>

Intelektual Intan Jaya Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Tuduhan Terhadap Detinus Sani

By BusurNabire.id
Sabtu, 18 Oktober 2025 09:13 WIB | 288 Views
Intelektual Intan Jaya Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Tuduhan Terhadap Detinus Sani (Foto: Daud)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Sejumlah intelektual asal Kabupaten Intan Jaya yang tergabung dalam Kumpulan Intelektual Kabupaten Intan Jaya (KIKI) mengeluarkan pernyataan sikap resmi menanggapi tudingan yang disampaikan oleh juru bicara Organisasi Papua Merdeka (OPM) terhadap salah satu tokoh muda mereka, Detinus Sani, S.Sos.

Rilis resmi tersebut disampaikan kepada awak media News.BusurNabire.id di Nabire, Sabtu (18/10/2025), sebagai bentuk klarifikasi sekaligus pembelaan terhadap sosok Detinus Sani yang selama ini dikenal aktif dalam kegiatan kemanusiaan di wilayah konflik Intan Jaya.

Intelektual Intan Jaya Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Tuduhan Terhadap Detinus Sani (Foto: Istimewa)

Dalam pernyataan tertulis yang ditandatangani oleh empat tokoh intelektual Intan Jaya, yakni Martinus Maisini, S.T., Elias Mujijau, Ndarinus Kobogau, S.H., M.H., dan Daud Tigau, S.Pd., mereka dengan tegas membantah dan menyesalkan tudingan tidak berdasar yang ditujukan kepada Detinus Sani.

Kumpulan Intelektual Kabupaten Intan Jaya menegaskan bahwa Detinus Sani, S.Sos. merupakan salah satu intelektual yang selama ini berdiri di garis depan dalam melindungi dan membantu masyarakat sipil di Kabupaten Intan Jaya.

“Saudara Detinus Sani telah banyak berperan dalam mengevakuasi korban hidup maupun korban meninggal akibat kontak tembak antara TPN OPM dan aparat keamanan TNI-Polri. Tuduhan terhadapnya sangat tidak berdasar dan mencederai semangat kemanusiaan,” demikian bunyi poin utama dalam pernyataan sikap tersebut.

Para intelektual Intan Jaya menuntut agar oknum atau pihak yang menyebarkan informasi bohong mengenai Detinus Sani segera melakukan klarifikasi terbuka kepada publik.

“Jika tidak ada klarifikasi, kami akan melaporkan hal ini kepada pihak berwajib karena informasi tersebut telah menimbulkan keresahan dan mengganggu psikologis saudara kami,” tegas pernyataan itu.

Kumpulan Intelektual Kabupaten Intan Jaya menilai, pernyataan juru bicara OPM merupakan bentuk pembunuhan karakter terhadap anak bangsa yang tengah bekerja untuk misi kemanusiaan di daerah rawan konflik. Mereka juga menantang pihak yang menuduh agar menunjukkan bukti konkret yang menjadi dasar penetapan status DPO terhadap Detinus Sani.

Baca Juga  Spektakuler! Polda Papua Tengah Layani Ratusan Warga Mimika Lewat Bakti Kesehatan Gratis

Dalam rilis tersebut, Kumpulan Intelektual Kabupaten Intan Jaya juga menyinggung foto yang dijadikan bahan tudingan oleh juru bicara OPM. Mereka menjelaskan bahwa foto itu sebenarnya menunjukkan Detinus Sani sedang bernegosiasi dengan aparat TNI untuk melakukan evakuasi terhadap korban dari kalangan masyarakat sipil maupun anggota TPN-OPM yang terluka.

“Pernyataan sepihak tanpa dasar justru mengganggu konsentrasi para intelektual yang selama ini berjuang di lapangan untuk kemanusiaan,” lanjut pernyataan itu.

Kumpulan Intelektual Kabupaten Intan Jaya juga meminta oknum lokal di Intan Jaya yang diduga memberikan informasi keliru kepada pihak OPM agar turut mengklarifikasi dan tidak memprovokasi situasi di daerah.

Pernyataan sikap tersebut diakhiri dengan ajakan kepada seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan untuk tetap menjaga komitmen kemanusiaan dan kebenaran, serta tidak mudah terpengaruh oleh isu atau propaganda yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami percaya bahwa kebenaran akan selalu berpihak pada niat baik dan kerja nyata. Allah dan bangsa Papua memberkati kita semua,” tutup pernyataan yang dibacakan oleh para intelektual Intan Jaya itu.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup