NEWS.BUSURNABIRE.ID -Nabire: Dalam momen yang penuh haru, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Papua Tengah, Ny. Nurhaidah Meki Nawipa, SE, dinobatkan sebagai Perempuan Adat Makimi pada Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) 2025. Kunjungan perdana Ny. Nurhaidah ke PAUD Yahiwo dan SD YPK Syalom Makimi di Kampung Makimi, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, diwarnai dengan upacara tradisional dan sambutan hangat dari masyarakat setempat.

Meskipun terik matahari menyengat, puluhan wanita sepuh berpakaian adat pesisir terlihat antusias menyambut kedatangan Ny. Nurhaidah dan rombongan. Setelah menjalani tradisi injak piring, Ny. Nurhaidah bersama rombongan diarak menuju tempat pertemuan dengan suara debur ombak yang menggema di sekitar kampung.
Momen yang mengharukan terjadi ketika Nenek Imbaraseni, seorang tokoh perempuan pesisir Pantai Timur, secara simbolis menobatkan Ny. Nurhaidah sebagai Perempuan Adat Kampung Makimi. Dalam sambutannya, Ny. Nurhaidah menyampaikan rasa terima kasih atas penerimaan yang luar biasa dari masyarakat, serta menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan tanggung jawab besar yang akan ia bawa sepanjang hidupnya.
“Terima kasih Mama-mama, yang dengan penuh semangat menyambut saya dan menobatkan saya sebagai Perempuan Adat Makimi. Ini tidak mudah karena mengandung tanggung jawab yang besar yang harus saya bawa seumur hidup,” ujar Ny. Nurhaidah dengan penuh haru.

Kunjungan ini juga menjadi ajang bagi Ny. Nurhaidah untuk menegaskan perhatian PKK Provinsi Papua Tengah terhadap sektor pendidikan di Distrik Makimi. Ia menekankan pentingnya perhatian terhadap PAUD, TK, dan SD sebagai fondasi untuk mencetak generasi yang hebat. Selain itu, ia juga mendorong pengembangan ekonomi melalui pembentukan kelompok usaha perempuan di Distrik Makimi agar dapat menghasilkan pendapatan bagi keluarga, serta mendukung terbentuknya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
“Kita bisa maju, kalau kita bergerak dan berusaha. Lebih baik usaha kecil daripada tidak ada sama sekali,” kata Ny. Nurhaidah, sembari menekankan pentingnya kemandirian dalam membangun ekonomi keluarga.
Sebagai bentuk perhatian, Ny. Nurhaidah menyerahkan bingkisan untuk anak-anak PAUD Yahiwo, TK, SD YPK Syalom, serta ibu hamil di Kampung Makimi. Ia juga menegaskan komitmennya untuk membantu pembangunan gedung PAUD Yahiwo di masa depan.
“Setelah lokasi sudah disiapkan, kami akan siap membantu ke depannya,” tegas Ny. Nurhaidah, yang juga mantan Ketua TP PKK Kabupaten Paniai.

Dengan penghargaan sebagai Perempuan Adat Makimi dan komitmennya dalam bidang pendidikan serta pemberdayaan ekonomi perempuan, Ny. Nurhaidah Nawipa menunjukkan peran aktifnya dalam memajukan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah, khususnya di Distrik Makimi.













