu, 9 November 2025 bertepatan dengan 18 Jumadil Awal 1447 H. Kegiatan berlangsung khidmat di Gedung Islamic Center Masjid Agung Al-Falah, Jalan Merdeka, Kabupaten Nabire, dan mengangkat tema besar: “Meneguhkan Peran Ulama Dalam Merawat Kerukunan dan Mengawal Pembangunan Papua Tengah yang Damai Bermartabat.”

Acara ini menjadi momentum penting bagi umat Islam di Papua Tengah, menandai era baru peran kelembagaan ulama dalam memperkuat nilai keagamaan, membangun dakwah moderat, serta menjaga kerukunan dalam bingkai kehidupan bermasyarakat yang majemuk di Tanah Papua.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan yang dipandu oleh Hj. Satriani Ali, S.Pd.I., M.H, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Rudy Ahmad Letsoin. Usai lantunan ayat suci, para hadirin berdiri untuk menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya serta Mars MUI, menandai kebulatan tekad bahwa MUI sebagai lembaga keulamaan berada dalam bingkai keindonesiaan dan kebangsaan.

KH Muchammad Rofik Resmi Pimpin MUI Papua Tengah Masa Khidmat 2025–2030 (Foto: Busur Nabire)

Acara pelantikan ini turut dihadiri berbagai unsur penting dari Pemerintah Daerah, TNI–Polri, serta tokoh masyarakat. Hadir perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, yaitu Staf Ahli III Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Marten Ukago, SE., M.Si, yang mewakili Gubernur Papua Tengah. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap peran ulama dalam memelihara harmoni sosial di wilayah yang multikultural seperti Papua Tengah.

Dari Pemerintah Kabupaten Nabire, hadir Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawennari, yang sekaligus menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus MUI Papua Tengah yang dilantik.

Acara ini juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), antara lain Perwakilan Korem 173/PVB, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Waka Polda) Papua Tengah, Kombes Pol Muhajir, S.I.K., M.H , Perwakilan Kodim 1705/Nabire, Kopasgat Nabire, Perwakilan Polres Nabire

Baca Juga  Gubernur Meki Nawipa Santuni Anak Yatim dan Khotib di Mimika Saat Ramadan

Kehadiran unsur TNI–Polri menegaskan bahwa pembangunan daerah dan stabilitas sosial tidak bisa dipisahkan dari peran agama yang menyejukkan serta ulama yang membimbing umat dengan pendekatan damai.

Kehadiran para tokoh agama, pengurus organisasi Islam, pimpinan ormas keagamaan, ulama, cendekiawan muslim, perwakilan pemerintah daerah, serta aparat keamanan TNI–Polri tampak menyemarakkan kegiatan. Hadir pula tokoh lintas agama sebagai simbol kuatnya komitmen MUI Papua Tengah dalam menjaga kerukunan dan persaudaraan antarumat beragama.

Prosesi pelantikan dilakukan langsung oleh Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat, Drs. Abdul Manan Ghani, MM, setelah pembacaan Surat Keputusan Nomor Kep-003/DP-MUI/PPT/V/2025 oleh Suryono Al Farizi, S.Pd, yang menetapkan susunan kepengurusan dan komisi MUI Provinsi Papua Tengah masa khidmat 2025–2030.

SK tersebut merupakan tindak lanjut hasil Musyawarah Daerah I MUI Papua Tengah pada Mei 2025, sekaligus menegaskan tugas dan amanah pengurus dalam menjalankan fungsi keulamaan dan pengabdian sosial keagamaan di daerah.

KH Muchammad Rofik Resmi Pimpin MUI Papua Tengah Masa Khidmat 2025–2030 (Foto: Busur Nabire)

Dalam struktur yang ditetapkan, KH Muchammad Rofik ditetapkan sebagai Ketua Umum MUI Provinsi Papua Tengah, didampingi jajaran pimpinan yang membawahi berbagai komisi strategis seperti Komisi Fatwa, Dakwah, Pendidikan dan Kaderisasi, Ukhuwah Islamiyah dan Pengembangan Masyarakat, Ekonomi Umat, Hukum dan HAM, Komunikasi dan Informasi, serta Komisi Kerukunan Antarumat Beragama.

Susunan komisi yang lengkap menunjukkan kesiapan kelembagaan untuk bekerja terarah dan terukur, menyentuh aspek pembinaan umat dari pondasi akidah, sosial, pendidikan, hingga ekonomi syariah yang berkelanjutan.

Sambutan Ketua Umum MUI Papua Tengah Dalam sambutannya yang penuh keteduhan, KH Muchammad Rofik menegaskan bahwa pelantikan ini tidak hanya merupakan agenda seremoni, tetapi peneguhan tanggung jawab moral dan keagamaan

“Hari ini adalah momentum yang sangat penting bagi kita semua, khususnya bagi umat Islam di Provinsi Papua Tengah. Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi penegasan amanah. MUI memiliki peran strategis sebagai khadimul ummah atau pelayan umat, sekaligus shadiqul hukumah, mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan beragama yang rukun dan damai.”

Baca Juga  Sekda Papua Tengah Tegaskan Kompetensi ASN DOB Harus Terus Ditingkatkan

Beliau menekankan bahwa Papua Tengah adalah wilayah dengan keragaman suku, budaya, dan agama yang menjadi kekayaan, bukan perbedaan yang memecah.

“Keberagaman ini adalah anugerah. MUI harus tampil sebagai penyejuk, sebagai sumber pencerahan, dan benteng yang menjaga umat agar tidak mudah terseret paham ekstrem dan intoleran.”

KH Rofik kemudian mengajak seluruh pengurus menjalankan tugas dengan ikhlas, kompak, dan penuh tanggung jawab, serta menguatkan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah.

“Mari kita bekerja sama, bukan sama-sama bekerja. Pengabdian ini bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi demi kemaslahatan umat dan kejayaan Islam di tanah Papua Tengah. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan, keikhlasan, dan kemudahan kepada seluruh pengurus MUI Papua Tengah dalam mengemban amanah,” tutup KH Rofik.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat, Drs. Abdul Manan Ghani, MM, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat dan doa dari Ketua Umum MUI Pusat, serta menegaskan bahwa kedudukan ulama adalah mulia dan penuh amanah.

“Para ulama adalah waratsatul anbiya, pewaris para nabi. Ilmu, hikmah, dan keteladanan menjadi landasan dalam membimbing umat. Maka pengabdian di MUI bukan sekadar tugas organisasi, tetapi ladang amal saleh yang kelak dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.”

Beliau menekankan pentingnya sinergi antara MUI dan Pemerintah Daerah untuk membangun kehidupan masyarakat yang aman dan sejahtera.

“Ulama harus menyatu dengan umat. MUI harus menjadi pelayan umat, bukan sekadar memberi arahan, tetapi hadir, mendengar, dan menyelesaikan kebutuhan umat.”

Drs. Abdul Manan Ghani juga menegaskan bahwa Papua Tengah merupakan contoh keberagaman yang seharusnya dirawat, bukan dipertentangkan.

“Indonesia ini kaya akan suku, bahasa, tradisi, dan agama. Namun perbedaan bukan alasan untuk terpecah. Justru di Papua Tengah, kerukunan harus terus dirawat, menjadi teladan bagi daerah lain.”

Baca Juga  Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Papua Tengah Aman Jelang Lebaran

Baik dalam sambutan Ketua Umum maupun Wasekjen MUI Pusat, dua fokus utama MUI Papua Tengah ke depan Penguatan Moderasi Beragama

“Kita Mencegah radikalisme dan sikap intoleran serta Meningkatkan pembinaan dakwah yang sejuk dan menenteramkan

Sedangkan yang kedua dalam Fokus Utama MUI Papua Tengah Pemberdayaan Ekonomi Umat

“Mendorong ekonomi syariah dan usaha produktif berbasis masjid, Mengoptimalkan komisi pemberdayaan dan kolaborasi dengan pemerintah daerah,”jelas Abdul Manan

Dengan dua fokus ini, MUI diharapkan tidak hanya menjadi lembaga fatwa, tetapi pusat pengembangan masyarakat muslim yang mandiri, seimbang, dan solutif.

Acara pelantikan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh K.H. Rohimin Abdurrahman, S.Pd untuk keberkahan dan kesinambungan pengabdian MUI dalam masa khidmat 2025–2030. Para hadirin sepakat bahwa perjalanan MUI ke depan memerlukan niat tulus, langkah kolektif, serta keterlibatan aktif seluruh lapisan umat.

Kehadiran MUI sebagai penjaga moral, penuntun umat, dan mitra strategis pemerintah diharap menjadi fondasi kokoh untuk membangun Papua Tengah yang damai, harmonis, sejahtera, dan bermartabat.

Berita Terkait

Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 2026. Kiranya damai Natal membawa harapan baru, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun Papua Tengah yang aman, sejahtera, dan berkeadilan. — Meki Nawipa, S.H Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, S.Sos., M.Si Wakil Gubernur Papua Tengah
Wakil Bupati Kabupaten Intan Jaya beserta Keluarga Besar mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Selamat Menyongsong Tahun Baru 2026.
Soni (1)
Karel Tabuni, S.T Anggota DPRK Nabire Beserta Keluarga Besar mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Selamat Menyongsong Tahun Baru, 1 Januari 2026.
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup