>

Ali Kabiay Kutuk Keras Aksi Penembakan Brutal di Nabire, Sebut Tindakan Pengecut

By BusurNabire.id
Senin, 20 Oktober 2025 12:26 WIB | 262 Views
Ali Kabiay Kutuk Keras Aksi Penembakan Brutal di Nabire, Sebut Tindakan Pengecut (Foto: Busur Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire| Ketua Pemuda Adat Saireri II Nabire, Albert Ali Kabiay, dengan tegas mengutuk keras aksi penembakan brutal yang terjadi di wilayah Kalisemen, Nabire, yang menewaskan satu warga sipil dan melukai delapan orang lainnya. Peristiwa memilukan itu diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata di bawah komando Aibon Kogoya, pada Minggu (19/10/2025).

Dalam keterangannya kepada awak media, Ali Kabiay menyampaikan rasa duka mendalam sekaligus mengecam keras tindakan yang disebutnya pengecut dan biadab. Ia menilai tindakan tersebut telah mencederai nilai kemanusiaan dan merusak kedamaian di tanah Papua Tengah yang sedang gencar membangun.

Ali Kabiay Kutuk Keras Aksi Penembakan Brutal di Nabire, Sebut Tindakan Pengecut (Foto: Busur Nabire)

“Aksi yang dilakukan oleh kelompok Aibon Kogoya ini adalah tindakan pengecut. Mereka menembak, menganiaya, bahkan membunuh warga sipil yang tidak bersalah. Warga ini punya keluarga, punya anak, pekerjaan, dan kehidupan yang harusnya dilindungi, bukan dijadikan korban kekerasan,” tegas Ali Kabiay.

Menurutnya, kekerasan yang dilakukan kelompok bersenjata tersebut bukan hanya menyasar individu, tetapi juga mengganggu tatanan bernegara, merusak stabilitas keamanan, dan menghambat pembangunan Papua Tengah yang kini menjadi barometer kemajuan wilayah tengah Tanah Papua.

“Nabire adalah ibu kota Provinsi Papua Tengah yang menjadi pusat pembangunan. Aksi kekejaman seperti ini hanya merusak semangat kebersamaan dan mengganggu keamanan masyarakat yang heterogen,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Ali Kabiay juga meminta TNI dan Polri untuk meningkatkan pengamanan di sejumlah titik rawan seperti jalur Topo Nabire, Muara Kali Wanggar, hingga wilayah pesisir Jati Dharma indah, agar kelompok separatis bersenjata tidak lagi masuk dan mengancam masyarakat.

“Kami masyarakat adat Saireri sudah melakukan banyak kegiatan produktif. Kami tidak ingin kelompok separatis dari atas gunung turun mengganggu kenyamanan kami di wilayah adat Sereri. Keamanan harus diperketat di jalur strategis agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

Baca Juga  TNI Hadir, Jembatan Garuda Buka Akses Ekonomi Masyarakat Nabire

Ia juga menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk bersatu menjaga keamanan dan ketertiban (kamtibmas) di lingkungan masing-masing. Menurutnya, rasa aman adalah modal utama dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah.

Lebih jauh, Ali Kabiay menegaskan bahwa tindakan kelompok bersenjata yang kerap menyasar guru, tenaga kesehatan, ASN, hingga pekerja sipil, merupakan bentuk teror yang tak dapat ditolerir.

“Saya ingin mengingatkan kelompok kriminal bersenjata atau separatis bersenjata, termasuk yang mengatasnamakan Organisasi Papua Merdeka (OPM), agar segera sadar diri. Berhentilah menyiksa masyarakat sipil, guru, pekerja, dan tenaga kesehatan. Perbuatan itu sudah menunjukkan bahwa kalian bisa dikategorikan sebagai organisasi teroris,” tegas Ali Kabiay.

Ia menutup pernyataannya dengan doa dan harapan agar Papua Tengah, khususnya Nabire, segera pulih dari rasa takut akibat aksi kekerasan tersebut.

“Mari kita bersatu menjaga kedamaian. Jangan biarkan kekerasan menghancurkan masa depan kita. Tuhan memberkati Tanah Papua,” pungkasnya.

Berita Terkait

🇮🇩 **DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81** 🇮🇩 **17 Agustus 2026** Dengan semangat **“Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”**, Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai semangat bersama dalam memperkuat persatuan, membangun daerah, dan mewujudkan Papua Tengah yang semakin maju. Gubernur Papua Tengah **Meki Nawipa, S.H.** bersama Wakil Gubernur Papua Tengah **Deinas Geley, S.Sos., M.Si.** menyampaikan ucapan **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81**. 🇮🇩 **Bersatu dalam keberagaman, bergerak bersama untuk Papua Tengah yang maju dan Indonesia yang semakin kuat.** **Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.** **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! 🇮🇩** #HUTRI81 #DirgahayuRI #IndonesiaMerdeka #PapuaTengah #MekiNawipa #DeinasGeley #IndonesiaBerdaulat #IndonesiaMaju
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup