>

Duka Jadi Aksi! 1 Suara untuk Kemanusiaan Pemuda Katolik Buka Posko Bantuan di Papua Tengah

By BusurNabire.id
Senin, 26 Mei 2025 09:16 WIB | 766 Views
Pemuda Katolik Buka Posko Pusat Kemanusiaan untuk Pengungsi Intan Jaya dan Puncak (Foto: Istimewa)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire: Dalam semangat iman dan kepedulian kemanusiaan, Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Papua Tengah membuka Posko Pusat Kemanusiaan untuk membantu warga sipil yang terdampak konflik bersenjata di wilayah Intan Jaya dan Puncak, Provinsi Papua Tengah. 

Aksi kemanusiaan ini digerakkan oleh semangat moto gembala umat Keuskupan Timika, Mgr. Bernardus Baru, OSA, yakni “Ego Sum Ostium” (Akulah Pintu Bagi Domba-domba-Ku). Pemuda Katolik memaknai moto ini sebagai panggilan untuk hadir dan menjadi pintu kasih bagi sesama yang sedang tertindas akibat kekerasan dan konflik yang belum usai. 

Pemuda Katolik Buka Posko Pusat Kemanusiaan |(Foto: Istimewa)

Situasi konflik yang terjadi antara aparat militer TNI-POLRI dan TPN-PB telah memicu krisis kemanusiaan di wilayah pegunungan tengah Papua. Alih-alih membawa kedamaian, gencatan senjata yang berlangsung justru menciptakan kondisi mencekam bagi masyarakat sipil. Rakyat kehilangan hak atas rasa aman, hidup dalam trauma, dan terpaksa mengungsi demi keselamatan. 

“Domba-domba itu adalah umat Tuhan yang kini menderita di Intan Jaya dan Puncak. Kami menolak penyelesaian dengan senjata dan kekerasan,” tegas Kristianus Madai, Koordinator Posko Pusat Kemanusiaan Pemuda Katolik di sampaikan ke awak media senin 26 mei 2025 

Melalui rilis ini, Pemuda Katolik menyampaikan seruan moral dan sikap tegas terhadap konflik yang terjadi: 

  1. Segera hentikan gencatan senjata yang berdampak negatif pada masyarakat sipil. 
  1. Pemerintah diminta menarik pasukan militer organik dan non-organik dari wilayah Intan Jaya dan Puncak. 
  1. Penyelesaian konflik harus mengedepankan pendekatan damai, humanis, dan bermartabat. 
  1. Negara wajib membuka ruang dialog yang inklusif sebagai langkah konkret mengakhiri penderitaan rakyat. 

Pemuda Katolik menegaskan bahwa pendekatan kekerasan hanya akan menambah luka di atas luka. Papua membutuhkan dialog, bukan senjata. Papua membutuhkan kehadiran negara yang merangkul, bukan menekan. 

Baca Juga  Prajurit Yonif TP 804/DBAY Dinilai Paling Disiplin Saat HUT RI ke-81 di Nabire

Dampak dari konflik ini sangat nyata. Pemuda Katolik mencatat beberapa kondisi kritis di lapangan: 

  • Pengungsian massal warga sipil dari kampung halaman mereka. 
  • Trauma dan tekanan psikologis, khususnya pada anak-anak dan perempuan. 
  • Keterbatasan akses terhadap makanan, obat-obatan, dan layanan kesehatan. 
  • Tingginya kebutuhan bantuan kemanusiaan di wilayah terdampak. 

Sebagai bentuk aksi nyata, Posko Pusat Kemanusiaan Pemuda Katolik dibuka untuk menampung sumbangan dari masyarakat, umat Katolik di seluruh Keuskupan Timika, serta pemerhati kemanusiaan lainnya. 

Jenis Bantuan yang Diterima: 

  1. Makanan dan Minuman: 
  1. Beras, mie instan, telur, minyak goreng, garam, gula, kopi, teh, makanan kaleng, dll. 
  1. Pakaian layak pakai: 
  1. Untuk pria, wanita, remaja, bayi; termasuk jaket, selimut, dan kelambu. 
  1. Obat-obatan dan perlengkapan kesehatan. 
  1. Alat mandi dan alat tulis: 
  1. Sabun mandi, sikat gigi, buku, pensil, pulpen, dan alat tulis lainnya. 
  1. Sumbangan Dana: 
  1. Dapat disalurkan melalui rekening resmi: 
    Bank Papua – 9000201137745 
    a.n. Pemuda Katolik Komda Papua Tengah 

Informasi Posko: 

  • Waktu Operasional: 
    Jumat, 25 Mei – 5 Juni 2025, pukul 08.00 – 21.00 WIT 
  • Lokasi: 
    Asrama Pusat SMP Bukit Meriam 
    Halaman Gereja Katolik Bukit Meriam, Papua Tengah 

Melalui Posko Pusat Kemanusiaan ini, Pemuda Katolik mengajak seluruh umat beriman — Katolik, Kristen, Islam, Hindu, Budha — untuk menyalakan semangat hidup damai, hidup bersaudara. Kepedulian tidak hanya bersifat agama, tetapi adalah tanggung jawab bersama sebagai sesama manusia. 

“Kita semua adalah ciptaan Tuhan. Kita diciptakan bukan untuk saling melukai, tapi untuk saling mengasihi. Mari duduk bersama, berdialog atas dasar iman dan cinta kasih,” ujar Kristianus Madai. 

Pemuda Katolik juga mengajak lima dekenat di wilayah Keuskupan Timika, serta organisasi kemanusiaan lainnya, untuk turut terlibat dalam aksi solidaritas ini, khususnya untuk membantu warga sipil di dekenat Moni-Puncak yang menjadi titik krisis. 

Baca Juga  Yonif TP 804/DBAY Sukses Gemilang, Prajurit Dipercaya Pimpin Paskibra HUT RI Papua Tengah

Di tengah suara senjata, Pemuda Katolik memilih untuk menjadi suara damai. Di tengah penderitaan rakyat, mereka hadir sebagai wajah kasih. Semoga aksi ini menjadi cahaya kecil yang membangkitkan harapan besar: Papua yang damai, Papua yang manusiawi. 

Berita Terkait

🇮🇩 **DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81** 🇮🇩 **17 Agustus 2026** Dengan semangat **“Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”**, Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai semangat bersama dalam memperkuat persatuan, membangun daerah, dan mewujudkan Papua Tengah yang semakin maju. Gubernur Papua Tengah **Meki Nawipa, S.H.** bersama Wakil Gubernur Papua Tengah **Deinas Geley, S.Sos., M.Si.** menyampaikan ucapan **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81**. 🇮🇩 **Bersatu dalam keberagaman, bergerak bersama untuk Papua Tengah yang maju dan Indonesia yang semakin kuat.** **Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.** **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! 🇮🇩** #HUTRI81 #DirgahayuRI #IndonesiaMerdeka #PapuaTengah #MekiNawipa #DeinasGeley #IndonesiaBerdaulat #IndonesiaMaju
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup