Gubernur Meki Nawipa Dorong Deiyai Jadi Sentra Kopi Arabika Papua Tengah

By BusurNabire.id
Kamis, 9 Oktober 2025 05:35 WIB | 153 Views
Gubernur Meki Nawipa Dorong Deiyai Jadi Sentra Kopi Arabika Papua Tengah (Foto: Busur Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Deiyai | Pemerintah Provinsi Papua Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Meki Nawipa, S.H., terus menunjukkan komitmen kuat untuk membangun ekonomi masyarakat berbasis pertanian. Salah satu langkah nyatanya adalah pembelian 6.400 bibit pohon Kopi Arabika yang akan disalurkan kepada masyarakat di Kabupaten Deiyai Kamis 9/10/2025

Bupati Deiyai, Melkianus Mote, S.T., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian besar Gubernur Papua Tengah terhadap pengembangan sektor pertanian di wilayahnya. Ia menilai bantuan bibit kopi tersebut menjadi peluang besar bagi masyarakat Deiyai untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

“Bagi warga Deiyai yang memiliki lahan kosong akan mendapatkan bibit pohon kopi untuk dibudidayakan. Ini menjadi langkah awal agar Deiyai bisa dikenal sebagai daerah penghasil Kopi Arabika terbaik di Papua Tengah,” ujar Bupati Melkianus Mote.

Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Deiyai, Aleks Pigai, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa mekanisme penyaluran bibit Kopi Arabika akan diatur secara terencana. Pemerintah daerah menargetkan agar para petani bukan hanya menerima bibit, tetapi juga mendapatkan pelatihan budidaya dan pemasaran kopi.

“Bibit kopi ini bukan hanya untuk ditanam, tapi menjadi modal kerja jangka panjang. Kami akan melatih petani agar ke depan bisa menjadi distributor kopi Arabika Deiyai,” ungkap Pigai.

Selain itu, Aleks Pigai juga menuturkan bahwa setiap petani yang menyiapkan bibit akan mendapatkan tambahan insentif.

“Satu pohon kopi dihargai Rp2.500 per bulan. Kalau petani siapkan 1.000 pohon berarti Rp2.500.000, yang siapkan 5.000 pohon bisa mendapat Rp12.500.000. Jadi petani akan mendapat manfaat dari buah kopi, bibit, dan dana operasional,” jelasnya.

Menghadapi kendala infrastruktur akibat putusnya jalan di Kilometer 139–141, Aleks Pigai juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam sayur, ubi jalar, dan memelihara ternak di rumah masing-masing.

Baca Juga  Respon Cepat Polisi Tangani Kebakaran Rumah di Karadiri Nabire, Kerugian Capai Rp300 Juta

Ia menegaskan bahwa Dinas Pertanian akan turun langsung ke kampung-kampung, bukan untuk membagikan uang, tetapi memberikan pendampingan dan edukasi lapangan.

“Kami akan datang melihat langsung bagaimana masyarakat memelihara ayam, mengolah kopi, atau menanam tanaman pangan. Kalau ada metode yang salah, kami langsung bantu bimbing di lapangan,” tegas Pigai.

Dinas Pertanian Deiyai juga telah menghimpun data petani dan mengajukannya ke pemerintah provinsi dan pusat untuk mendapatkan dukungan tambahan. Namun, Pigai menegaskan bahwa bantuan ke depan hanya akan diberikan kepada masyarakat yang memiliki KTP dan nomor rekening aktif.

“Mulai tahun depan, pemerintah tidak lagi menerima proposal di atas meja. Kami akan turun langsung mengecek lokasi usaha masyarakat agar bantuan tepat sasaran,” pungkasnya.

Dengan dukungan bibit kopi dari Gubernur Meki Nawipa, serta sinergi antara Pemprov Papua Tengah dan Pemkab Deiyai, diharapkan sektor Kopi Arabika Deiyai tumbuh menjadi penggerak ekonomi baru. Program ini tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga membuka peluang ekspor dan memperkenalkan cita rasa khas kopi Papua Tengah ke pasar nasional bahkan internasional.

Berita Terkait

WhatsApp Image 2026-04-02 at 13.08.35
Polda Papua Tengah mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H
Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah Beserta Staf dan Jajaran mengucapkan Selamat Hari Raya NYE
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup