NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire: SMA YPK Tabernakel (Sekolah Menengah Atas Yayasan Pendidikan Kristen) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44 dengan penuh sukacita dan semangat pelayanan pada Minggu , 25 Mei 2025. Kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan historis, tetapi juga momentum refleksi atas dedikasi sekolah dalam mencetak generasi berkarakter dan takut akan Tuhan di Tanah Papua.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, acara ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, para guru, alumni, siswa, orang tua, serta tamu undangan lainnya yang datang dari berbagai wilayah.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Deinas Geley menyampaikan apresiasi tinggi terhadap perjalanan panjang SMA YPK Tabernakel yang telah banyak berkontribusi dalam dunia pendidikan Papua.
“44 tahun bukan waktu yang sebentar. Ini adalah bukti perjalanan panjang, penuh perjuangan, dedikasi, dan cinta dari para guru, orang tua, serta seluruh pihak yang ikut membesarkan sekolah ini,” ungkap Deinas.

Wakil Gubernur menegaskan bahwa SMA Tabernakel bukan sekadar lembaga akademik, melainkan tempat membentuk karakter, iman, dan semangat pelayanan. Ia menyebut sekolah ini sebagai wujud nyata dari semangat gereja yang melahirkan generasi penuh kasih, integritas, dan kerja keras.
“Saya percaya keberadaan SMA YPK Tabernakel tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi rumah pembentukan karakter dan iman. Nilai-nilai Kristen tertanam kuat dalam setiap proses pendidikan di sini,” katanya.

Deinas juga mengaitkan sejarah pendidikan Kristen di Tanah Papua dengan peran penting SMA YPK Tabernakel dalam melahirkan pemimpin-pemimpin besar di berbagai sektor, termasuk dirinya, Gubernur Papua Tengah, dan para bupati yang merupakan alumni sekolah Kristen.
Dalam sambutannya, Deinas menyampaikan penghargaan luar biasa kepada para guru yang telah mengabdi dengan ketulusan, bahkan di tengah keterbatasan. Ia menyebut guru sebagai “pahlawan terdepan” yang tidak hanya mengajar, tetapi juga membentuk arah masa depan anak-anak Papua Tengah
“Tanpa guru, kami tidak bisa berdiri memimpin Papua Tengah. Guru adalah pahlawan sejati yang mengajar dengan hati, membimbing dengan sabar, dan menanamkan nilai kehidupan untuk masa depan,” tegasnya.
Wakil Gubernur juga mengingatkan bahwa pendidikan adalah jendela dunia. Menurutnya, semangat belajar harus tetap dinyalakan oleh para siswa, karena masa depan mereka ditentukan dari seberapa sungguh-sungguh mereka menuntut ilmu hari ini.
Lebih jauh, Deinas Geley menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Tengah mendukung penuh peningkatan mutu pendidikan di daerah. Ia meyakini bahwa hanya dengan pendidikan berkualitas dan karakter yang kuat, generasi muda Papua dapat bersaing secara nasional maupun global.
“Anak-anak kita harus menjadi generasi unggul, berakar pada budaya dan nilai-nilai lokal, tapi mampu bersaing di tingkat nasional dan dunia,” ucapnya.
Kepada para siswa-siswi SMA YPK Tabernakel, Deinas menitipkan pesan penuh semangat untuk tidak takut bermimpi besar.
“Anak-anakku, kalian adalah harapan masa depan Papua Tengah. Bermimpilah. Dari Nabire, dari sekolah ini, bisa lahir dokter, guru, pengusaha, bahkan pemimpin bangsa,” seru Deinas Geley dengan penuh keyakinan.

Menutup sambutannya, ia berharap peringatan HUT ke-44 ini menjadi titik refleksi dan dorongan untuk terus menjadikan SMA Tabernakel sebagai pelita pendidikan Kristen yang menerangi masa depan Papua.
“Teruslah menjadi sekolah yang menjadi terang dan garam di tengah masyarakat. Saya yakin SMA YPK Tabernakel akan terus melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan Papua Tengah yang takut Tuhan dan cinta tanah ini.”
SMA Tabernakel merupakan lembaga pendidikan Kristen di bawah Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) yang telah berdiri sejak lebih dari empat dekade. Dikenal sebagai salah satu sekolah berbasis nilai Kristiani di Nabire, sekolah ini telah menjadi rumah tumbuhnya pemimpin dan pelayan yang membawa perubahan bagi Tanah Papua.













