NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) pertama tingkat Provinsi Papua Tengah resmi ditutup dengan penuh keberkahan dan kebanggaan. Dalam momen penutupan yang berlangsung khidmat, Minggu 13/7/2025
Wakil Bupati Kabupaten Nabire, Burhanuddin Pawennari, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur yang mendalam atas kesuksesan acara yang digelar di Ibu Kota Provinsi Papua Tengah, yakni Kabupaten Nabire.
“Pertama-tama, kita memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT karena kegiatan STQH pertama tingkat Provinsi Papua Tengah ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan sukses,” ujar Wakil Bupati Burhanuddin Pawennari saat diwawancarai awak media usai acara penutupan.
STQH ini menjadi yang pertama kalinya digelar di Provinsi Papua Tengah, dan dipusatkan di Kabupaten Nabire sebagai tuan rumah. Acara ini diikuti oleh 7 kabupaten dari total 8 kabupaten di Papua Tengah, dengan Intan Jaya sebagai satu-satunya kabupaten yang belum berpartisipasi.

“Suksesnya pelaksanaan STQH ini adalah tolok ukur penting bagi Papua Tengah untuk menyelenggarakan event serupa di masa depan. Masyarakat Nabire menunjukkan dukungan penuh, dan itu membuat kegiatan ini berjalan selama tiga hari tanpa hambatan,” tambah Burhanuddin.
Wakil Bupati Nabire juga mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian kafilah Nabire yang berhasil menyabet peringkat dua terbaik, hanya berada satu tingkat di bawah Kabupaten Mimika sebagai juara umum.
“Prestasi ini sangat membanggakan kami sebagai pimpinan daerah. Mereka telah berusaha maksimal dengan kemampuan dan semangat tinggi dalam membaca Al-Qur’an dan Hadis,” ungkapnya.
Wakil Bupati Burhanuddin menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan bagi para Kori dan Koriah, yang kelak akan mewakili Papua Tengah di ajang MTQ Nasional di Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Oktober 2025 mendatang.
“Mereka harus terus diberi motivasi, dukungan, dan pembinaan agar bisa membawa nama baik daerah di tingkat nasional,” ujarnya penuh semangat.
Ia juga menyebut bahwa pembinaan tersebut akan terus dijalankan oleh LPTQ Kabupaten Nabire di bawah kepemimpinan Haji Lahalim, S.Sos, sebagai bentuk komitmen daerah dalam pengembangan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.













