>

Tegas! RSUD Nabire Harus Diaudit Sebelum Dikelola Pemprov

By BusurNabire.id
Selasa, 27 Mei 2025 02:41 WIB | 505 Views
Tegas! Gubernur Papua Tengah Minta Audit Independen RSUD Nabire (Foto: Busur Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire: Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan bahwa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire perlu menjalani audit menyeluruh sebelum Pemerintah Provinsi Papua Tengah mempertimbangkan untuk mengambil alih pengelolaannya dari Pemerintah Kabupaten Nabire. 

Hal ini disampaikan Gubernur Nawipa kepada wartawan pada Senin (26/5/2025) di dampingi Wagub Deinas Geley, menanggapi surat supervisi dari Bupati Nabire yang sebelumnya disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah. 

“Kita sudah tahu kelemahan RSUD Nabire ada di mana. Karena itu, kami merekomendasikan agar pihak rumah sakit memberikan kepercayaan kepada BPKP, kantor akuntan publik, atau lembaga independen lainnya untuk melakukan audit secara menyeluruh,” tegas Gubernur Meki Nawipa. 

Hal ini disampaikan Gubernur Nawipa kepada wartawan pada Senin (26/5/2025) di dampingi Wagub Deinas Geley, menanggapi surat supervisi dari Bupati Nabire yang sebelumnya disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah.  terkait RSUD Nabire (Foto: Busur Nabire)

Gubernur menjelaskan bahwa surat yang dikirimkan Bupati Nabire kepada Pemerintah Provinsi hanyalah bersifat supervisi, bukan pengalihan kewenangan pengelolaan RSUD Nabire. 

“RSUD Nabire tetap milik Pemerintah Kabupaten Nabire. Kami hanya melaksanakan supervisi sesuai permintaan. Oleh karena itu, rekomendasi kami jelas: sebelum dilakukan pengalihan, audit internal harus dilakukan terlebih dahulu,” lanjutnya. 

Menurut Nawipa, jika audit tersebut tidak dilakukan, maka berbagai persoalan di tubuh RSUD Nabire tidak akan terselesaikan. Ia menegaskan bahwa Pemprov Papua Tengah tidak bersedia mengambil alih pengelolaan RSUD Nabire tanpa adanya transparansi dan evaluasi menyeluruh. 

“Setelah ada audit, barulah Bupati Nabire dapat memberikan mandat resmi kepada Gubernur untuk mengambil alih. Kalau tidak ada audit, kami tidak tahu apa isi di dalamnya. Tidak bisa asal ambil alih begitu saja,” tegasnya. 

Gubernur Nawipa juga mengingatkan agar publik tidak salah paham atas keterlambatan pengambilalihan pengelolaan RSUD Nabire. Ia menjelaskan bahwa tanggung jawab penuh atas rumah sakit tersebut tetap berada di tangan Bupati dan DPRD Kabupaten Nabire. 

Baca Juga  Maria Ibu CKC Kecewa Tak Bisa Ikuti Langsung Sidang Perdana AWS di PN Nabire

“Jangan sampai publik mengira karena ada surat dari Bupati, lalu Gubernur tidak bertindak. Semua proses harus melalui mekanisme yang benar, dan sekarang bola ada di tangan Pemkab Nabire,” ujarnya. 

Langkah tegas dari Gubernur Papua Tengah ini menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan kesehatan yang lebih baik di wilayahnya, khususnya melalui penataan tata kelola RSUD Nabire secara profesional. 

Berita Terkait

🇮🇩 **DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81** 🇮🇩 **17 Agustus 2026** Dengan semangat **“Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”**, Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai semangat bersama dalam memperkuat persatuan, membangun daerah, dan mewujudkan Papua Tengah yang semakin maju. Gubernur Papua Tengah **Meki Nawipa, S.H.** bersama Wakil Gubernur Papua Tengah **Deinas Geley, S.Sos., M.Si.** menyampaikan ucapan **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81**. 🇮🇩 **Bersatu dalam keberagaman, bergerak bersama untuk Papua Tengah yang maju dan Indonesia yang semakin kuat.** **Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.** **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! 🇮🇩** #HUTRI81 #DirgahayuRI #IndonesiaMerdeka #PapuaTengah #MekiNawipa #DeinasGeley #IndonesiaBerdaulat #IndonesiaMaju
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup